Senin, 06 Juli 2026

Kunker Komisi X DPR RI dan Kemenpora Gubernur Edy Rahmayadi Paparkan Persiapan PON, Pariwisata dan Pendidikan

Administrator - Senin, 15 Februari 2021 11:43 WIB
Kunker Komisi X DPR RI dan Kemenpora  Gubernur Edy Rahmayadi Paparkan Persiapan PON,  Pariwisata dan Pendidikan

DELISERDANG I Sumut24.co

Baca Juga:

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memaparkan tentang persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, pariwisata dan pendidikan, kepada Komisi X DPR RI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta rombongan, yang melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Deliserdang, Senin (15/2).

Diharapkan, Kunker tersebut dapat menjawab berbagai kekurangan dalam hal persiapan PON 2024, potensi pariwisata serta pendidikan. “Dengan kunjungan kita mengharapkan terjawab semua kekurangan yang harus ditindaklanjuti. Pusat olahraga dalam persiapan PON 2024 sebagai tuan rumah, peningkatan pariwisata dan pendidikan di Sumut,” ucap Edy Rahmayadi saat rapat bersama dengan Komisi X DPR RI dan rombonan Kemenpora di Kantor Bupati Deliserdang, Jalan Negara, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang.

Hadir di antaranya Menpora Zainudin Amali, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora RI Chandra Bhakti, anggota Komisi X DPR RI, Perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Bupati Deliserdang Ashari Tambunan serta OPD Pemprov Sumut dan Deliserdang .

Edy Rahmayadi menjelaskan, dalam hal pendidikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah menambah gaji guru menjadi Rp90 ribu / jam. Di masa pandemi Covid-19 ini, Pemprov Sumut juga akan memberikan subsidi bagi siswa sebesar Rp35 ribu / bulan.

“Rapat dengan dewan, kita menyusun Rp100 ribu / siswa, namun berdasarkan penghitungan anggaran tersebut tidak memadai, hingga penurunan penurunan dan disepakati oleh anggota dewan sebesar Rp35 ribu,” katanya.

Pada Komisi X DPR RI, Edy Rahmayadi juga memberikan izin untuk memberikan kebebasan dalam menyeleksi masuk siswa sekolah dengan tidak menggunakan aturan zonasi sekolah. Menurut Edy, bahwa aturan ini sangat membatasi masyarakat untuk menimba ilmu di luar daerahnya.

“Kami meminta kebebasan untuk diberikan kebebasan. Aturan mengenai zonansi sekolah itu, menurut kami itu sangat membatasi siswa untuk sekolah ke tempat lain. Misalkan warga Nias yang ingin sekolah ke Medan, pastinya akan terkendala dengan adanya aturan zonasi ini,” katanya.

Sementara mengenai persiapan PON 2024 sebagai tuan rumah, saat ini sport center dalam pelaksaaan tender, lambat Maret nanti akan dilaksanakan pembangunan sarana untuk 46 cabang olahraga dan juga wisatawan rumah sakit, wisma atlet, mall dan lainya, untuk melengkapi kegiatan olahraga dan olahraga.

Bupati Deliserdang Ashari Tambunan dalam kesempatan itu menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang saat ini juga tengah mengembangkan potensi daerah wisata yang ada. Di antara wisata kuliner di Percut Sei Tuan, Kampung Wisata Pematang Johar dan juga Pantai Labu.

“Beberapa daerah ini merupakan wisata yang dekat dengan pusat olahraga. Dengan pusat olahraga terbangunnya yang berada di daerah kami, kami lebih semangat untuk mengembangkan potensi wisata untuk menggerakan ekonomi masyarakat,” ucap Ashari.

Dalam bidang pendidikan, memasaknya, berbagai capaian diraih Kabupaten Deliserdang telah diraih Kabupaten Deliserdang, selama 3 tahun berturut-turut meraih penghargaan inovasi, di antaranya inovasi cerdas, percepatan rehabilitasi terhadap sekolah dan lainnya. “Kami juga telah menyiapkan ruang perpustakaan sebagai ruang publik untuk pemberdayaan masyarakat dalam mencari inovasi,” katanya.

Tuai Pujian

Dalam rapat tersebut, Komisi X DPR RI, Kemenpora dan lainnya konsep dan persipan yang dipaparkan oleh Pemprov Sumut dan Pemkab Deliserdang. Ketua Tim Reses Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan sport center sebagai sarana olahraga juga merupakan magnet bagi wisatawan untuk mengunjungi Sumut.

Mengenai, ia juga mengharapkan kedepannya mendapatkan gambaran mengenai literasi dan minat masyarakat di masa  normal baru  ini diharapkan tidak terlalu berpengaruh dengan biasanya.

“Dengan reses ini juga kami menerima kebersamaan dari Sumut yang akan menjadi pembahasan kami di DPR. Pak Sofyan Tan dan Djohar Arifin Husin nantinya dapat jembatani kami di sini,” katanya.

Begitu pula dengan Menpora RI Zainudin Amali mempersiapkan konsep persiapan PON 2024 yang dilakukan Pemprov Sumut sudah benar dan sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo. Menpora juga meminta-minta Provinsi Aceh untuk dapat mengikutinya.

“Jadi konsep yang dilakukan Pak Gubernur ini sudah benar dan kita akan dorong Aceh untuk dapat mengikutinya. Ini satu komplek yang sangat lengkap, dan diharapkan dapat menyumbangkan PAD untuk Sumut,” katanya.

Dijelaskannya dalam arahan Presiden RI memintanya untuk mereview total tentang ekosistem pembinaan olahraga. Presiden juga meminta pusat pelatihan olahraga tidak hanya terpusat di Jakarta, namun berada di daerah masing-masing.(w03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
komentar
beritaTerbaru