GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
MEDAN | SUMUT24 Rumah Sakit USU mulai mengoperasikan cath lab , diawaki oleh dr Cut Aryfa Andra SpJP ,dr Andi Khairul SpJP, dr Yolandi Sumadio SpJP dan dr Yasmine SpJP. Cath lab RS USU diharapkan mampu menangani gangguan sumbatan pembuluh darah jantung. Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Dr dr Henry Salim Siregar Sp.OG (K), Dibantu Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan dr Rizky Yaznil SpOG, Direktur Umum, Keuangan dan SDM Dr dr Gema Nazri Yani SpA dan Direktur Diklat dan Kerjasama dr Ivana Alona MPH langsung melihat pelaksanaan pengoperasian cath lab dengan tindakan langsung kepada seorang pasien. Dr dr Henry Salim Siregar menambahkan dari pelaksanaan hari itu diketahui lab cath RS USU sudah layak dioperasikan. “Insya Allah dengan!! kondisi ini, kita sudah bisa menangani pasien jantung,” kata Dirut dalam relis, Selasa (15/6). Cath lab atau kateterisasi jantung & angiografi adalah prosedur atau tindakan kardiologi diagnostik/operatif minimal invasif. Metodenya menggunakan sinar-X untuk menampilkan gambaran pembuluh darah di berbagai organ tubuh. Misalnya, untuk melihat adanya penyakit, sumbatan, pengalaman, atau pelebaran pada pembuluh darah tersebut. Alat yang digunakan dalam cath lab dapat menghasilkan gambar pembuluh darah secara detail. Dengan begitu, prosedur ini dapat membantu dokter secara akurat dalam tindakan prosedur atau Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty (PTCA). Laboratorium kateterisasi ini dilengkapi dengan berbagai peralatan mutakhir. Peralatan canggih ini akan membantu dokter untuk melakukan prosedur diagnostik dan intervensi yang minimal invasif. Cath lab sendiri paling umum digunakan untuk prosedur jantung, seperti angiografi koroner dan pemasangan stent. Di samping itu, cath lab juga bisa dimanfaatkan oleh bidang lain seperti intervensi radiologi, saraf bedah, bedah tulang, dan lain-lain. (C04)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota