Senin, 06 Juli 2026

Bank Indonesia Bantu Koptan Panen Bawang dan Cabe Merah

Administrator - Selasa, 30 Maret 2021 14:19 WIB
Bank Indonesia Bantu Koptan Panen Bawang dan Cabe Merah

 

Baca Juga:

Tebingtinggi|Sumut24

Dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat petani selama pandemi covid-19,Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura bersama perwakilan Bank Indonesia (BI) provinsi Sumatera Utara memberi bantuan kepada kelompok tani (Koptan) Tebingtinggi berupa bibit dan pakan ikan, pupuk cair, pepstisida dan benih sayuran,serta melaksanakan tanam bersama tanaman holtikultura dalam mendukung ‘Kampung Tangguh”, Senin (29/3) di Kel.Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan kota Tebingtinggi.

Pemberian bantuan itu dirangkai dengan panen bersama Bawang dan Cabe merah oleh Wali Kota diwakili Sekdako Mhd Dimiyathi dan unsur Forkompimda Tebingtinggi, serta sejumlah pimpinan OPD dijajaran Pemko Tebingtinggi.

Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Harry Baskoro dalam penyerahan bantuan dan panen bersama itu mengatakan, tahun 2020 lalu,kondisi ekonomi Indonesia terdampak signifikan dikarenakan pandemi covid-19, yang mengalami penurunan pertumbuhan dibandingkan tahun 2019, tetapi untuk sektor pertanian lebih mampu bertahan.

“Secara tahunan, perekonomian Sumatera Utara mencatat penurunan pertumbuhan -1,07% yang dibanding dengan tahun 2019 sangat berbeda yang tumbuh sebesar 5,22%. Namun lapangan usaha (sektor) pertanian dapat tumbuh positif. Oleh sebab itu sektor pertanian perlu menjadi perhatian bersama untuk peningkatan Ekonomi Sumut ditengah kegiatan vasinasi yang masih berjalan,” kata Baskoro.

Sedangkan Dinas Tanaman Obat dan Holtikultura Sumatera Utara diwakili Adri Nasution, dinas TPH Sumut terus mengucurkan bantuan untuk kota Tebing baik itu cabe merah, bawang merah, jagung dan komoditi lainnya.

“Pada Tahun 2020 kemarin kita alokasikan bawang merah seluas 9 hektare dimana kita bagi dalam beberapa tahapan. Untuk cabe merah dialokasikan sekitar 5 hektare. Dengan adanya bantuan dari provinsi marilah kita sama-sama tingkatkan produksi bawang merah serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kota Tebing Tinggi,” jelas Adri.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) kota Tebingtinggi mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia (BI) dan Dinas TPH Sumatera Utara yang telah memberikan bantuan kepada kelompok tani Tebingtinggi. Sehingga kelompok tani di kelurahan Mekar Sentosa dapat melaksanakan kegiatan pertaniannya dengan lebih baik lagi.

Sedangkan tantangan yang dihadapi dalam sektor pertanian di kota Tebingtinggi saat ini, kata Dimiyathi adalah lahan pertanian yang mengalami penyusutan, sehingga dibutuhkan strategi yang tepat untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat maupun provinsi.

“Lahan pertanian di kota Tebingtinggi secara existing hari ke hari, tahun ke tahun mengalami penyusutan.Sementara sektor pertanian masih menjadi sektor andalan oleh pemerintah. Oleh karena itu organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tebingtinggi harus dapat lebih optimal untuk mencapai target -target yang telah ditetapkan pemerintah pusat maupun provinsi,” tegas Dimiyathi. (tav)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru