JAGA MARWAH: Rekonsiliasi Ala Rismon Wujud Fokus Masa Depan Keluarga Paling Utama
JAGA MARWAH Rekonsiliasi Ala Rismon Wujud Fokus Masa Depan Keluarga Paling Utama
kota
Baca Juga:
Lakon Orang Orang Setia yang disutradarai Ahmad Munawar Lubis, berhasil membawa penonton pada 'situasi batas' bahwa ada fakta yang lebih mengerikan di dalam naskah ini.
Naskah ini cukup menarik, menyampaikan pesan moral dengan menyentuh sanubari.Menceritakan tentang kehidupan Sarmin seorang guru honorer yang telah puluhan tahun mengabdi di tempat terpencil, serta Rahman yang telah puluhan tahun menjadi penjaga kamar mayat. Dijadwalkan akan menerima penghargaan dari Gubernur atas kesetiaan mereka mengabdi. Ternyata "penghargaan" yang mereka dapatkan bukanlah piala, piagam atau pembinaan, tapi hal yang jauh lebih memilukan.
Sutradara Ahmad Munawar Lubis, menggarap naskah ini secara realis. Lewat setting panggung yang cukup detail terhadap sebuah rumah yang sederhana untuk ditinggali dua orang lelaki paruh baya yang masih berjuang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak. Setting panggung yang sederhana namun tegas, rapi, dan enak dilihat.
Munawar berhasil membingkai lalu mengemas kondisi orang-orang seperti Sarmin dan Rahman menjadi komedi yang getir.
Dialog tokoh Sarmin dan Rahman inilah yang menjadi benang merah antara kesetiaan dengan harapan-harapan terhadap para pemegang kebijakan dari sisi rakyat jelata.
Dari Rahman bisa digambarkan bagaimana harapan-harapan rakyat akan kondisi sosial yang diinginkan mereka.
"Man, kamu tahu tidak pemerintah itu apa? Pemerintah itu ya, Man, kalau ada acara duduk paling di depan. Datangnya belakangan, tapi kalau pulang duluan," kata Sarmin.
Letupan dialog yang mengkritisi kondisi dan mimpi rakyat, tidak semua terekspos secara baik. Saya sempat berharap sutradara akan mengeksploitasi saat Sarmin cerita tentang Karna, Spartacus. Setidaknya, musik berperan untuk membawa imaji penonton pada suasana cerita itu.
Sutradara Munawar, kelihatannya coba mengekspos kegetiran dengan porsi yang lebih dominan. Hal ini membuat para penonton, mau tidak mau, harus setuju dan kembali ke realitas di kehidupan nyata.
Di saat Sarmin dan Rahman sibuk bersiap diri untuk menghadiri undangan penghargaan, komplek tempat mereka tinggal digusur.
Rumah sederhana mereka porak-poranda. Buku bertebaran. Tembok papan bergelimpangan.
Mereka pun hanya bisa tertawa karena mengalami kejadian tersebut.
Tertawa yang sama ketika Sarmin mengakui bahwa undangan penghargaan itu adalah buatannya, sama seperti piagam-piagam yang mereka buat sendiri yang terpampang di rumah mereka yang hancur.
Pengarang cukup piawai dalam menuang absurditas dalam proses cerita dengan tampilan realistis. Pengarang lewat imajinya telah sampai pada "situasi batas". Situasi batas yang dimaksud adalah menangis karena kepedihan hidup, kesendirian, kesepian, kemiskinan, tidak dianggap ada, menipu diri sendiri hanya untuk berbahagia yang semu, mencoba bersetia dengan kata hati meski perih dan berakhir dengan rumah yang digusur, tapi penonton tidak menangis, justru tertawa gembira. batas kemiskinan, penderitaan.
Ternyata saya baru sadar, konsistensi, pengetahuan, dan kesederhanaan itu indikator apakah sebuah kelompok teater layak dipandang besar.
Kepiawaian Sutradara Ahmad Munawar Lubis, patut diapresiasi. Munawar, tidak sekadar mementaskan teater. Tapi selektif dalam memilih naskah dan inovatif. Meracik dan meramu pesan lewat sentuhan yang sederhana, menembus sanubari penonton.
Salut buat MedanTeater dan Sutradara Ahmad Munawar Lubis. Serta konsistensi karakter aktor, Ardi Ansari dan Bob Sitorus, dalam Orang Orang Setia. Serta kebijakan Pimpinan Produksi, Hasan Al Banna dan Widya Astuti Halim Lubis dalam mefasilitasi produksi. Juga kecermatan pimpinan panggung, Anggita Hutajulu. Serta kepiawaian Kuntara DM dalam menata artistik, Penata Cahaya Samuel Badia. Penata Musik : Zvtazapza
Penata Rias : Isty dan Shinta dan Dokumentasi : Ari Handoko dan Raja Sinaga.
Medan, 15 Desember 2024.
oleh : Bambang Sumantri
JAGA MARWAH Rekonsiliasi Ala Rismon Wujud Fokus Masa Depan Keluarga Paling Utama
kota
sumut24.co ASAHAN, Kodim 0208/As menggelar kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan Tanam Padi Gogo, di Lahan Makodim 0208/As, Jalan Jenderal S
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyambut kedatangan Tim Safari Ramadhan Polda Sumatera Utara yang dipimp
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri kegiatan pendistribusian Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) kepada
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai, Nurmalini Marpaung bersama Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra mengik
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri kegiatan bertajuk Lebaran Yatim Berbagi Bingkisan
News
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat komitmen dalam menjalankan tata kelola perus
kota
sumut24.co MEDAN, Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) menghadirkan inovasi teknologi pembelajaran AlQuran bagi penyandang disabil
kota
sumut24.co ASAHAN, Polres Asahan Kabupaten Asahan menggelar Apel Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2026 dalam rangka pelay
News
Polresta Deli Serdang Laksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Gelar Bazar Pasar Murah
kota