Senin, 06 Juli 2026

Wali Kota Ingatkan Warga agar Takbiran dan Salat Id di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Administrator - Rabu, 05 Mei 2021 02:43 WIB
Wali Kota Ingatkan Warga agar Takbiran dan Salat Id di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Medan I Sumut24.co

Baca Juga:

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM mengingatkan umat muslim Medan takbiran dan Salat Id di masjid-masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Hal ini disampaikannya saat melakukan Safari Ramadan di Masjid Perjuangan 45, Jalan HM Yamin, Kelurahan Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan, Selasa (4/5) sore.

Dalam perhelatan yang dihadiri oleh unsur Forkopimda, ustaz Dr. HM Syukri Albani, MA, Ketua BKM Perjuangan 45, Dr. H. Muhammad Fauzi, tokoh masyarakat, jamaah dan segenap anak yatim piatu itu, Wali Kota menyebutkan, jumlah masjid di Medan ada 1115 Ini artinya, ada 1115 titik lokasi takbiran dan Salat Id di Medan.

Wali Kota juga berharap, pengurus masjid mengajak jamaah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menunaikan ibadah. Penerapan protokol kesehatan ini merupakan salah satu ikhtiar untuk mencegah penularan Covid-19.

Kejadian di negara sahabat India, sebut Wali Kota, dapat menjadi pelajaran. Penambahan kasus Covid-19 di negara tersebut bisa mencapai 300 ribu per hari. Salah satu penyebabnya adalah kegiatan keagamaan. 

Wali Kota kata, dirinya tidak ingin ibadah umat muslim di bulan Ramadhan dan silaturahmi 1 Syawal peningkatan peningkatan kasus Covid-19. Karena itu, Wali Kota menekankan, protokol agar kesehatan tetap dijalankan dalam pelaksanaan ibadah.

Pada bagian lain, Wali Kota juga menimbulkan, pandemi Covid-19 telah memukul perekonomian umat, terutama mereka yang bekerja harian. Dalam hal ini, masjid juga dapat berperan untuk memperbaiki perekonomian umat.

Seharusnya, sebut Wali Kota, ekonomi syariah itu pertama kali diperkenalkan dan dikembangkan melalui masjid, bukan dari perbankan. Peran masjid dalam menggerakkan perekonomian syariah ini bertujuan untuk mengayomi umat, termasuk mereka yang terdampak pandemi. 

Pada saat itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa Pemko Medan telah mencanangkan Program Masjid Mandiri pekan lalu. Disebutkannya pula, ada 16 kriteria yang harus dipenuhi untuk menjadi masjid mandiri. Di antaranya adalah masjid tersebut yang memiliki koperasi dan legalitas, serfikat lahan maupun bangunan.

Safari Ramadan ini berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada rangkaian kegiatan berbuka puasa bersama dalam kegiatan ini. Dalam acara ini, Pemko Medan menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada BKM Perjuangan 45 dan santunan kepada anak yatim piatu. Selain itu, Pemko juga menyediakan paket buka puasa untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.

Safari Ramadan ini juga diisi tausyiah singkat dari ustaz Dr. HM Syukri Albani Nasution, MA Dia menyatakan, pemerintahan yang tidak memandang masjid sebagai pusat peradaban tidak akan berjalan dengan baik. Karena itu, Syukri yang merupakan pengurus MUI Medan ini mengatakan, sangat mendukung Program Masjid Mandiri yang baru saja dicanangkan oleh Wali Kota Medan.

Syukri juga mengingatkan, bahwa setiap mukmin itu bersaudara. Karena itu, dia mengajak kaum muslim saling menyayangi dan saling memberi solusi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
Stand Bapenda Sumut "Anti Celingak-Celinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
komentar
beritaTerbaru