Rabu, 12 Agustus 2026

Mobil Dinas Dilelang, Para Pejabat Naik Becak ke Kantor

Administrator - Kamis, 14 Juli 2016 09:13 WIB
Mobil Dinas Dilelang, Para Pejabat Naik Becak ke Kantor

TANJUNGBALAI | SUMUT24 Gara-gara kenderaan dinasnya dilelang, sejumlah petinggi Pemko Tanjungbalai terpaksa masuk kantor dengan naik becak bermotor (betor). Karena saat mobil dinasnya ikut dilelang, Pemko Tanjungbalai belum menyediakan kenderaan dinas pengganti. Hal itu dialami oleh Asisten I Drs H Ahmad Senaan dan Asisten III Hj Halmayanti SH.

Baca Juga:

Keterangan yang diperoleh dari kalangan petinggi Pemko Tanjungbalai, Senin (11/7) mengatakan, Asisten I Setdakot Tanjungbalai terpaksa naik betor karena mobil dinasnya dilelang. Sementara, Asisten III Setdakot Tanjungbalai terpaksa naik betor, karena mobil dinasnya ditarik untuk menggantikan mobil operasional dari salah satu fraksi di DPRD Kota Tanjungbalai yang ikut dilelang.

Kabag Humas Pemko Tanjungbalai, Nurmalini Marpaung S STP yang dihubungi, juga tidak membantah informasi tersebut. Namun, dengan alasan bukan kewenangannya, Nurmalini Marpaung menolak memberikan keterangan lebih rinci perihal petinggi Pemko Tanjungbalai yang terpaksa ngantor dengan naik betor tersebut.

“Benar, saya baru hari ini mendapat informasi tentang adanya petinggi Pemko Tanjungbalai yang tidak memiliki mobil dinas karena dilelang tersebut. Namun untuk lebih jelasnya, nantilah saya hubungi dulu bidang yang menangani masalah tersebut,” kelit Nurmalini Marpaung menolak berkomentar lebih lanjut.

Seperti diketahui, pada bulan Juni 2016 lalu, Pemko Tanjungbalai telah melakukan lelang terhadap 56 unit kenderaan dinas roda dua dan roda empat. Lelang tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Tanjungbalai Nomor 028/310/K/2015 tentang persetujuan dan penetapan penjualan kendaraan dinas milik Pemerintah Kota Tanjungbalai yang ditetapkan dengan cara pelelangan umum yang masih ditandatangani oleh Dr H Thamrin Munthe MHum, yang saat ini sudah bukan Walikota lagi.

Ternyata dari sejumlah kenderaan dinas roda empat yang turut dilelang tersebut, beberapa diantaranya adalah mobil dinas petinggi Pemko Tanjungbalai seperti Asisten I, Kepala Dinas Sosial termasuk mobil operasional salah satu fraksi di DPRD kota itu.

Akan tetapi, saat lelang kenderaan dinas tersebut dilaksanakan, Pemko Tanjungbalai belum menyediakan kenderaan dinas pengganti, sehingga sejumlah petinggi Pemko Tanjungbalai itu terpaksa masuk kantor dengan naik beca bermotor (betor). (irz)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Semak Belukar Jadi Akhir Pelarian Pengedar Narkoba di Klambir V, Medan Helvetia.
Ketua TP PKK Asahan Salurkan Kepedulian Lewat Bhakti Sosial Keagamaan, Peluk Anak Yatim dan Lansia
Pasar Kampung Lalang Semrawut, PKL Merajalela dan Lemahnya Satpol PP Medan Disorot
Diberhentikan Sepihak Tanpa Surat, 16 Relawan SPPG Mekar Sari Pertanyakan SOP BGN
Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana
Rektor UNIMED Kukuhkan Mahasiswa Baru Angkatan 2026 Dalam PKKMB Tahun Akademik 2026/2027
komentar
beritaTerbaru