Rabu, 21 Oktober 2026

Tersangka Dugaan Korupsi DBH PBB, Satma PP: Jemput Paksa Wildan

Administrator - Senin, 19 April 2021 05:25 WIB
Tersangka Dugaan Korupsi DBH PBB, Satma PP: Jemput Paksa Wildan

 

Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24.co Ketua Satuan Mahasiswa (Satma) Pemuda Pancasila Kabupaten Labusel Ilham Daulay mengatakan, Mantan Bupati Labusel WAT telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus DBH PBB, sebagai aparat penegak hukum Poldasu upaya agar serius menangani kasus tersebut sehingga menjadi efek jera, Minggu (18/4).

Menurut Ilham, Hukum adalah panglima tertinggi sehingga WAT ​​harus taat kepada proses hukum, Jika perlu jemput paksa mantan Bupati Labusel WAT tersebut, tegasnya. “kalau sudah tersangka aparat hukum tunggu apalagi, karena yang namanya tersangka sudah harus dieksekusi sesuai dengan peraturan dan UU yang berlaku, katanya. Kita berharap juga dengan kasus ini menjadi pelajaran yang berharga bagi pejabat publik, karena adanya dugaan korupsi Rp 1, 9 Miliar itu, kalau digunakan untuk masyarakat sangatlah bermanfaat, lebih-lebih dalam situasi pandemi covid 19 ini, pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut telah ditentukan tersangka terhadap WAT. WAT yang diduga terlibat atas kerugian negara 1,9 miliar ditahun 2013 – 2015 belum pernah dianggap sebagai tersangka. Meski status tersangka yang disandangnya sudah lebih dari dua bulan. Penyidik ​​telah melayangkan surat panggilan terhadap WAT itu, tapi dia memilih tidak hadir.

Penetapan tersangka dilakukan pihak penyidik, berdasarkan adanya kerugian negara, yang terjadi di tahun 2013-2015 dengan total kerugian sebesar Rp 1,9 miliar. (TIM)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Sumut Perkuat Sinergi dengan WALUBI, Jaga Kerukunan dan Persatuan Bangsa
Kapolresta Deli Serdang Jalin Silaturahmi dengan Kajari, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum
MENJAWAB SPANDUK DENGAN KERJA NEGARA
Jelang Musyawarah IKA UNHAM, Alumni Cium Dugaan Pengondisian Calon Titipan
Taufik Saleh Mengaku Diserang Ratusan Massa, Kaki Terluka dan Keluarga Terpaksa Tinggalkan Rumah
Polda Sumut Ungkap Situs Judol Depobos 5 Tersangka Pernah Kerja di Kamboja
komentar
beritaTerbaru