Senin, 06 Juli 2026

Putri Ketua Dewan Pakar JMSI Sultra Harumkan Nama Daerah Dikanca Nasional 

Administrator - Minggu, 11 April 2021 06:09 WIB
Putri Ketua Dewan Pakar JMSI Sultra Harumkan Nama Daerah Dikanca Nasional 

 

Baca Juga:

KENDARI I Sumut24.co

Syebielza Bahma Inzaniah (19) membawa harum nama baik daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) ajang pesona Batik Nusantara Tahun 2021 di Hall Hotel Luminor Jakarta PADA Selasa, (4/4/2021). Ibel sapaan akrabnya berhasil memasuki grand Final, dan meraih juara Runner Up 1 (Juara 2) Pesona Batik Nusantara 2021 dan Juara Favorit 1 kategori D, Pesona Batik Nusantara 2021.

Acara yang berlangsung di Jakarta sejak 2-4 April 2021 ini merupakan kerjasama Kementerian Pariwisata dan Plour Manajemen. Dalam ajang lomba tersebut, tampil terbaik menaklukan peserta-peserta lainnya di Seluruh Provinsi Indonesia setelah memperagakan kreasi busana dengan konsep Batik Nasolia berbahan dasar batik khas Buton Sulawesi Tenggara.

“Saya bangga menjadi juara Runner Up 1 (Juara 2) dan Juara Favorit 1 kategori D Pesona Batik Nusantara 2021. Saya tidak menyangka mampu bersaing dengan model profesional di seluruh provinsi di Indonesia,” ujar Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) ini, di wawancarai, Jumat (8/4/2021).

Ananda Ibel menuturkan, ketertarikan di dunia modeling tertanam sejak duduk dibangku SMA. Setelah kuliah ia memanfaatkan kesempatan, mencari sponsor mendukung cita-cita itu, Apalagi didukung oleh Ibu bergelut di dunia kuliner Batik Khas daerah.

Ia bersyukur, prestasi yang diukirnya adalah bukti bahwa ia mampu menunjukan terbaik untuk daerah. “Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu keberhasilan saya. Baik dukungan dukungan SMS dan dukungan doa, terutama kepada orang tua saya yang telah memberikan dukungan penuh,” tukasnya ..

Menjadi duta nasional, kata Putri dari pasangan Prof Dr Ir H Andi Bahrun MSC Agric (Rektor Unsultra) dan Hikmah Kumalasari ini, menyatakan sesuatu prestise yang luar biasa lulus ajang itu. Karena ini tak segampang membalikan telapak tangan dari daerah ketingkat nasional, katanya, dan bukan hal muda menerima tantangan itu, harus memusatkan pikiran tenaga dan materi, mengingat acara Pesona Batik Nusantara 2021 ini adalah acara pemula bagi dirinya untuk tampil dimuka umum, tentu butuh mental yang tinggi meyakinkan dewan juri dan masyarakat indonesia.

“Alhamdulilah berkat dukungan dukungan pemerintah daerah, keluarga, masyarakat Sulawesi Tenggara baik dari muna, buton, kendari, dan daerah lainnya termaksuk teman-teman dari kampus IPB sangat maksimal memberi suport, untuk ajang bergensi tersebut,” jelasnya.

“Sebagai generasi muda anak bangsa kita harus berbangga membawa harum nama baik daerah. Sejak dini sudah saatnya kita mengetahui kelebihan potensi diri dibidang masing-masing,” paparnya.

“Kedepan mohon doa dukungan kalau tidak ada hambatan saya akan mengikuti ivent Wajah Pesona Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Pelatih Ibel, Wa Ode Halfida Hanafi menuturkan, memang penampilan Ibel diajang batik nusantara bertalenta, sejak sesi pertama hingga gelaran grand final sudah mengisi perhatian para dewan juri dengan tampil khas batik Buton.

“Ibel ini kan baru memulai dan mendapatkan predikat juara tingkat nasional. Kalau juara favorit dari orang yang mengirimkan SMS karena melihat tampilan Ibel sangat memukau,” katanya.

Pemilik Campuh Dona Jaya yang menaungi Duta Sultra ini mengaku, prestasi yang patut diacungkan jempol, karena dia pemula sudah menorehkan prestasi juara kanca nasional. Sebab, dari beberapa tahun saya bawa peserta model itu, yang sudah biasa jadi model, Ibel mampu menampilkan yang terbaik dan bisa menaklukan teman-teman yang lain di Jakarta, “jelasnya.

Fida menjelaskan, ananda Ibel ini, sebelum keajang nasional lebih dulu mengikuti seleksi tingkat daerah pada bulan Februari 2021 di salah satu hotel di Kendari.

Alhasil ia mendapat juara 1 untuk kategori Dewasa. Prestasi itu membawanya hingga keajang nasional. Keberhasilan Ibel terlepas dari dukungan kedua orang tuannya bagimana ibel memberikan kemampuan dalam model dunia.

Apalagi Ibunda Ibel sangat berani, ia memiliki kreaktif sendiri mendesain batik yang dikenakan ananda Ibel. Batik yang dibawahkan ananda ibel itu adalah batik yang baru dibuat ibundanya sendiri, dengan membawa kuliner daerah khas Buton.

Dikatakannya, waktu audisi meningkatkan model anak-anak yang dikendari, di Jakarta. Memang tidak mudah untuk mendapatkan juara itu usahannya sudah maksimal sekali.

“Peningkatan bakat kemudian kedua orang tua memberi ruang untuk ibel. Hal ini terlihat saat ia tampil dengan aura positifnya mengikuti kegiatan ini sampai mencapai hasil yang maksimal.

Atas raihan prestasi tersebut, Ibel mendapatkan piala penghargaan dan uang pembinaan ** [-]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Turnamen Sepak Bola Antar Club se-Sumatera Barat Tahun 2026 Resmi di Buka‎ Bupati Solok.
Silaturahmi Alumni HMI Sumut Se-Jabodetabek, Musa Rajekshah: Saya Bangga Menjadi Bagian dari KAHMI
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
komentar
beritaTerbaru