Senin, 06 Juli 2026

Teknologi Informasi Jadi Tantangan Bagi Generasi Muda

Administrator - Senin, 29 Maret 2021 13:45 WIB
Teknologi Informasi Jadi Tantangan Bagi Generasi Muda

 

Baca Juga:

Tebingtinggi|Sumut24

Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi mengatakan, bangsa Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan baik dari dalam maupun luar negeri yang dapat menggerus kekuatan kesatuan republik Indonesia.

Bahkan, tantangan itu kedepannya akan semakin besar terutama karena gelombang perkembangan teknologi informasi, sains banyak memberikan manfaat kepada bangsa ini.

Namun disisi lain, kalau kita tidak bisa menguasai dan mengendalikannya dengan baik, maka bisa berdampak negatif kepada bangsa kita.

Hal itu disampaikannya pada pembukaan acara Pemantapan Pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara OKP dan Ormas Kota Tebingtinggi Tahun 2021, Kamis (25/3) lalu di Gedung Mangamputua Tebingtinggi.

“Kemajuan teknologi informasi saat ini membuat arus informasi sangat cepat menyebar dalam skala lokal dan global. Informasi dari suatu Negara dengan hitungan detik dapat diketahui individu di negara lain melalui perangkat teknologi yang dimiliki setiap orang lain,” kata Walikota, Umar Zunaidi.

Menurut Walikota, peran generasi muda sangat besar dalam melakukan wawasan kebangsaan, meneguhkan jati diri sebagai bangsa yang memegang teguh Pancasila dan negara kesatuan Republik Indonesia. Pemahaman wawasan kebangsaan yang kuat akan mampu membentengi diri dari paham dan ideologi luar yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Kita ketahui bersama sama bahwa, paham dan ideologi dari luar negeri seperti liberalisme, kapatalisme , Komunis dan radikalisme bercorak agama yang diimpor dari luar menjadi ancaman keutuhan bangsa. Bahaya lainnya adalah berkembangnya paham yang menyuburkan sikap fanatisme sempit separatisme radikalisme dan terorisme, paham-paham seperti itu masuk memanfaatkan celah keterbukaan dan kebebasan informasi.

“Masa depan bangsa Indonesia ada di tangan anak-anak muda kekuatan dan keutuhan bangsa ini sangat ditentukan oleh kemampuan kaum muda yang sangat ini sangat sedang menempa diri menjadi pemimpin masa depan kita membutuhkan generasi yang mampu mengaktualisasikan nilai wawasan kebangsaan yang berpedoman kepada Pancasila UUD 1945 NKRI dan bhineka tunggal Ika,” ujar Walikota.

Turut hadir dalam acara itu,Dandim 0204/DS diwakili Kasdim Mayor inf Totok Triyanto, Kaban Kesbangpol linmas Zubair Harahap SH, Danramil 13/ TT Kapten inf Budiono, Danramil 24/TTSB Kapten inf Barus, Kadis PMK Sriwahyuni dan para peserta pelatihan Bela Negara. (tav)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru