Minggu, 05 Juli 2026

PLN UIP-SBU Bangun 15 Gardu Induk di Aceh dan Sumut Sepanjang 2020

Administrator - Selasa, 22 Desember 2020 14:19 WIB
PLN UIP-SBU Bangun 15 Gardu Induk di Aceh dan Sumut Sepanjang 2020

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia, turut mempengaruhi berbagai sektor pembangunan di tanah air. PT PLN (Persero) sebagai BUMN yang menangani sistem elektrifikasi di tanah air juga terkena imbas.

Meski harus bekerja dalam keterbatasan, PLN khususnya melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU), sepanjang 2020, masih mampu menyelesaikan sejumlah proyek strategis di Aceh dan Sumatera Utara. Hal itu terungkap dalam Gathering Virtual bersama Media Sinergi Dalam Berita yang digelar di Medan, Selasa (22/12/2020).

General Manager PLN UIP SBU Octavianus Padudung menjelaskan, sepanjang 2020, pihaknya sudah menuntaskan pembangunan 15 Gardu Induk (GI) di Aceh dan Sumatera Utara yang kini sudah beroperasi (energize).

“Untuk Aceh yang dilaksanakan oleh UPP Jaringan Aceh, ada 6 GI yang energize. Sedangkan di Sumut lewat UPP Medan dan UPP Jar Padangsidimpuan, ada 9 GI yang energize. Sedangkan yang sudah selesai dikerjakan ada 3 GI. 1 di Aceh dan 2 di Sumut,” kata Padudung.

Di samping itu, ada juga sejumlah proyek yang kini masih dalam tahap pengerjaan atau on going. “Untuk di Aceh ada 5 GI yang masih on going dan 5 di Sumut. Misalnya SUTET 275 kV Ulee Kareng-Sigli yang progressnya sudah 70% ditargetkan selesai 2021 sehingga GITET 275 kV Ulee Kareng dan Sigli sudah bisa saling terkoneksi. Selanjutnya SUTT 150 kV Singkil – Subulussalam ditargetkan pekerjaan itu akan tuntas pada thn 2021. Bagi kami prinsip “BMW” itu penting dalam pelaksanaan proyek yaitu Biaya, Mutu dan Waktu,” tandasnya.

Dijelaskan, ada beberapa proyek yang juga masih tahap pra konstruksi misalnya pekerjaaan SUTET 275 kV Pangkalan Susu – Arun dan Arun-Sigli yang saat ini masih proses pengadaan tanah tapak tower. Proyek ini nantinya akan tersambung dalam sistem interkoneksi Sumatera yang dikenal dengan Tol Listrik 275 kV.

Sedangkan terkait kendala di lapangan, lanjut Padudung, pada umumnya permasalahannya sama yaitu adanya beberapa masyarakat yang keberatan dilalui jalur transmisi termasuk penolakan harga baik pembebasan tanah tapak tower maupun kompensasi ROW yang dinilai oleh Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP) dan sifatnya independen.

Sementara, dalan Gathering Virtual bersama media itu, turut pula hadir Manager UPP Jar Aceh Khairizal, Manager UPP Medan Eko Sukmawanto, Manager UPP Jar Padangsidimpuan Alfredo Pakpahan dan sejumlah pejabat di lingkungan PLN UIP SBU. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50 : Harmoni Emas 5 Dekade, Buka Peluang Baru Kesejahteraan Asahan
Perkuat Sinergi dan Budaya Keselamatan, Direksi Inalum Tinjau Operasional Smelter Kuala Tanjung
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
komentar
beritaTerbaru