Senin, 06 Juli 2026

Dugaan Korupsi Pengadan Mesin Cetak Senilai Rp 5Miliar di PT AIJ Mencuat, Alamp Aksi: Tangkap Oknum Dewan

Administrator - Kamis, 25 Maret 2021 18:08 WIB
Dugaan Korupsi Pengadan Mesin Cetak Senilai Rp 5Miliar di PT AIJ Mencuat, Alamp Aksi: Tangkap Oknum Dewan

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.co

Dugaan korupsi pengadaan mesin cetak pada PT Aneka Industri Jasa (AIJ) Sumut seniai Rp 5 Miliar mencuat kepermukaan.

Pengadan mesin cetak yang bersumber pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumut TA 2012 disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan Wakil rakyat DPRD Medan IW.

Informasi yang diperoleh wartawan, Kamis (25/3/2021), Puluhan massa yang tergabung dalam aliansi masyarakat dan pemuda anti korupsi (Alamp Aksi) melakukan aksi unjukrasa di depan kantor Kejaksaan Tinggu Sumatera Utara (Kejati Sumut).

Dalam tuntutanya, masa meminta Kejati Sumut mengungkap dugaann korupsi pada proyek pengadaan mesin cetak PT Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Sumut.

“Dugaan kasus korupsi ini sempat mencuat dan viral 2012-2013. Mendadak dingin hingga saat ini, kami menduga ini terkesan didiamkan”Ujar Sekjend DPW Alamp Aksi Ismudin SH.

Dipaparkan, Ismudin SH, dugaan korupsi terindikaasi mark-up itu, saat Alamp Aksi melakukan Investigas kelokasi kantor tempat mesin percetakan tersebut.

Kemudian, Investigasi dilanjutkan invstigas harga pasar kesejumlaah toko serta menelusuri bukti-bukti adsmintrasi proyek.

“Kami melihat, kuat dugaan keterkaitan salah seorang oknum anggota Dewan Medan berinisial IW. Selain adannya pengakuan oknum Dewan tersebut pernah bekerja, kuat dugaan indikasinya bahwa secara awal hingga pada proses pencairan proyek tersebut oknum dewan itu mengetahui”Jelasnya.

Ironisnya, lanjut Ismudin SH mengungkapkan, IW yang diketahui menjabat sebagai Wakil rakyat DPRD, dengan segala upaya meredam segala aksi ataupun orang-orang yang memunculkan isu dugaann korupsi ini ke publik.

“Anggota saya ada mendapat telfon orang tidakk dikenal dengan menawarkan uang meredam aksi.Secara tegas kami tolak dan sampaikaan, dia tidak mampu membayar amanah rakyat yang diberikan kepada kami. Oleh karena itu, kami yakin persoalan ini terkesan tak terungkap sudah berjalan 7 tahun.Kami mau ini diungkap dan tangkap oknum IW dan para koruptor”pungkas Ismudin.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru