Petani Beringin Perluas Tanam Cabai, Pemkab Hadir Jaga Harga dan Kesejahteraan
Petani Beringin Perluas Tanam Cabai, Pemkab Hadir Jaga Harga dan Kesejahteraan
kota
Baca Juga:
Tuduhan tentang upaya membangkitkan peran sosial politik TNI dalam revisi UU TNI berhasil dipatahkan dengan argumentasi yang jelas. Tokoh-tokoh masyarakat seperti Menkopolhukam Prof. Mahfud MD dan mantan Gubernur Lemhanas Andi Widjayanto menegaskan bahwa revisi ini tidak membangkitkan dwi fungsi TNI. Oleh karena itu, kami mengingatkan agar kegagalan argumentasi ini tidak menjadi pemicu kekerasan yang bisa merusak wibawa intelektual dan moralitas gerakan.
Kami juga dengan tegas mengecam segala bentuk aksi kekerasan yang mengatasnamakan gerakan mahasiswa atau masyarakat sipil. Gerakan mahasiswa yang sejati seharusnya dilandasi oleh integritas intelektual, argumentasi rasional, dan cara-cara moral yang luhur. Aksi destruktif yang memprovokasi kekerasan hanya akan merusak perjuangan yang seharusnya berbasis pada data dan analisis kritis.
Segelintir pihak yang sengaja menciptakan konflik fisik dengan aparat demi membenarkan narasi kebangkitan dwi fungsi TNI adalah langkah yang tidak produktif. Tuduhan bahwa revisi UU TNI mengembalikan peran sosial-politik TNI adalah tidak akurat. Sebaliknya, revisi ini justru mempertegas batasan ruang gerak TNI dalam ranah sipil, sesuai dengan prinsip reformasi demokrasi.
Kami juga mengingatkan bahwa aksi anarkis, seperti pengrusakan properti dan penghadangan jalan, hanya merusak martabat gerakan mahasiswa dan mengaburkan substansi perjuangan. Provokasi kekerasan bukanlah jalan untuk menyuarakan aspirasi. Jika ini terus dipaksakan, hal tersebut dapat memicu reaksi negatif dari masyarakat yang mendambakan ketertiban dan proses demokrasi yang sehat.
Kami mendesak semua pihak untuk kembali ke jalur perdebatan yang substantif dan berbasis pada mekanisme hukum dan DPR yang jelas. Gerakan mahasiswa harus kembali berfokus pada tujuan utama yaitu memastikan bahwa proses legislasi berlangsung secara aspiratif, transparan, dan bebas dari kepentingan sepihak.
Penting untuk diingat bahwa kekerasan bukanlah bahasa perjuangan. Perubahan yang hakiki hanya dapat dicapai melalui keteguhan ilmiah dan moral.
URAI ZULHENDRI
Eksponen Gerakan Mahasiswa Universitas Indonesia
No. HP: 0812 8282 8207
Petani Beringin Perluas Tanam Cabai, Pemkab Hadir Jaga Harga dan Kesejahteraan
kota
Wagub Surya Saksikan Penandatanganan SKB RBI,Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
News
Pemprov Sumut Ajak Masyarakat Kenali Risiko dan Siaga Hadapi Bencana
News
Pemkab Deli Serdang Terima Mobil Penunjang dari Program TJSL BRI
News
Keinginan Petani Terwujud, Bupati Tanam Bawang Bersama di Demplot Tanjung Morawa
News
Belum Kering Air Mata Korban Sebelumnya, Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Karo
News
PKB dan NasDem Walk Out dari Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota KPID Sumut, Soroti Perubahan Agenda
News
Tim URC Polresta Deli Serdang Tindaklanjuti Laporan Dugaan Judi Tembak Ikan di Tanjung Morawa
News
Medan S24Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Utara (PWI Sumut) menjamin asuransi atau jaminan sosial seluruh anggotanya, seiring dilanj
Umum
Jakarta S24Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil La
News