Selasa, 07 Juli 2026

LBH IPK Sumut  Desak Kapolri Usut  Tuntas Penembakan Wartawan di Pematangsiantar

Administrator - Senin, 21 Juni 2021 02:05 WIB
LBH IPK Sumut  Desak Kapolri Usut  Tuntas Penembakan Wartawan di Pematangsiantar
Medan I Sumut24.co Lembaga Bantuan Hukum  Ikatan Pemuda Karya (LBH IPK) Sumut mengecam keras tindakan penembakan terhadap wartawan sekaligus Pimpinan Redaksi media online di Pematangsiantar , Marshal Harahap. ” Penembakan terhadap wartawan di Pematangsiantar merupakan duka  wartawan seluruh Indonesia.Atas nama LBH IPK Sumut dan saya secara pribadi kita mengecam dan mengutuk keras peristiwa ini ,segera diusut tuntas , ” tegas  Dwi Ngai Sinaga ,SH , MH Direktur LBH IPK Sumut yang didampingi Bennri Pakpahan, SH kepada wartawan , Minggu ( 20/6/2021). Sambung , Dwi bahwa pihaknya mendesak agar kasus tersebut diusut secara tuntas. ” Kita mendesak agar jajaran petinggi kepolisian dalam hal Kapoldasu yang sudah membentuk tim segera mengusut kasus ini khususnya kepada  Kapolri agar bisa memberikan atensi penuh .Bila kasus ini tidak tuntas jelas demokrasi kebebasan pers di Indonesia mati suri dan menjadi preseden buruk bagi aparat kepolisian juga dalam hal petinggi Polri sendiri  ,” ucap Dwi yang juga anggota LBH Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru (PPTSB) se- Dunia ini. Kata , Dwi bahwa sebelum peristiwa penembakan terhadap wartawan di Pematangsiantar juga terjadi pembakaran rumah wartawan di Binjai. ” Serangkai peristiwa ini jika merujuk kepada UU No 40/Tahun 1999 bahwa profesi dijamin dan mendapatkan perlindungan hukum , tapi dengan dua rangkaian peristiwa ini sudah jelas seperti apa yang kami sampaikan wartawan belum sepenuhnya mendapatkan jaminan keamanan bila kasus ini tidak terungkap ,” kata advokat yang selalu membela kepentingan wartawan. Terkait dengan peristiwa penembakan wartawan di Pematangsiantar ,kata Dwi pihak melihat bahwa para pelaku sudah sangat profesional dan pihaknya mempertanyakan bagaimana begitu bebasnya penggunaan senjata api . “Saya rasa ini tugas berat Kapolda. Di samping mengungkap kasus pembunuhan bersenjata api ini, Kapolda juga harus mengungkap tentang penggunaan senjata api dalam tindak kejahatan. Apalagi kita sinyalir pelaku pembunuhan korban cukup terlatih ,” kata Dwi Dalam hal ini , Dwi tak lupa menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap keluarga yang ditinggalkan almarhum. “Semoga keluarga yang ditinggalkan almarhum dapat menerima apa yang sudah terjadi dan diberikan Tuhan ketabahan ,” ujar pimpinan Dwi Ngai Sinaga & Asosicates ini. Seperti diberitakan sebelumnya, Mara Salem Harahap yang akrab dipanggil dengan nama Marsal adalah wartawan sekaligus Pimred media online . Marsal ditemukan warga dalam kondisi kritis berlumuran darah di dalam mobil miliknya Datsun Go Panca warna putih BK 1291 WR, Jumat (18/6) malam sekira pukul 23.30 ketika dia dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Huta VII Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. Korban diduga ditembak orang tak dikenal. Di tubuhnya bagian paha sebelah kiri terdapat luka dalam hingga darah mengucur deras. Warga sempat memberikan pertolongan, namun dalam perjalanan ke RS. Vita Insani Pematangsiantar, korban menghembuskan nafas terakhirnya.rel

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
komentar
beritaTerbaru