Rabu, 21 Oktober 2026

Pasca Libur Idul Fitri, Tingkat Kehadiran ASN Pakpak Bharat Capai 98 Persen

Administrator - Senin, 17 Mei 2021 10:27 WIB
Pasca Libur Idul Fitri, Tingkat Kehadiran ASN Pakpak Bharat Capai 98 Persen

 

Baca Juga:

PAKPAK BHARAT I SUMUT24.co Hari pertama masuk kerja pasca  cuti bersama memperingati Hari Raya Idul Fitri 1442 H  tahun 2021 tingkat kehadiran  Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab. Pakpak Bharat mencapai 98 %. Tingkat kehadiran ini diketahui usai Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, yang diwakili oleh Wakil Bupati Mutsyuhito Solin didampingi sekda Sahat Banurea, melakukan sidak di sejumlah OPD dan kantor Kecamatan, di Lingkungan Pemkab.Pakpak Bharat, pada hari Senin (17/05). Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyatakan berdasarkan laporan  yang diterima hari ini, pengawai di lingkungan Pemkab Pakpak Bharat mencapai 98 persen.  Hai ini juga menjadi pertanda yang sangat baik  serta diberharapkan kinerja para ASN pun akan semakin meningkat. Peningkatan kedisiplinan aparatur sipil negara ini diyakini Bupati Franc secara langsung juga akan berdampak pada peningkatan kinerja pegawai.  Bupati Franc memberikan apresiasi kepada ASN yang hadir di masing-masing SKPD yang  telah bersinergi dengan baik sehingga pelayanan publik secara umum berjalan lancar dan semakin baik. “Kinerja pemerintahan yang baik hanya bisa diwujudkan jika setiap pegawai memiliki tingkat kedisiplinan yang baik,” sebut Bupati Franc. Selain penting untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, kedisiplinan yang baik juga akan memberi dampak positif terhadap peningkatan pelayanan publik. Berbagai upaya akan terus dilakukan dalam masa pemerintahan Bupati Franc, demi peningkatan disiplin pegawai. “Kedisiplinan yang baik itu lahir dari ketulusan hati, bukan karena paksaan atau takut kepada pimpinan” ujarnya. Bupati Franc mengatakan, sebagai pegawai negeri sipil, maka pengabdian kepada bangsa dan negara serta masyarakat adalah tugas mulia. Sebagai abdi negara, maka setiap pegawai negeri sipil akan terikat dengan tanggung jawab kerja. Untuk kinerja pemerintahan yang baik, maka pelaksanaan tanggung jawab itu harus dilakukan dengan disiplin yang dilandasi dengan ketulusan hati. Dengan begitu, maka kedisiplinan itu tidak akan pernah terasa berat. Nah, inilah yang harus kita gelorakan hingga menjadi budaya. Sehingga kedisiplinan itu lahir tidak karena terpaksa, tetapi murni karena kesadaran pegawai itu sendiri,” kata Bupati. Bupati Franc juga mengingatkan, agar budaya disiplin ini berlaku untuk semua, tanpa terkecuali termasuk para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Para kepala SKPD harus menjadi contoh dan teladan di internal organisasi mereka,” pesan  Bupati Franc.(rbm)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Taiwan Excellence Hadir di AEON Mall BSD, Ajak Konsumen Indonesia Kenali Inovasi Teknologi Taiwan Lebih Dekat
Ziarah, Berbagi, dan Berdonor: Golkar Tapsel Isi HUT ke-62 dengan Karya Nyata di Tengah Rakyat
Ziarah, Berbagi, dan Berdonor: Golkar Tapsel Isi HUT ke-62 dengan Karya Nyata di Tengah Rakyat
Dinas Kominfo Sumut Sabet Predikat Informatif, Puncaki Keterbukaan Informasi OPD Pemprov Sumut
Pemerintah Hormati Aksi Greenpeace dan Tegaskan Komitmen Penanganan Krisis Iklim
Pemkab Asahan Kukuh Pertahankan Gelar Kabupaten Informatif Lima Kali Berturut-turut di KI Award 2026
komentar
beritaTerbaru