GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Siantar Narumonda | SUMUT24.co
Tim gabungan satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Toba dan Polda Sumut berhasil menangkap para tersangka pembunuhan terhadap salah seorang guru SD Negeri 173559 Desa Lumban Lobu, Lisbet M Butar-butar (49) yang terjadi pada hari Senin (24/05/21) lalu .
Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar dipergoki wartawan saat menurunkan 2 orang tersangka bersama anggotanya setibanya di Mapolres Toba.
“Terkait dengan kemaren ada kasus pembunuhan di Lumban Lobu, kami dari Satreskrim Polres Toba dan di back up dari Polda Sumut telah melakukan penangkapan terhadap 2 orang pelaku,” sebut Nelson di Unit Reskrim Polres Toba, Kamis (27/05/21).
Kedua orang tersangka inisial RT (23) dan DN (16), jelasnya dibekuk di salah satu rumah kos-kosan di daerah Menteng, Kecamatan Medan Amplas pada hari Rabu (26/05/21) sekitar pukul 12.30 wib.
“Jadi 2 orang pelaku ini kami tangkap di Medan tepatnya di salah satu kos-kosan di Menteng, Medan Amplas. Dan diduga pelakunya 3 orang, jadi 1 orang masih DPO,†jelasnya.
Pada saat penangkapan, lanjutnya, salah satu tersangka (RT) sempat melakukan perlawanan. Dari keterangan tersangka yang sudah ditangkap, para pelaku murni untuk melakukan perampokan.
“Jadi keterangan dari para tersangka mereka hanya mau mengambil laptop, hand phone dan uang. Rupanya pada saat mereka di TKP di rumah si korban yang masuk melalui jendela, si korban terbangun sekitar pukul 01.30 wib. Si korban teriak dan akhirnya pelaku panik dan melakukan penyekapan dan salah satu tersangka memasukkan kain putih ke mulut korban untuk disumpal korban korban tidak teriak. Rupanya si korban meronta, tetap melawan akhirnya saking paniknya salah satu tersangka ini karena memang benar membawa pisau menikam si korban secara membabi buta, jelasnya.
Para tersangka yang sudah pernah tersandung hukum itu, sebut Nelson, saat ini diamankan di Polres Toba.
“Saat ini kita amankan di Polres Toba untuk pemeriksaan pemeriksaan juga kami akan melakukan pengembangan dalam perkara ini dan akan melakukan pencarian terhadap pelaku lainnya,” katanya.
Waktu penangkapan yang dilakukan terhadap 2 orang pelaku pembunuhan di Medan tepat saat peti korban Lisbet M Butar-butar di tutup di rumah duka pada pukul 12.30 Wib.
“Kami turut berdukacita tapi kami pesan tetap kuat dan tabah. Untuk perkara ini, kami dari pihak polres Toba akan menuntaskan perkara ini,” pungkas Nelson. (Wel)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota