PW IPQAH Sumut Apresiasi Kesungguhan Pemprov Sumut Sukseskan MTQ ke-40
PW IPQAH Sumut Apresiasi Kesungguhan Pemprov Sumut Sukseskan MTQ ke40
kota
KOTAPINANG | SUMUT24
Baca Juga:
H Edimin yang lebih dikenal dengan panggilan akrabnya Asiong kini menduduki Ketua DPRD Labusel. Untuk urusan sosial, Asiong telah melakukannya jauh sebelum menjabat Ketua DPRD Labusel periode 2014 – 2019.
“Saya kerap dianggap arogan dan sombong,” katanya saat membuka kisah hidupnya kepada SUMUT24, Kamis (21/4). Sebenarnya anggapan orang itu sangatlah berlebihan. Tapi Asiong adalah sosok yang ramah dan selalu bicara terbuka.
“Aku bang ketua Pemuda Pancasila dan juga tidak berpendidikan tinggi, mungkin cara bahasa yang ceplas ceplos dibilang orang si Asiong sombong,”candanya.
Sejauh ini yang terpenting bagi saya adalah mempertanggung jawabkan amanah yang diberikan rakyat yang menghantar dirinya menjadi anggota DPRD. Amanah itu bukan main-main dan menjadi tanggung jawab dunia akhirat.
“Saya takut ke Allah, bang, karena ini menyangkut nasib rakyat yang memilih mereka untuk menjadi anggota dewan sebagai wakil rakyat,untuk meneruskan cita cita mereka karena kesejahteraan hak mereka dan wajib terwujudkan,”ucapnya.
Ketika ditanya bagaimana dirinya melakukan komunikasi dengan anggota dewan terkait menyangkut aspirasi rakyat, Asiong mengkau dalam lembaga yang dipimpinnya sering terjadi perbedaan pendapat, tapi masih dalam batas wajar.
Asiong pun selalu mengingatkan amanah yang ada di pundak mereka bahwa kepentingan rakyat adalah pilihan yang terdepan untuk diemban. Dan latar belakang para anggota dewan yang ada pastilah tidak sama.
Melihat pola dan cara mereka duduk menjadi anggota dewan juga pasti berbeda.Bukan rahasia umum lagi, untuk menjadi anggota dewan butuh biaya besar.Ada yang sampai mengeluarkan milyaran rupiah untuk meraih kursi.
“Saya duduk di sini tanpa mengeluarkan uang banyak hanya sebatas dana operasional, boleh abang cek, terlebih dukungan itu dari anggota PP yang meminta saya maju. Alhamdullilah jadi ketua DPRD,” kenangnya.
Ia mangucapkan terima kasih kepada kader Pemuda Pancasila Labusel. Ada juga yang diketahui anggota dewan yang mengeluarkan sekitar Rp 3 Milyar dan tak etislah menyebut siapa namanya.
“Jadi di sini bisa kita memaknai dengan cost yang besar secara hukum ekonomi pastilah berupaya untuk kembali.”Inikan pola pikir gila, berani mengelontor uang milyaran hanya untuk menjadi anggota dewan, ya itu tadi niat apa yang tersirat di hati mereka hingga berani berspekulasi begitu,” tuturnya
Pembicaraan terhenti, ada tamu yang juga kenal dekat Asiong datang dan tanpa aturan protokoler suasana keakbraban justeru yang kental terlihat.
Dengan logat bahasa Mandailing komunikasi berlangsung.Asiong memperkenalkan tamu yang baru datang dengan.mengatakan.bahwa tamu tersebut bermarga Harahap”Ipar ini marga harahap,bang kawan lama” terangnya.
Disinggung tentang adanya isu untuk menjatuhkan dirinya dari Ketua DPRD, Asiong terkesan tidak ambil pusing, karena jabatan baginya hanya titipan.Hingga detik ini, dia tetap berpegang teguh dengan aturan dan hubungan dengan Ketua DPD PAN Labusel baik-baik.
Hanya segelintir orang mungkin yang berniat untuk menggeser posisi nya. Itikad baik tetap dia tanamkan dalam mendengar adanya mosi tidak percaya yang lagi hangat di gedung dewan.
“Kita tidak boleh shouzon dan menghargai pemikiran orang, masalahnya kita bukan mahkluk yang sempurna, baik atau tidak itu tergantung mereka menilai,” cetusnya
Lagi SUMUT24 menanyakan dengan gaya ceplas ceplos hingga kesannya kasar,apakah tidak takut menyinggung orang lain dan bisa saja orang dendam, Asiong tetap mengatakan bahwa bahasa dan cara yang dilakoninya kadang menimbulkan rasa kecewa orang lain.
Rasa takut itu memang alamiah, ungkap suami boru Regar tersebut.Namun karena dirinya yakin dengan pertolongan Allah lebih hebat,jadi dirinya tetap konsisten dan tidak perlu takut menyuarakan kebenaran. (zai)
PW IPQAH Sumut Apresiasi Kesungguhan Pemprov Sumut Sukseskan MTQ ke40
kota
Patroli Blue Light Brimob Sumut, Respons Cepat Laporan Warga dan Cegah Balap Liar di Kota Medan
kota
SapiPisang di Garis Batas Ketika Kedaulatan Bertemu Kemanusiaan Oleh Abdullah RasyidStaf Khusus Menteri Imigrasi dan PemasyarakatanMaha
Politik
Jemaah Haji Kloter 09 di JamuWali Kota Solok dengan Masakan Minang di Asrama Haji
kota
AI MENIPU SAYA, JANGAN PERCAYA BUTA!
kota
Laporan Kajian Fiskal Alokasi Anggaran Urusan Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Medan Tahun Anggaran 2026
kota
MEDAN Terungkapnya paket Belanja Tagihan Listrik Penerangan Lampu Jalan Umum (LPJU) Pemerintah Kota Medan senilai Rp291.064.084.500 seba
Ekbis
Bekasi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa ijazah perguruan tinggi tidak lagi menjadi satusa tun
News
sumut24.co JAKARTA, Gelombang penyampaian aspirasi dari kalangan mahasiswa yang menolak kebijakan kenaikan harga BBM kembali menyita perhat
News
Medan Sumut24.co Anggaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Cikataru) Kota Medan untuk Tahun Anggara
News