Kapolda Sumut Perkuat Sinergi dengan WALUBI, Jaga Kerukunan dan Persatuan Bangsa
Kapolda Sumut Perkuat Sinergi dengan WALUBI, Jaga Kerukunan dan Persatuan Bangsa
News
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.co
Tragedi Minamata yang pernah terjadi di Jepang, kini nengancam masyarakat Mandailing Natal (Madina). Tragedi Minamata adalah sebuah peristiwa memilukan, akibat pencemaran bahan kimia merkuri (Hg) atau raksa yang terjadi di kota Minamata – Jepang sekitar tahun 1960, yang dibuang perusahaan ke Teluk Minamata. Ikan-ikan tercemar merkuri dan banyak warga terkena penyakit, cacat fisik, susah bicara, lumpuh, kejang-kejang, kelumpuhan syaraf serta kelainan fisik bahkan kematian setelah memakan ikan yang mengandung merkuri, untuk itu kepada pemerintah Madina dan Provinsi sumatera Utara agar bertindak dengan tegas, ucap Ketua Umum Pemuda Tabagsel Marwan Ashari Harahap kepada Wartawan, Sabtu (17/4). menurutnya,dan lebih menyedihkan lagi, setelah puluhan tahun, dampak negatif nya masih dirasakan hingga sekarang. Kini ancaman itu berpotensi besar mengintai masyarakat Madina, akibat maraknya pertambangan Emas ilegal di wilayah tersebut yang kerap menggunakan bahan kimia merkuri dalam pengolahan dan pemisahan biji emas dimaksud. Belum lagi banyaknya perusahan pertambangan emas dan lainnya yang dikhawatirkan juga, jika tidak melakukan pengolahan limbah secara baik dan benar akan turut memperburuk kesehatan masyarakat. Sebagaimana diketahui, ada sekitar 20 Izin Usaha Pertambangan yang pernah ada di wilayah Madina, baik tambang emas, biji besi, tambang minerba serta tambang lainnya, yang kesemua itu memberikan dampak berupa pencemaran terhadap lingkungan, jika perusahaannya mengabaikan UKl/UPL maupun dokumen AMDAL yang telah dibuat. Menurut informasi, beberapa waktu yang lalu, Pemkab madina juga sudah pernah melaporkan mengenai adanya beberapa kasus kelainan cacat fisik bayi yg lahir yang diduga kuat akibat dampak dari pencemaran limbah merkuri yg dibuang sembarangan para penambang emas ilegal. Pemerintah semestinya harus cepat tanggap jauh hari sebelumnya sebelum jatuh korban yang lebih banyak lagi dan menggentijan operasional tanbang ilegal dimaksud. Selain itu tentu juga melakukan memberikan warning dan pengawasan yg ketat terhadap perusahan tambang emas lainnya, seperti tanbang emas Martabe di batang toru dan daerah lainnya untuk bebar-benar nelakukan pengolahan limbah tambang sesuai ketentuan dan peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan RI yang berlaku, ungkapnya.(red)
Kapolda Sumut Perkuat Sinergi dengan WALUBI, Jaga Kerukunan dan Persatuan Bangsa
News
Kapolresta Deli Serdang Jalin Silaturahmi dengan Kajari, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum
News
MENJAWAB SPANDUK DENGAN KERJA NEGARA
News
Jelang Musyawarah IKA UNHAM, Alumni Cium Dugaan Pengondisian Calon Titipan
News
Taufik Saleh Mengaku Diserang Ratusan Massa, Kaki Terluka dan Keluarga Terpaksa Tinggalkan Rumah
News
Polda Sumut Ungkap Situs Judol Depobos 5 Tersangka Pernah Kerja di Kamboja
News
Sempat BergumulPolrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Komisi Informasi Sumatera Utara memberikan Anugerah Kategori Kabupaten Informatif(KI) bagi Pemerintah Kabupaten
News
sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero memperluas ekspansi jejaring bisnis ke kawasan Amerika Latin dan Karib
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau lokasi rencana pembangunan dan perbaikan jalan serta drainase di
News