GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Medan I Sumut24.CO Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hubungan Masyarakat (BPC Perhumas) Medan dan Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Muda Medan menggelar diskusi online seri ke empat bekerjasama dengan mahasiswa Universitas Darma Agung yang berperan sebagai penyelanggara acara setelah sebelumnya seri satu diselenggarakan di Universitas Islam Sumatera Utara, seri dua di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIK-P) “Pembangunan” Medan, dan seri tiga di Universitas Panca Budi Medan.
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Kegiatan tersebut dilangsungkan melalui aplikasi zoom dan live YouTube Perhumas Medan yang mengangkat tema “Mengkomunikasikan Pemulihan Ekonomi Nasional di Sumatera Utaraâ€, Kamis ( 24/6/2021).
Dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 120 peserta yang hadir mulai dari mahasiswa, akademisi, pengamat humas, media massa, dan profesional se Indonesia.
Ketua BPC Perhumas Medan, Saurma MGP Siahaan, M.IKom, MIPR dalam sambutanya menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari Perhumas Muda Medan Public Relations Talk Show Series yang merupakan program yang akan berlangsung hingga sepuluh seri.
“Kegiatan ini dilaksanakan Perhumas Muda Medan yang merupakan wadah mahasiswa/i Ilmu Komunikasi dari sepuluh kampus di Sumatera Utara yang tiap bulannya dilaksanakan secara bergilir hingga sepuluh seri, dan bulan depan giliran Universitas Medan Area (UMA) dengan tema yang berbeda,” ucapnya.
Dikatakannya lagi bahwa acara tersebut sangat penting karena situasi Indonesia khususnya Sumut sedang dalam masa pandemi Covid-19 di mana permasalahannya tidak hanya soal kesehatan tetapi juga dampak ekonomi yang sangat besar dan sangat berpengaruh kepada masyarakat di Sumut khususnya.
“Untuk itu kita harapkan pada kegiatan PR Talk seri empat ini kita bisa mendapatkan pencerahan serta masukan di mana para peserta kami izinkan untuk memberikan pertanyaan sehingga dapat bermanfaat bagi langkah-langkah kita selanjutnya,†sambungnya.
Pada kesempatan itu, Saurma juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, “terimakasih kepada semua pihak dan sponsor yang telah terlibat mendukung suksesnya acara ini, terimakasih kepada semua narasumber, Coca-Cola Amatil Indonesia, Pelindo 1, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Orbit Digital Daily dan Universitas Darma Agung, semoga ke depan kita tetap dapat bekerjasama dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan bermanfaat demi meningkatkan Sumber Daya Manusia,” harapnya.
Ditambahkannya, “Acara ini merupakan kegiatan dari BPC Perhumas Medan yang penyelenggaraannya diserahkan kepada Perhumas Muda Medan sebagai ajang latihan untuk melakukan suatu acara yang besar dengan topik dan tema yang terkini yang begitu sangat penting dipahami,†ujar Saurma.
Sementara Rektor Universitas Darma Agung (UDA) Medan, Dr Jaminuddin Marbun, SH, M.Hum mengatakan bahwa manusia adalah makhluk sosial artinya manusia itu berteman antara yang satu dengan yang lain baik secara individu maupun dengan masyarakat, jadi harus ada alat penghubungnya, namanya komunikasi.
“Artinya menghubungkan antara individu-individu yang lain sehingga dapat tercapai apa maksud tujuannya masing-masing mengingat zaman sekarang ini ada Covid-19. Jadi peran dari hubungan masyarakat atau pun komunikasi antara sesama instansi dengan instansi lain, antara instansi dengan masyarakat sangat diperlukan baik dari segi sosial maupun dari ekonomi maupun dari segi sosial dan kesehatan,†terangnya.
Sementara itu, Deputi Direktur Pengawasan Industri Jasa Keuangan (IJK) dan Perizinan OJK Sumbagut, Anton Purba mengatakan bahwa pemulihan ekonomi di Sumut menjadi peran utama OJK.
Menurutnya bahwa OJK memiliki total kewenangan sebesar 19 triliun dan yang di mana 7% nya merupakan aset perbankan.
“OJK membuka peluang untuk bersinergi dengan mahasiswa dengan stakeholder guna meningkatkan perekonomian nasional di Indonesia,†ujarnya.
Selanjutnya Vice Precident Public Relation Pelindo 1, Fiona Sari Utami mengatakan, Pelindo 1 memiliki peluang yang sangat besar dalam meningkatkan perekonomian nasional dengan cara menarik minat kapal-kapal untuk berlabuh di pelabuhan Indonesia khususnya di Sumut.
“Jadi untuk mengawal project strategis pemerintah dalam meningkatkan perekonomian nasional pelindo 1 membuat talk show online untuk terus mengkomunikasikan progres-progres yang telah dilakukan oleh pelindo 1,†jelasnya.
Kemudian dari sisi Entrepreneur, Alween Ong mengatakan bahwa agar masyarakat bergandengan tangan dalam membangun perekonomian Indonesia secara bersama-sama.
“Pada masa pandemi Covid-19 ini merupakan peluang yang sangat besar di dunia wirausaha. kolaborasi adalah hal yang paling benar dilakukan dalam kondisi saat ini, dengan hadirnya pelaku UMKM sangat membantu kestabilan ekonomi nasional,†ucap Alween mengakhiri acara. (red)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota