Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Baca Juga:
- Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
- Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
- Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
Medan I Sumut24.co
Kadis PU Kota Medan Zulfansyah Ali Saputra siap menindaklanjuti apa yang diinginkan Bobby Nasution guna mengatasi masalah banjir di Kota Medan, termasuk menghilangkan 500 titik genangan air yang terjadi setiap kali hujan deras turun. Diungkapkan Zulfansyah, normalisasi drainase sepanjang 281 km yang telah dilakukan diantaranya Parit Sulang Saling dan drainase Jalan Jahe. Normalisasi yang diilakukan itu, jelasnya, berhasil mengatasi 50 titik genangan air.
Sisa 450 titik genangan air lagi, terang Zulfansyah, juga akan akan dituntaskan dengan melakukan normalisasi secara bertahap. Sebab, persoalan genangan yang terjadi tidak semuanya murni akibat buruknya drainase yang ada, tapi juga disebabkan pendangkalan sungai. Untuk itu, imbuhnya, Dinas PU akan bekerja secara simultan, berintegrasi dan bersinergi.
“Sebagai contoh, jika hendak menuntaskan banjir di kawasan Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) Jalan Dr Mansyur Medan,maka Sungai Babura harus dinormalisasi terlebih dahulu. Untuk melakukan normalisasi, tentunya harus berkolaborasi dengan BWSS II. Alhamdulillah, BWSS II sudah menyetujui untuk menormalisasi tiga sungai yakni Sungai Babura, Deli dan Bedera,†terangnya.
Apabila koordinasi dan kerjasama dengan pihak BWSS II berjalan dengan baik dan pengerjaan normalisasi sungai selesai, Zulfansyah optimis 450 titik genangan air akan tuntas dalam waktu sekitar 2 sampai 3 tahun. Selain itu untuk mendukung percepatan penanganan banjir yang masuk dalam program prioritas Wali Kota, jelas Zulfansyah, Dinas PU juga akan melakukan upgranding dimensi seperti yang diinginkan Wali kota.
Diungkapkan Zulfansyah, upgrading dimensi dilakukan tahun ini dan prosesnya kini telah memasuki tahap lelang. Diperkirakannya, bulan depan (Juli) pengerjaan upgrading dimensi sudah dimulai pengerjaannya. Ada 59 titik drainase yang akan di-upgrading dimensi, diantaranya Jalan Prof HM. Yamin dan Jalan Thamrin.
Menurut Zulfansyah, upgrading dimensi dilakukan untuk menambah ukuran volume drainase. Sebab, drainase yang ada saat ini tidak mampu lagi menampung debit air dari saluran rumah tangga semakin banyak menyusul bertambah banyaknya jumlah penduduk. Kemudian diikuti banyaknya penutupan permukaan tanah sehingga menyebabkan serapan air ke dalam tanah juga berkurang.
“Mengatasinya, drainase yang ada harus di-upgrading dimensi. Contohnya, drainase yang ada sebelumnya berukuran 60 x 40 cm akan di-upgrading menjadi 1 meter. Kemudian diikuti dengan sistem u –ditch sehingga lahan yan ada di atas drainase atau parit bisa dimanfaatkan,†paparnya.
Sedangkan drainase yang tidak bisa di-upgrading dimensi, Zulfansyah mengatakan, solusi mengatasinya dengan melakukan pemeliharaan serta perbaikan alur dan normalisasi guna mengembalikan kapasitas drainase sehingga mampu menampung debit air dan menyalurkannya ke lokasi pembuangan.
“Kita ketahui bersama, Bapak Wali Kota saat sedang gencar gencar membenahi infrastruktur karena perbaikan infrastruktur merupakan salah satu program prioritasnya. Kita harapkan anggaran untuk infrastruktur naik. Dengan demikian semakin banyak drainase di Kota Medan yang kita upgrading,†harapnya.
Selain normalisasi dan upgrading dimensi, kata Zulfansyah, upaya mendukung Wali Kota mengatasi banjir dengan memasang pompa di lokasi daerah cekungan yang tidak dapat diatasi dengan pengalihan air secara gravitasi. Sebelum pemasangan pompa dilakukan, lebih dulu dilakukan kajian sehingga pompa yang dipasang nantinya dapat bekerja efektif sehingga mampu mengatasi banjir di kawasan cekungan tersebut.
Sebagai tahap awal, jelas Zulfansyah, pompa rencananya akan dipasang di 5 kawasan cekungan yang ada di Kota Medan, diantaranya Jalan Bajak III, Jalan Garu VI dan Jalan STM. Selain pompa, imbuhnya, juga akan dibuat kolam resapan. Direncanakan, kolam resapan ini akan dibuat di 5 titik di Kecamatan Medan Polonia, Medan Selayang, Medan Sunggal, Medan Tuntungan dan Medan Johor. “Rencana pembuatan kolam resapan ini sedang kita kaji bersama Fakultas Teknik Sipil USU,†jelasnya.r02
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
News
Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
News
Kapolsek Sipirok Turun Temui Warga Baringin, Serap Aspirasi dan Bahas Keamanan Lingkungan
News
Begal hingga Premanisme Dibidik, Timsus Serigala Sakti Bergerak Malam Hari di Padang Lawas
News
HUT Golkar ke62 Dari Ziarah Pahlawan, Irsan Efendi Nasution Ingatkan Golkar soal Tanggung Jawab kepada Rakyat
News
Momen Haru dan Bangga! Ketua MPC Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Sambut Danyonif 123/RW dan 450 Prajurit Pulang dari Papua
News
Jelang Konferensi IX PWI Tabagsel, Kapolres Padangsidimpuan Siap Dukung Pelaksanaan yang Kondusif dan Sukses
News
GEMPAR! Tanker Mongolia Diduga Bawa 2 Ton Sabu ke Belawan, Siapa Aktor di Balik Jaringan Internasional?
News
sumut24.co BELAWAN, Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat jajaran pengurus Gerakan Sosial Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) menyambu
kota