Senin, 06 Juli 2026

Menjelang Ramadhan 1442 H, Warga NU  Ziarah Akbar Makam Para Ulama dan Masyaikh  di Batubara

Administrator - Senin, 05 April 2021 07:00 WIB
Menjelang Ramadhan 1442 H, Warga NU  Ziarah Akbar Makam Para Ulama dan Masyaikh  di Batubara

 

Baca Juga:

 

Batubara I Sumut24.co

Diantara tradisi menjelang bulan Ramadhan (akhir Sya’ban) Aswaja Batubara bersama Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama Batubara beserta Muslimat NU Batubara adakan Ziarah Akbar di Maqam para Ulama dan Masyaikh yang ada di Kabupaten Batubara, Sabtu, (3 April 2021)

Ketua Aswaja Batubara Jasmi Assayuti beserta ketua PC NU Batubara H.Batiar Magozah, SPd. MHum dan ketua Muslimat NU Batubara Hj. dr. Salamah Noviasari MKM, dan Hj. Refiyanti, MS.i. mengucapkan istilahkan tradisi ini sebagai bentuk kecintaan kami selaku warga NU yang ada di Batubara terhadapa para ulama dan masyaikh yang suda banyak berjasa kepada masyarakat Batubara dalam mengajar dan mendidik kita semua sehingga bisa memahami ilmu-ilmu agama, “ucap Jasmi.

Bagi sebagian orang hal ini menjadi kewajiban yang ditanggapi serasa ada yang kurang dalam melangkahkan kaki menyongsong puasa Ramadhan.

Ketua Cabang Nadlahtul Ulama (PC NU) Batubara ayahanda H. Batiar Maqozah mengungkapkan memang pada masa awal-awal Islam, Rasulullah saw memang pernah mundur umat Islam berziarah ke kuburan mengingat kondisi keimanan mereka pada saat itu yang masih lemah, Serta kondisi sosiologis masyarakat arab masa itu yang pola pikirnya masih didominasi dengan kemusyrikan dan kepercayaan kepada para dewa dan sesembahan. “Rasulullah melihat mengkhawatirkan kesalahpahaman ketika mereka mengunjungi kubur baik dalam berperilaku maupun dalam berdo’a.

Akan tetapi bersama berjalannya waktu, alasan ini semakin tidak kontekstual dan Rasulullahpun memperbolehkan berziarah kubur. Demikian keterangan Rasulullah saw dalam Sunan Turmudzi No 973 dan dikuatkan didalamnya “Hadits dari Buraidah ia menyatakan bahwa Rasulullah saw bersabda” Saya pernah berziarah kubur. Tapi sekarang Muhammad telah diberi izin untuk berziarah ke makam ibunya. Maka sekarang berziarahlah, karena hal itu dapat mengingatkan kamu kepada akhirat.

“Oleh karena itu dibenarkan berziarah ke makam orang tua dan juga ke makam orang shalih dan para wali, Selama ziarah itu dapat mengingatkan kita kepada akhirat. Begitu ziarah ke makam para ulama-ulama yang ada dibumi Batubara ini merupakan sebuah Ibnu Hajar al-Haytami dalam kitab ‘al-fatawa al-fiqhiyah al-kubra.

“Inilah yang menjadi dasar kami para jama’ah Nadliyin dan warga NU yang di ada Batubara dengan mementingkan diri berziarah ke maqam para Ulama dan Masyaikh yang suda banyak berjasa deket, ilmu agamanya dikabupaten Batubara ini.

Adapun mengenai ikmah ziarah kubur Syaikh Nawawi al-Bantani telah menuliskannya dalam Nihayatuz Zain demikian keterangannya, “disunnahkan untuk berziarah kubur, barang siapa yang menziarahi makam orang tua atau salah satunya setiap hari jum’at, maka Allah mengampuni dosa-dosanya dan dia. sebagai anak yang taat dan berbakti kepada kedua orang orang tuanya. “ujar ketua NU Batubara.

“Dari penjelasan panjang ini maka tradisi berziarah kubur tetaplah perlu kita simpan terutama kunjungi maqam para Ulama dan Masyaikh yang ada di Kabupaten Batubara kalau bukan kita siapa lagi yang harus menjaga ulama – ulama kita ini,” ucap Jasmi.

“Kami juga mengajak Pemkab Batubara agar lebih memperhatikan kedepannya keberadaan maqam – maqam para ulama dan masyaikh yang ada didaerah kita bersama Kabupaten Batubara kedepan selalu dijaga oleh para ulama dan wali-wali allah,” Bahkan malah dapat dijadikan tempat wisata dan mengingatkan akan kehidupan di akhirat nanti.

“Apalagi jika dilakukan diakhir bulan Sya’ban hal ini merupakan modal yang sangat bagus untuk mempersiapkan diri menyongsong bulan Ramadhan.” pungkasnya.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Turnamen Sepak Bola Antar Club se-Sumatera Barat Tahun 2026 Resmi di Buka‎ Bupati Solok.
Silaturahmi Alumni HMI Sumut Se-Jabodetabek, Musa Rajekshah: Saya Bangga Menjadi Bagian dari KAHMI
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
komentar
beritaTerbaru