GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
MEDAN I Sumut24.co
Ada banyak terobosan positif di 100 hari kinerja Walikota Medan Bobby Nasution – Wakil Walikota Aulia Rahman. Bobby-Aulia dinilai on the track menjalankan janji-janji kampanye di awal pemerintahannya.
Hal itu disampaikan mantan juru bicara Bobby-Aulia, Sugiat Santoso, SE., MSP, pada dialog publik 100 hari kinerja Bobby yang digelar Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI), Selasa (8/6). Dialog ini juga mengundang Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Medan, Syaiful Ramadhan.
Sugiat menjelaskan, ada banyak sekali problem di Pemko Medan yang tidak mampu diatasi oleh pemimpin sebelumnya, namun dengan cepat dituntaskan Bobby Nasution.
“Dana intensif bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) yang tertunggak dipastikan tuntas dan kedepan tidak ada lagi keterlambatan pembayaran. Begitu juga dengan upaya percepatan penanganan Covid-19, program vaksinasi terus dikebut dengan menggandeng banyak pihak untuk mempercepat pelayanan warga kota Medan,” kata Sugiat.
Menurutnya, dalam bidang infrastruktur, saat ini Bobby sedang melakukan pemetaan jalan prioritas yang akan diperbaiki, dan sudah terlaksananya patching jalan di 90 titik.
Selain itu, lanjut Sugiat, Bobby Nasution juga fokus banjir terhadap persoalan banjir. Hal itu bisa dilihat dari adanya kegiatan perencanaan pengendalian banjir yang dikerjakan intensifnya pihak Balai Wilayah Sungai (BWS).
“Tentu beragam kegiatan perencanaan pengendalian banjir tersebut tidak terlepas dari inisiatif jemput bola yang dilakukan Bobby terhadap Kementerian PU/PR dan BWS. Tidak hanya sungai, pembersihan parit juga sangat gencar dilakukan sebagai upaya mengurangi sendimentasi yang tinggi,” kata Sugiat.
Stigma Medan sebagai kota para ketua yang payah diatur juga berhasil diubah Bobby dengan menegakkan aturan yang tegas tanpa kompromi. Banyak bangunan yang tidak ber IMB ditertibkan, penataan kawasan kota dan beragam pungli ditempat-tempat pelayanan umum ditertibkan.
“Mulai dari pihak swasta, maupun oknum pemerintahan ditertibkan oleh Bobby. Semua pihak diarahkan untuk selalu ikuti aturan dan melayani masyarakat tanpa pungli,” kata Sugiat.
Bobby juga sedang membangun kerjasama dengan pihak Singapura dalam pengelolaan sampah, agar bisa dimanfaatkan untuk pupuk dan lain sebagainya.
Menurutnya, silahkan masyarakat menilai bagaimana kinerja Bobby di 100 hari kerjanya sebagai Walikota Medan. Dan apa yang dilakukannya di 100 hari kerjanya tersebut masih on the track dengan visi-misinya semasa kampanye dulu dalam mewujudkan impian membangun Kota Medan yang lebih baik.red
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota