Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan predikat Kabupa
kota
Baca Juga:
- Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
- Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Se-Kecamatan, Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
- Diterpa Kritik Pascabencana di Padangsidimpuan,Walikota Letnan Dalimunthe Pilih Buka Pintu Dialog, Bukan Menghindar
Balige | SUMUT24.co Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Toba melaksanakan proses digitalisasi absensi guna peningkatan disiplin di lingkungan kerja pemerintah Kabupaten Toba.
Kepala BKD Toba Kasten Panjaitan menjelaskan transformasi kerja digital yang dilakukan untuk mengambil data guna mengetahui jumlah kehadiran pegawai.
“Jadi manfaatnya, salah satunya untuk peningkatan disiplin, yang kita lakukan adalah absensi apel itu secara online. Semua pegawai yang hadir terdata disitu, kalau selama ini kan manual, dengan adanya ini jelas peningkatan disiplin itu akan semakin baik,” sebutnya dijumpai di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.
Melalui digitalisasi absensi yang dilakukan, lanjutnya, akan memudahkan penghitungan dalam penerimaan tunjangan tahapan (TPP) pegawai.
“Hubungannya dengan TPP, maka tidak nampak disitu kan ada laporan setiap OPD itu, setiap selesai apel dilaporkan itu, kami buka disini siapa-siapa yang hadir. Hubungannya dengan TPP akan secara otomatis dengan kehadiran dia apel setiap bulannya nanti tidak seperti manual lagi dihitung, sudah langsung tersistem itu masuk, “jelasnya.
Meski pelaksanaan digitalisasi absensi masih tahap uji coba, sebut Kasten, namun peningkatan disiplin kerja sangat signifikan.
“Karena ini masih tahap uji coba menunggu selesai Perbup nya dan sudah kita ajukan, tapi dalam peningkatan disiplin itu kita sudah lihat peningkatannya minimal 80 persen,” lanjutnya.
Penerapan digitalisasi absensi di Toba masih terkendala karena jaringan yang belum merata ke seluruh daerah.
“Cuma yang berhubungan dengan pelaksanaannya, di Toba ini tidak semua ada jaringan, akibatnya. Misalnya Borbor, jadi kita buat manual. Jadi tidak bisa bohong-bohongan, tidak bisa ditukangi disini dengan kecanggihan aplikasi kita ini,” sebutnya.
Terpisah, Kabag Organisasi dan Tatalaksana (Orta) Sekdakab Toba Sarman Marbun mengapresiasi penerapan absensi peningkatan disiplin dan kinerja aparatur pemerintahan.
“Itu sudah dikembangkan BKD untuk absensi elektronik, ini kan sebuah kemajuan yang cukup bagus. Dengan penerapan e-absensi ini harapan kita adalah meningkatkan disiplin dan kinerja aparatur dan kita yakini bahwa kinerja aparatur pemerintah Kabupaten Toba ini akan bekerja sesuai dengan aturan. Mudah- Mudah-mudahan ini akan memacu aparatur itu untuk berdisiplin dalam pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat, “terangnya kepada inimedan.com di ruang kerjanya, Senin (24/05/21).
Dengan diterapkannya digitalisasi absensi ini, lanjut Sarman, disiplin kerja sebagai kunci pelaksanaan pekerjaan akan tercapai.
“Tanggapan saya ini sebuah langkah yang cukup baik dan memang sudah harus. Ini sebuah kebijakan yang tepat disaat ini karena jalannya pembangunan pemerintahan dan kemasyarakatan tanpa dibarengi disiplin dari seluruh aparatur itu tidak akan berjalan dengan baik. Disiplin itu kunci utama dari pelaksanaan pekerjaan bagi kami aparatur sipil negara ini, ” imbuhnya.
Meski demikian, kondisi keuangan akibat pandemi Covid-19 menjadi salah satu hal yang berlaku untuk penerapan digitalisasi, meski beberapa aplikasi, sebutnya telah digunakan oleh pemerintah Kabupaten Toba.
“Sebenarnya kita sudah ada beberapa aplikasi yang kita gunakan di pemerintah kabupaten Toba termasuk e – budgeting dan e – planning dan juga ada SiArta di penanaman modal dan perijinan. Dan ke depan mudah-mudahan kondisi keuangan atau anggaran pemerintahan daerah yang lebih baik dan pandemi Covid- 19 ini berakhir sehingga kita memiliki anggaran belakangan untuk mengembangkan aplikasi ini, “pungkasnya. (Wel)
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil mempertahankan predikat Kabupa
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan resmi mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Asahan sekaligus melantik Bund
News
Diterpa Kritik Pascabencana di Padangsidimpuan,Walikota Letnan Dalimunthe Pilih Buka Pintu Dialog, Bukan Menghindar
News
Kapolres Madina Pimpin Operasi Sarang Narkoba, Tujuh Pria Dibawa ke Satresnarkoba
News
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Hadir Bawa Kepedulian ke Panti Jompo Nurul Falah
News
HUT ke75 Humas Polri, Polres Tapsel Buktikan Kepedulian Lewat Donor Darah
News
Pemkab Madina Raih Predikat Kabupaten Informatif di KI Sumut Award 2026, Atika Jadi Motivasi untuk Berbenah
News
sumut24.co JakartaASUS secara resmi meluncurkan lini laptop kreator profesional terbarunya di pasar Indonesia, yaitu ASUS ProArt P14 dan A
Ekbis
Otak Pelaku Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang Masih Diselidiki Polda Sumut Pelaku Belum Diketahui
News
Pemkab Solok Paparkan Progres R3P Pascabencana, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Percepatan Pemulihan
News