Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan predikat Kabupa
kota
Baca Juga:
- Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
- Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Se-Kecamatan, Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
- Diterpa Kritik Pascabencana di Padangsidimpuan,Walikota Letnan Dalimunthe Pilih Buka Pintu Dialog, Bukan Menghindar
MEDAN | SUMUT24 Tim Inovasi Mitigasi Covid 19 Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil memproduksi handsanitizer yang lebih stabil dan efektif memberikan perlindungan dari kuman. Saat ini, produk handsanitizer itu masih dipakai untuk internal kampus.
Ketua Tim Inovasi Mitigasi Covid 19 USU Imam Bagus Sumantri, SFarm MSi mengatakan ide memproduksi handsanitizer berawal keinginan mereka untuk memproduksi handsanitizer yang sifatnya lebih stabil dan efektif memberikan perlindungan.
“Jadi produk kita ini bisa memberikan perlindugan 99 persen terhadap kuman terutama di tangan karena tangan merupakan organ tubuh yang selalu bersentuhan dengan apapun,” kata Imam Bagus Sumantri didampingi Henny Sri Wahyuni ​​SFarm MSi, Lia Laila SFarm MSi, Sri Yuliasmi SFarm MSi dan drg Rika Rika Mayasari Alamsyah MKes, di Medan, Kamis (27/5). Imam Bagus Sumantri memaparkan produk handsanitizer yang mereka produksi telah melalui beberapa pengujian. Hasilnya, handsanitizer yang mereka produksi lebih stabil dibanding handsanitizer lainnya. “Kestabilan itu akan tetap terjaga walaupun kondisinya dalam panas ekstrim atau pun bisa dikatakan kondisinya tidak sesusai dengan penyimpanan, tapi kadar alkohol di dalam tetap kami upayakan 70 persen,” bebernya. “Jadi kami beberapa kali melakukan pengujian kadar alkohol tetap stabil di angka 70 persen,” imbuh Imam Bagus lagi. Pembunuhan Imam, penangan ini sudah siap diproduksi massal dan dapat digunakan masyarakat dengan harga terjangkau. “Saat ini masih digunakan secara internal, namun sudah kita merk-dagangkan ke Kemenkumham dan sudah dilaporkan namanya izin edar dari kemenkes. Sebelumnya kita masuk produksi secara massal dalam skala industi dengan salah satu industri yang punya alumni sehingga bisa memproduksi 1.000 liter atau setara dengan 10 ribu botol. Namun penggunaan masih digunakan secara internal (di USU), “katanya. (C04)
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan predikat Kabupa
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Asahan sekaligus melantik Bund
News
Diterpa Kritik Pascabencana di Padangsidimpuan,Walikota Letnan Dalimunthe Pilih Buka Pintu Dialog, Bukan Menghindar
News
Kapolres Madina Pimpin Operasi Sarang Narkoba, Tujuh Pria Dibawa ke Satresnarkoba
News
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Hadir Bawa Kepedulian ke Panti Jompo Nurul Falah
News
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Buktikan Kepedulian Lewat Donor Darah
News
Pemkab Madina Raih Predikat Kabupaten Informatif di KI Sumut Award 2026, Atika Jadi Motivasi untuk Berbenah
News
sumut24.co JakartaASUS secara resmi meluncurkan lini laptop kreator profesional terbarunya di pasar Indonesia, yaitu ASUS ProArt P14 dan A
Ekbis
Otak Pelaku Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang Masih Diselidiki Polda Sumut Pelaku Belum Diketahui
News
Pemkab Solok Paparkan Progres R3P Pascabencana, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Percepatan Pemulihan
News