Senin, 06 Juli 2026

Pengurus DPD Partai Demokrat Sumut Minta AHY Ganti Heri Zulkarnain

Administrator - Kamis, 18 Maret 2021 02:30 WIB
Pengurus DPD Partai Demokrat Sumut Minta AHY Ganti Heri Zulkarnain

 

Baca Juga:

Medan | Sumut24.co

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyo (AHY) segera mengganti Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Heri Zulkarnain.

Permintaan tersebut disampaikan sejumlah pengurus karena alasan ketidakmampuan Heri Zulkarnain memimpin DPD Partai Demokrat Sumut.

“Sampai hari ini tidak lebih Partai Demokrat di Sumut hanya tinggal nama di tangan Heri. Kader dan pengurus DPD Partai Demokrat di Sumut perannya ditiadakan oleh Heri, makanya kami minta Ketum AHY menggantinya,” ujar Sekretaris Bidang Pengembangan dan Pengawasan Infrastruktur DPD Partai Demokrat Sumut, Ahmad Kamil Lubis kepada wartawan, Rabu 17 Maret 2021.

Sekretaris DPW GP Ansor Sumut, ini menilai, Heri Zulkarnain bukan sosok yang tepat yang mampu membangun komunikasi politik dengan sejumlah pengurus DPD Partai Demokrat Sumut, dan para Ketua DPC kabupaten kota se Sumatera Utara. Ia hanya memilih pengurus dan Ketua DPC yang sepaham dengan ucapannya.

“Integritasnya diragukan. Jangan KLB ilegal ini dijadikan panggung untuk mengambil simpati Ketum AHY dan DPP Partai Demokrat, seolah olah hanya dia yang paling lemah, itu salah besar. Ia tidak baik berkomunikasi jika dengan pengurus. Sangat mungkin KLB ilegal itu tidak terjadi di seluruh pengurus. dilibatkan dan diajak berkomunikasi oleh Heri, “tegas Kamil didampingi Wakil Bendahara Endamia Kaban, Korda Tapteng Sibolga Masmedi Alam Gultom, Ketua BPOKK Kamal Pane, Anggota Dewan Kehormatan plus mantan Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Sumut Borkat Hasibuan, dan pengurus lainnya.

Tidak hanya itu, Borkat Hasibuan juga membahana sejak Heri Zulkarnain diangkat menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, partai yang pernah meraih 27 Kursi di DPRD Sumut ini tidak diperhitutangkan lagi di kancah politik provinsi.

“Bukan hanya Heri, kami juga meminta Ketum AHY mengganti Sekretaris DPD Meilizar Latif, agar mesin partai berjalan maksimal. Jika diingat ke belakang, siapa sebenarnya yang menjadikan Heri Plt ketua,” kata Borkat.

“Jika Heri punya kwalitas pemimpin, dia tak akan setengah hati menghempang KLB ilegal. Jangan setelah terjadi kini tegak lurus dan buat fakta integritas. Itu namanya pahlawan kesiangan,” cetuasnya.

Saat ini, sambung Endamia Kaban, dibutuhkan kader-kader tangguh untuk menghadang serangan politik dari pihak-pihak yang tidak menginginkan Partai Demokrat berjaya kembali seperti tahun 2004 dan 2009.

“Selain tidak mampu, beliau berdua juga bukan tokoh pemersatu kader. Ini sangat terlihat jelas sejak pemilu 2019 usai, Heri dan Meilizar tak pernah melaksanakan rapat pengurus dan sejumlah DPC,” kata Mia.

Untuk itu, kata Mia, mereka bermohon kepada Ketua Umum AHY dan pengurus DPP Partai Demokrat agar mengganti Ketua DPD Demokrat Sumut Ciptanya.

“Atas nama kader dan pengurus, kami meminta dan memohon kepada Ketum AHY bertindak bertindak cepat dan tepat untuk menyelamatkan Partai Demokrat di Sumut,” tandasnya.

Terakhir, Masmedi Alam dan Kamal Pane memastikan birokrasi dan manajemen DPD Partai Demokrat Sumut, sejak dipimpin Heri Zulkarnain tidak berjalan sesuai profesional dengan AD / ART Partai Demokrat. “DPP harus membentuk tim audit untuk melihat pasti kondisi keuangan DPD Partai Demokrat Sumut yang sebenarnya,” turup Kamal dan Masmedi.(rel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru