Tebingtinggi|Sumut24
Baca Juga:
Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi mengatakan, Perguruan Tinggi (PT) digunakan sebagai kawah candradimuka untuk membina, mendidik,melatih dan merubah sikap prilaku, serta pemikiran para mahasiswa menjadi agen pembaharuan dibidang keilmuan yang dimilikinya.
Maka, para mahasiswa harus menjadi tokoh program perubahan ditengah-tengah masyarakat
Hal itu disampaikannya diacara wisuda sarjana angkatan XV STIT (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah) tahun 2020,Rabu (16/12) di gedung balai Kartini Jalan Imam Gunung Lauser Tebingtinggi.
Turut hadir Kapolres Tebingtinggi James P Hutagaol, Rektor UISU Prof. Dr.H.Syahrin Harahap, Kasubdit Sapras Kemahasiswaan Kemenag RI Ruchman Basori, Plt Kadisdik Tebingtinggi dan undangan lainnya.
Wali Kota berpesan kepada seluruh peserta wisudawan dapat menghargai jerih payah orangtua yang telah bersusah payah menyekolahkan hingga ke Perguruan Tinggi.
“Kesuksesan seseorang itu tentu tidak terlepas dari peran kedua orangtua khususnya ibu dalam membimbing anak-anaknya,” kata Wali Kota, Umar Zunaidi.
Apa yang kita peroleh dari PerguruanTinggi ini hingga meraih gelar kesarjanaan ini,lanjutnya, adalah sesuai kehendak kita.
“Kalau hanya sebatas gelar kesarjanaan itu yang kita raih dan bukan keilmuannya,maka hanya gelar itulah yang kita miliki dan ilmunya tidak. Tapi yang harus kita raih adalah kedua-duanya yakni ilmu dan gelar kesarjanaannya, sehingga kedua orangtua kita menjadi senang dan bangga,” ujarnya. (tav)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News