Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Simalungun I Sumut 24 Pelaksanaa pekerjaan penyiapan badan jalan dan telpon sepanjang 115×2,5 m dan pengecoran plat beton 70 meter lokasi Nagori Marjandi Pisang Kecamatan Panambean Pane dengan dana Rp 137 juta sumber dana bagi hasil APBD 2016, mubazir. Proyek Dinas Pertanian yang dikerjakan kontraktor CV Putri Mandiri dinilai beberapa kalangan tidak tepat sasaran dan asal ditempatkan tanpa memperhatikan usulan dari warga sehingga anggaran tersebut Mubazir. Penjelasan tersebut atas pengakuan salah satu warga H. Sijabat dan juga hasil investigasi Laskar anti Korupsi Lambok Tampubolon Kamis (14/7). Kru koran ini yang sengaja dipanggil untuk melihat lokasi pekerjaan, dimana saat itu pelaksana dan tukang masih dalam tahap pengukuran dan permukaan tanah sudah diratakan dengan alat berat. ” Kami tidak tau apa kegunaan jalan ini sebab tidak ada lagi pemukiman, lahan sawah pun hanya 5 ha. Kalaupun panen hasil diangkut ke sebelah jalan dan dekat, jadi proyek ini sebagai pemberangusan uang negara alias mubazir,” sebutnya. Ditanya lagi apakah ada kepentingan dari salah satu anggota Dewan dari Partai Demokrat yang disebut sebut jatahnya dalam rangka pengusulan dari konstituen, jawabnya,”Saya tidak tau persis karena saya hanya seorang petani cuman kami kesal cara pengerjaannya ini asal main timbun karena dibawah timbunan tanah ini kayu besar sehingga memicu jalan dibangun nantinya cepat roboh,” ujarnya. Sementara Laskar anti korupsi (LAKi).Lambok Tampubolon yang langsung melihat kondisi perataan permukaan tanah mengatakan proyek tersebut asal ditempatkan tidak dilakukan Survei dan Monitoring dimana dalam papan informasi proyek tersebut dari dinas pertanian dengan judul pekerjaan belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat serta peningkatan infrastruktur pertanian ternyata judul pekerjaa tersebut tidak sesuai dengan dilapangan yakni dengan adanya pembangunan ini akan menopang lancarnya kegiatan pertanian. ” Kalau saya melihat kegiatan ini termasuk dipaksakan, dan kemungkinan ada unsur kepentingan dimana ada issu beberapa anggota DPRD Simalungun ” main proyek” dengan dalih usulan konstituen inilah yang buat rusak,”ujar dan seraya berjanji akan memantau pelaksanaan pekerjaan tersebut yang disebut- sebut jatah DPRD dari Partai Demokrat yang tinggal di Desa Panambean tersebut dan bila dilakukan penyimpangan dalam konstruksi akan segera melaporkan ke aparat hukum,”sebutnya. Sementara Ir Diben Simbolon ketika dikonfirmasi tentang pembangunan jalan setapak untuk peningkatan infrastruktur pertanian mengatakan, bila benar kontraktornya melakukan pemerataan sembarangan dengan tumbangan kayu asal ditimbun tanpa menyisingkan kayu-kayu besar terlebih dulu akan ditegur dan suruh pekerjaan tersebut diulangi, ujarnya. (LP)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis
kota
El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai tidak melarang para pedagang berjualan di kawasan AlunAlun Sultan Abdul Jali
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan relokasi sementara Chapel USU sebagai bagian dari penataan dan renovasi fasili
kota
Dibekali Pembekalan Digital, 39 Duta Pramuka Padang Lawas Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII Cibubur
kota
Adu Jeli dan Kekuatan, Ratusan ASN Pemkab Madina Semarakkan Lomba Tradisional HUT ke81 RI
kota
Bukan Cuma Kenyang, Pemko Padangsidimpuan Soroti Asupan Gizi Korban Bencana Lewat Bantuan Telur dan Kacang Hijau
kota
Hemat Biaya Tanam dan Panen, Petani Tapsel Terima Bantuan Traktor dan Mesin Perontok Padi
kota
Geger Penemuan Jasad Wanita di Bukit Simarsayang Padangsidimpuan, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
kota