Puluhan Pekerja Konstruksi Gudang 235 Sampali Keluhkan Uang Lembur Belum Dibayar
Puluhan Pekerja Konstruksi Gudang 235 Sampali Keluhkan Uang Lembur Belum Dibayar
News
Tapsel I Sumut24.co Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantab) mengunjungi Desa Muara Opu, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapsel, Sumatera Utara, Sabtu (29/8/2020).
Baca Juga:
Kunjungan tersebut dilatarbelakangi keinginan bersinergi mengembangkan potensi konservasi Penyu di Desa tersebut.
“Komunitas kita mendengar keberadaan Penyu di sepanjang pantai Muara Opu dari teman-teman pegiat lingkungan yang selama ini juga telah berdampingan dengan masyarakat desa, ini tentu harus didukung, dan Komantab tentu siap berkolaborasi,” kata Rahman Harahap, pegiat Komantab kepada awak media, Minggu (30/8/2020).
Rahman menuturkan, keberadaan Penyu di desa tersebut didukung faktor terpenting dalam menjaga ekosistem dan habitat, yakni masyarakat yang telah memiliki kesadaran dan pemahaman bagaimana berhadapan dengan Penyu.
“Pak Kepala Desa tadi menyebut, konflik manusia dan Penyu sangat jarang terjadi, ada tapi persentasenya kecil, misalnya masih ada orang yang mencuri-curi kesempatan mengambil telur penyu untuk diperjualbelikan, namun kecenderungannya, bukan dari masyarakat Desa, tapi orangluar desa,” ungkap Rahman.
Meski didukung kesadaran masyarakat, lanjut Rahman, keberadaan Penyu di sepanjang pantai Muara Opu, tetap saja harus mendapat sentuhan perlindungan, misalnya dengan Konservasi.
“Dengan konservasi, maka akan ada upaya-upaya terfokus untuk menjaga Penyu di pantai ini tetap lestari,” pungkasnya.
Kepala Desa Muara Opu, Husnul Amir dan pegiat lingkungan di antaranya Dedi, Rojak dan Ibnu tampak menyambut kedatangan Komantab. Beralaskan tikar di tepian pantai, diskusi ringan terfokus terkait penyu pun berlangsung.
“Kami sangat senang dengan kunjungan Komantab, tentu ini menjadi penyemangat baru bagi kami untuk tetap menjaga habitat Penyu di Desa kami,” kata Husnul.
Sebagai informasi, Desa Muara Opu berhadapan langsung dengan Lautan lepas, dengan bibir pantai sepanjang 7,5 kilometer dengan Cemara Laut berbaris membentuk ‘pagar betis’.
Di pantai ini, sedikitnya terdapat 4 jenis Penyu yang pada musim bertelur sepanjang September hingga Maret naik pantai dan bertelur.(red)
Puluhan Pekerja Konstruksi Gudang 235 Sampali Keluhkan Uang Lembur Belum Dibayar
News
sumut24.co ASAHAN, Kecepatan dan ketelitian tim kepolisian kembali membuahkan hasil. Kurang dari sehari sejak melancarkan aksinya, pelaku p
News
sumut24.co MedanPemko Medan memperluas basis penerimaan, meningkatkan kepatuhan, mengoptimalkan potensi daerah, memperkuat pengawasan dan
kota
sumut24.co MedanSepuluh pelajar Kota Medan bersiap menjalankan misi lebih dari sekadar pertukaran pelajar. Selama enam hari di Ipoh, Malay
kota
Sudah Seminggu, Kepastian Kompensasi Korban Keracunan MBG Karo Belum Jelas
News
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Kamis (17/9/2026) sore meringkus seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), yang jadi pengedar
Hukum
Deliserdang sumut24.co Untuk terus memupuk sinergitas wartawan dan polri, Chairum Lubis SH Ketua Pewarta Polrestabes Medan, Selasa (22/9/2
News
DPRD Dorong Kinerja Bank Sumut Hingga IPO, Dana Daerah Harus Berputar Untuk PAD dan Deviden
News
Distanpang Sumut Inisiasi Proyek Perubahan Transformasi Birokrasi Pelayanan Sektor Pertanian Terpadu
News
Pemko Pematangsiantar Perkuat Tata Kelola Penanggulangan Bencana
News