Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Baca Juga:Proses shooting film di luar negeri bukanlah hal yang mudah.
Foto 1. Korea Selatan menjadi
2
tujuan hidup baru bagi para tokoh-tokoh di film Sampai Jumpa, Selamat Tinggal.
2) Tak hanya shooting di Seoul
Demi melanjutkan hidup, para tokoh di film ini diceritakan datang ke Korea dan bekerja sebagai
TKI. Sayangnya, karena berstatus pekerja ilegal, mereka harus siap berpindah-pindah kota,
bahkan negara. Untuk itu, shooting film ini dilakukan di tiga kota di Korea, yaitu Seoul, Dangjin,
dan Seosan. Kontras dengan Seoul yang penuh gedung-gedung modern, Dangjin dan Seosan
yang berjarak sekitar 90 KM dari Seoul merupakan kota industri dan pelabuhan yang lebih
sederhana. Penonton akan diajak melihat sisi lain Korea Selatan yang jauh lebih hening dan
sederhana, terasa pas sebagai tempat pelarian tokoh-tokoh di film ini.
Foto 2. Kota Dangjin yang dekat dengan pelabuhan dan berbatasan dengan pantai selatan Teluk Asan.
3) Membangun chemistry dengan tango dance
Meski keempat aktor dan aktris di film ini – Putri Marino, Jerome Kurnia, Jourdy Pranata, dan
Lutesha – sudah beberapa kali terlibat project bersama, namun Sutradara dan Produser
mengarahkan para aktor untuk membangun chemistry kembali dengan menari tango. Tarian
khas Latin ini dikenal intens dan sensual, serta mengandalkan interaksi kedua penari untuk
saling mengarahkan gerakan. Proses ini membantu para tokoh untuk melatih diri mereka agar
lebih in-character, dan saling mengekspresikan emosi-emosi kompleks yang ada dalam cerita.
3
Foto 3. Seluruh cast dan filmmaker membangun chemistry mereka melalui tarian tango,
yang intens dan penuh interaksi, untuk lebih mendalami karakter.
4) Les privat Bahasa Korea untuk para cast
Lutesha, yang memerankan Vanya dalam film, adalah cast yang paling sering menggunakan
bahasa Korea. Tim bahkan memanggil seorang guru bahasa Korea untuk mengajarkan para
cast, dan Lutesha ternyata menjadi yang paling cepat dan fasih dalam menguasai bahasa
tersebut dibandingkan dengan empat cast lainnya. Kemampuannya dalam beradaptasi dengan
bahasa Korea memperkaya peran Vanya, menjadikannya lebih natural dan mendalam dalam
berinteraksi dengan karakter lain di dalam cerita.red
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
kota
Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar
kota
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan
kota
Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
kota
Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa
kota
Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN
kota
Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturutturut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP
kota
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News