Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
kota
KOTAPINANG | SUMUT24
Baca Juga:
- Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
- 250 Anak Meriahkan Lomba Mewarnai Hari Anak Nasional, Dandim 0212/Tapsel: Mereka adalah Masa Depan Bangsa
- Kisruh di Puskesmas Tanjung Haloban, Inspektorat Himpun Data, Laporan ke Polisi Seret Nama ESR Aktivis Pantai
H Edimin yang lebih dikenal dengan panggilan akrabnya Asiong kini menduduki Ketua DPRD Labusel. Untuk urusan sosial, Asiong telah melakukannya jauh sebelum menjabat Ketua DPRD Labusel periode 2014 – 2019.
“Saya kerap dianggap arogan dan sombong,” katanya saat membuka kisah hidupnya kepada SUMUT24, Kamis (21/4). Sebenarnya anggapan orang itu sangatlah berlebihan. Tapi Asiong adalah sosok yang ramah dan selalu bicara terbuka.
“Aku bang ketua Pemuda Pancasila dan juga tidak berpendidikan tinggi, mungkin cara bahasa yang ceplas ceplos dibilang orang si Asiong sombong,”candanya.
Sejauh ini yang terpenting bagi saya adalah mempertanggung jawabkan amanah yang diberikan rakyat yang menghantar dirinya menjadi anggota DPRD. Amanah itu bukan main-main dan menjadi tanggung jawab dunia akhirat.
“Saya takut ke Allah, bang, karena ini menyangkut nasib rakyat yang memilih mereka untuk menjadi anggota dewan sebagai wakil rakyat,untuk meneruskan cita cita mereka karena kesejahteraan hak mereka dan wajib terwujudkan,”ucapnya.
Ketika ditanya bagaimana dirinya melakukan komunikasi dengan anggota dewan terkait menyangkut aspirasi rakyat, Asiong mengkau dalam lembaga yang dipimpinnya sering terjadi perbedaan pendapat, tapi masih dalam batas wajar.
Asiong pun selalu mengingatkan amanah yang ada di pundak mereka bahwa kepentingan rakyat adalah pilihan yang terdepan untuk diemban. Dan latar belakang para anggota dewan yang ada pastilah tidak sama.
Melihat pola dan cara mereka duduk menjadi anggota dewan juga pasti berbeda.Bukan rahasia umum lagi, untuk menjadi anggota dewan butuh biaya besar.Ada yang sampai mengeluarkan milyaran rupiah untuk meraih kursi.
“Saya duduk di sini tanpa mengeluarkan uang banyak hanya sebatas dana operasional, boleh abang cek, terlebih dukungan itu dari anggota PP yang meminta saya maju. Alhamdullilah jadi ketua DPRD,” kenangnya.
Ia mangucapkan terima kasih kepada kader Pemuda Pancasila Labusel. Ada juga yang diketahui anggota dewan yang mengeluarkan sekitar Rp 3 Milyar dan tak etislah menyebut siapa namanya.
“Jadi di sini bisa kita memaknai dengan cost yang besar secara hukum ekonomi pastilah berupaya untuk kembali.”Inikan pola pikir gila, berani mengelontor uang milyaran hanya untuk menjadi anggota dewan, ya itu tadi niat apa yang tersirat di hati mereka hingga berani berspekulasi begitu,” tuturnya
Pembicaraan terhenti, ada tamu yang juga kenal dekat Asiong datang dan tanpa aturan protokoler suasana keakbraban justeru yang kental terlihat.
Dengan logat bahasa Mandailing komunikasi berlangsung.Asiong memperkenalkan tamu yang baru datang dengan.mengatakan.bahwa tamu tersebut bermarga Harahap”Ipar ini marga harahap,bang kawan lama” terangnya.
Disinggung tentang adanya isu untuk menjatuhkan dirinya dari Ketua DPRD, Asiong terkesan tidak ambil pusing, karena jabatan baginya hanya titipan.Hingga detik ini, dia tetap berpegang teguh dengan aturan dan hubungan dengan Ketua DPD PAN Labusel baik-baik.
Hanya segelintir orang mungkin yang berniat untuk menggeser posisi nya. Itikad baik tetap dia tanamkan dalam mendengar adanya mosi tidak percaya yang lagi hangat di gedung dewan.
“Kita tidak boleh shouzon dan menghargai pemikiran orang, masalahnya kita bukan mahkluk yang sempurna, baik atau tidak itu tergantung mereka menilai,” cetusnya
Lagi SUMUT24 menanyakan dengan gaya ceplas ceplos hingga kesannya kasar,apakah tidak takut menyinggung orang lain dan bisa saja orang dendam, Asiong tetap mengatakan bahwa bahasa dan cara yang dilakoninya kadang menimbulkan rasa kecewa orang lain.
Rasa takut itu memang alamiah, ungkap suami boru Regar tersebut.Namun karena dirinya yakin dengan pertolongan Allah lebih hebat,jadi dirinya tetap konsisten dan tidak perlu takut menyuarakan kebenaran. (zai)
Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
kota
250 Anak Meriahkan Lomba Mewarnai Hari Anak Nasional, Dandim 0212/Tapsel Mereka adalah Masa Depan Bangsa
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Kisruh di internal Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara tentang
News
Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara
kota
Teguh Santosa Lantik Pengurus JMSI DKI Jakarta, Tekankan Organisasi Solid dan Pers sebagai Pencerah Bangsa
kota
Wali kota Solok Ramadhani Kirana PutraResmian Grand Opening Solok Arena Mini Soccer.
kota
Anto Genk Luruskan Makna "Londo Ireng" Presiden Prabowo dalam Rakercab JMSI Tabagsel 2026
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menerima kunjungan kehormatan dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (K
News
sumut24.co ASAHAN, Ketentuan hukum sangat tegas mengenai pengembalian kerugian keuangan negara atau daerah paling lambat 60 hari sejak Lap
News
254 Proposal, 13 Kelompok Terpilih Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Karya Menuju Pementasan Jakartasumut24.co 3 Agustus 2026
Umum