Selasa, 07 Juli 2026

RS USU Mulai Mengoperasikan Cath Lab

Administrator - Rabu, 16 Juni 2021 10:51 WIB
RS USU Mulai Mengoperasikan Cath Lab

 

Baca Juga:

MEDAN | SUMUT24 Rumah Sakit USU mulai mengoperasikan cath lab , diawaki oleh dr Cut Aryfa Andra SpJP ,dr Andi Khairul SpJP, dr Yolandi Sumadio SpJP dan dr Yasmine SpJP. Cath lab RS USU diharapkan mampu menangani gangguan sumbatan pembuluh darah jantung. Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Dr dr Henry Salim Siregar Sp.OG (K), Dibantu Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan dr Rizky Yaznil SpOG, Direktur Umum, Keuangan dan SDM Dr dr Gema Nazri Yani SpA dan Direktur Diklat dan Kerjasama dr Ivana Alona MPH langsung melihat pelaksanaan pengoperasian cath lab dengan tindakan langsung kepada seorang pasien. Dr dr Henry Salim Siregar menambahkan dari pelaksanaan hari itu diketahui lab cath RS USU sudah layak dioperasikan. “Insya Allah dengan!! kondisi ini, kita sudah bisa menangani pasien jantung,” kata Dirut dalam relis, Selasa (15/6). Cath lab atau kateterisasi jantung & angiografi adalah prosedur atau tindakan kardiologi diagnostik/operatif minimal invasif. Metodenya menggunakan sinar-X untuk menampilkan gambaran pembuluh darah di berbagai organ tubuh. Misalnya, untuk melihat adanya penyakit, sumbatan, pengalaman, atau pelebaran pada pembuluh darah tersebut. Alat yang digunakan dalam cath lab dapat menghasilkan gambar pembuluh darah secara detail. Dengan begitu, prosedur ini dapat membantu dokter secara akurat dalam tindakan prosedur atau Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty (PTCA). Laboratorium kateterisasi ini dilengkapi dengan berbagai peralatan mutakhir. Peralatan canggih ini akan membantu dokter untuk melakukan prosedur diagnostik dan intervensi yang minimal invasif. Cath lab sendiri paling umum digunakan untuk prosedur jantung, seperti angiografi koroner dan pemasangan stent. Di samping itu, cath lab juga bisa dimanfaatkan oleh bidang lain seperti intervensi radiologi, saraf bedah, bedah tulang, dan lain-lain. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
komentar
beritaTerbaru