GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Langkat I Sumut24.co
Masyarakat Kelurahan Alur Dua, sangat bersyukur atas pembangunan fisik rehab Proyek Kota Tanpa Kumuh ( KATAKU ) , Sabtu, ( 29/5/2021), di Kelurahan Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Proyek Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang bersumber dari anggaran APBN dari Kementerian PUPR ini bertujuan untuk mengurangi pengangguran masyarakat , yang tinggal di Desa dan Kelurahan dimasa pandemi covid -19.
Masyarakat dipekerjakan dari mulai bergotong royong membersihkan limbah limbah drainase dan rehab jalan hingga drainase dan perbaiki yang rusak ,” Ujar masyarakat di TKP pada awak media.
Paizal Manday (47) warga Kelurahan Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat,Sumatera Utara sebagai ketua pelaksana kerja KOTAKU, ketika dikompirmasi awak media di rumahnya mengatakan masyarakat sangat berterima kasih, atas adanya proyek PUPR kotaku. Dan masyarakat bisa bekerja bang, dan bisa terbantu ekonomi di saat masa pandemi covid -19, apa lagi waktu pengerjaannya selama 60 hari,” Sebut Paisal Manday.
Supardi (71) warga Lingkungan VI Tanah Rendah, Kelurahan Alur Dua ketika di kompirmasi mengatakan , Bersyukur atas proyek ini, sudah 3 minggu ikut bekerja bersama masyarakat , Ia mendapatkan 130 ribu upah perhari, kernet 90 ribu, ada ibu- ibu dan laki – laki sebanyak 15 orang bahkan lebih, Ucap.Supardi.
Selain Pak Supardi juga ada di antaranya, ” Iskandar (40), Muliono (40) Marwoto (30), Keliwon (48), lda (50), Remi(30) , Giok Kasim, Ilyas , Ishaq , Surya , Yoga, Wiko, Noko, Jayak Helmi dan lain – lain, diperkirakan total keseluruhan mencapai 17 orang pekerja .
Dan kerjaan ini di awasi oleh konsultan pak ,” Ucap Supardi. Ia menambahkan Alhamdullah , kami sangat apresiasi sekali pada Pemerintah Pusat dan Kementerian PUPR atas Proyek KOTAKU di Kelurahan Alur Dua sehingga kami bersyukur bisa bekerja disaat pandemi Covid -19 ekonomi lagi sulit. Kami tidak keberatan atas gaji tersebut itu sudah mantap Bang ,” katanya.
Di tempat terpisah Rusni (50) aktivis Lembaga Khusus Pencegahan Korupsi (LKPK Langkat -Sumut ) mengatakan, hasil pantauannya di tkp sudah sesuai harapan masyarakat dan tidak ada ribut, gaji pekerja sesuai yang diinginkan masyarakat, tukang 130 ribu dan kernet 90 ribu masyarakat merasa senang, Terang Rusni.
Dan salah satu dari mereka warga pekerja bernama Keliwon (40) mengatakan kepada LSM KPK biasanya ia bekerja di tempat lain mendapatkan upah 80 ribu, sementara saya bekerja di Proyek KOTAKU mendapatkan 90 ribu saya sangat bersyukur bang, sebutnya pada awak LSM KPK.
Sementara hasil pantauan awak LSM KPK di tkp pengerjaannya pun masih baru selesai lebih kurang sekitar 50 persen.
“LSM KPK Langkat Sumut terus awasi dalam hal pencegahan korupsi. Dan kita terus pantau pihak pihak Oknum oknum yang mencoba mencari keuntungan soal pembangunan ini kita siap bersama Penyidik Tipikor untuk menangkapnya ,” Ujar Rusni. ( AYR )
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota