Baca Juga:
Tapanuli Selatan IÂ Sumut24.co
Tim evakuasi mencatat masih ada 9 orang yang dinyatakan hilang baru 3 orang yang berhasil di temukan dalam keadaan meninggl dunia dalam bencana longsor di jalan R17 K4+100 Bridge 6 proyek pembangunan PLTA Batangtoru, pada hari Kamis, 29 April 2021, pukul 18.20 Wib.
Mendapat berita Longsor seorang Pria bernama Markus Warga kota medan mendatangi posko bencana alam yang berada di kantor Camat Marancar, Kabupaten tapsel, Sumut.
Menurut pengakuannya Lima orang anak bersama istrinya yang sedang hamil hilang saat terjadi bencana longsor ke-lima anak Markus diketahaui bernama Jupiter (11), Novita (9), Suitafari (7), Sabrio (5) dan Risda (2). Sedangkan Istrinya, bernama Helmawati (31).
Saat di posko bencana Markus ingin memastikan keberadaan istri dan anaknya.â€Saya kesini untuk mencari istri dan anak saya yang hilang pada peristiwa longsor beberapa hari yang lalu,â€ujarnya kepada wartawan.
Markus mengatakan, saat peristiwa maut itu terjadi, dia sedang berada di Kota Medan. Sedangkan anak dan istrinya tinggal bersama mertuanya.†Markus mengaku bahwa, dia terakhir berkomunikasi dengan keluarganya pada hari Kamis (24/04/2021) lalu, dirinya mengaku cemas dan khawatir tentang keberadaan keluarganya.
Sementara Pantauan di lokasi bencana tanah longsor di areal proyek pembangunan Pembangkit Listrik Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali melanjutkan pencarian dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD kabupaten tapsel dan BASARNAS.
Hingga Jumat (30/4) siang, Tim evakuasi telah berhasil mengevakuasi 3 korban meninggal dunia dari lokasi kejadian. Ketiganya di bawa ke Rumah Sakit Sipirok untuk diidentifikasi.
Sampai hari ini Tim BASARNAS berupaya terus mencari keberadaan korban yg masih belum ketemu.(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News