GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Jatim I Sumut24.co
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta. Bersama Pejabat Utama Polda Jatim. Kamis (4/3/2021) menerima audiensi dari Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Dalam Audiensi ini hadir Direktur Sekolah Pascasarjana, Prof. Badri Munir Sukoco. Wakil Direktur II Pascasarjana, Prof. Sri Pantja Madyawati. Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana, Dr. Suparto Wijoyo, dan Koordinator Program Studi Kajian Ilmu Kepolisian, Dr. Prawitra Thalib.
Kapolda Jawa Timur mengatakan, Pentingnya ilmu pengetahuan dan pembelajaran diri di lingkungan Polri, karena itu, diharapkan anggota Polri dapat meningkatkan kualitas diri masing-masing, di Sekolah Pascasarjana.
“Pembangunan SDM Polri Khususnya di Jatim, melalui pendidikan, memberikan informasi, atau sarana diskusi, untuk mengatasi masalah yang di hadapi oleh Polri atau masyarakat di Jawa Timur mungkin paling kecil Surabaya,” ucapnya.
Sementara Kapolda Jatim kembali menjelaskan. Untuk anggota Kepolisian di Jatim sendiri kurang lebih 4.200 personel dan lima persennya juga sudah melewati pendidikan setara, sehingga cocok untuk mengikuti S2.
“Tanpa pengurangan mutu yang sudah di tetapkan oleh Unair, dan kita juga ada beberapa SDM yang menurut saya benar-benar pintar-pintar-pemikirannya,” jelasnya Irjen Pol Nico Afinta, saat menerima audensi dari Direktur pascasarjana Unair.
Menurut Direktur Sekolah Pascasarjana, Prof. Badri Munir Sukoco mengatakan. Dari jumlah anggota 4.200 itu ada yang sudah mengikuti program studi S3 yang saat ini berlangsung, lalu ada juga yang sedang mengikuti program Magister Kajian Ilmu Kepolisian, sedangkan untuk pengajarnya juga ada yang dari PTIK dan bergerak.
“Kami juga berharap panjenengan (Kapolda Jatim. Red) dapat meluangkan waktu untuk memberikan kuliah umum di sekolah pascasarjana karena pasti banyak dinamika, dan tentunya penjabaran dari 16 program prioritas bapak Kapolri, khususnya program yang ketiga bagaimana meningkatkan SDM Polri berbasis 4.0,” paparnya Prof Badri Munir Sukoco.
Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim tak lupa memberikan pantun yang menyentuh, yakni. “Kalau anda jalan ke pantai jangan lupa bawa tikar. Kalo anda ingin pandai jangan lupa belajar,” pungkasnya.(red)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota