Usia Emas PRSU Menjadi Fondasi Baru Menuju Pusat Promosi Perdagangan dan Investasi Nasional
sumut24.co MedanPekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 resmi ditutup setelah berlangsung selama 31 hari, sejak 3 Juli hingga 2 Agustus 202
Umum
Baca Juga:
Oleh : Marwan Ashari Harahap (Ketua PW. LPBI NU SUMUT 2015- 2017)
Sesungguhnya dalam penciptaan alam semesta beserta seluruh yang ada didalamnya, termasuk atmosfir, planet- planet, bumi, daratan dan lautan, termasuk komponen -komponen lingkungan hidup didalamnya, yakni ; air, tanah, udara , hutan dan lain sebagainya.
Pada masa awal penciptaan alam semesta ini pada dasarnya semua berjalan sesuai sunnahtullah yang telah digariskan kepadanya.
Semuanya dalam keteraturan, ketertiban dan dalam keharmonisan dan serasi, serta penuh keseimbangan. Tidak ada satu komponen lingkungan pun dalam ketidak stabilan. Semua bejalan dengan baik dalam satu ekositem.
Namun dalam episode selanjutnya perlahan namun pasti, kegoncangan demi kegoncangan pun terjadi, berubah menjadi tidak teratur dan telah terjadi ketidak seimbangan alam ini. Semua itu terjadi karena adanya campur tangan manusia yang mempengaruhinya.
Manusia dengan akal pkiran dan nafsu yang ada dalam dirinya, cenderung melakukan eksploitasi terhadap kekayaan sumber daya alam dan segala yang terkandung didalamnya, karena dengan hawa nafsu dan keinginan yang kuat untuk memenuhi kehidupannya yang pada gilirannya untuk mengejar kemakmuran ekonominya. Maka manusia melakukan kerusakan dipermukaan bumi ini.
Sesungguhnya ketika kita merawat dan menjaga bumi ini maka ketika itu pulalah kita telah menjaga diri kita sendiri beserta anak cucu kita.
Maka ketika kita membuang sampah sembarangan maka ketika itu kita telah menebar atau menciptakan penyakit dalam tubuh kita. Sampah yg kita buang akan membusuk dengan dirinya memberi rasa bau busuk kehidung kita membuat kita enak dan nyaman untuk berada didekat tumpukan sampah. Dan dengan membuang sampah pada tempatnya dengan sendirinya saat itu pula kita SDH menjaga kesehatan kita sendirinya.
Begitu pula kiranya, berkaitan dengan iklim mikro, suasana pemukiman kita, bila kita jaga dengan tanaman dan pohon disekeliling kita, suasananya akan sejuk dan nyaman untuk ditempati, karena pohon yang kita tanam disekitar rumah kita, akan menyuplai oksigen (O2) yang kita hirup dan juga dapat menyerap karbon (CO2) sehingga kita terpapar polusi- polusi yang menyesakkan. Lain dari itu, rumah atau permukiman yang banyak pepohonannya, keberadaan air sumurnya lebih tercukupi dibanding dengan yang tidak ada pepohonannya. Ini adalah bukti nyata, kita menjaga bumi atau alam semesta berarti kita menjaga diri sendiri.
Potensi sumber daya alam terus digali, dikaut hingga ke perut bumi dan akhirnya mengalami kerusakan sehingga menimbulkan ketidak stabilan terhadap alam semesta ini.Maka perlahan namun pasti komponen – komponen yg ada dalam semesta ini mengalami kerusakan.
Pohon -pohon yang ada di hutan terus ditebangi, dieksploitasi untuk bahan baku industri yang legal maupun yang illegal, air yg ada disungai bahkan lautan mengalami kerusakan karena terjadi pencemaran akibat lndustri – industri yang didirikan oleh manusia dengan membuang limbah ke dalam sumber daya air.
Alam semesta yg dulunya harmonis dengan manusia didalamnya, sekarang berubah menjadi tidak teratur,, bumi bergoncang, suhu dibumi semakin meningkat dan semakin panas, iklim semakin ekstrim, permukaan laut seakan tumpah kedaratan dan mengalami kebanjiran, musim telah berubah, angin bergejolak, topan, badai mengganas, seakan memberikan sinyal- sinyal kemarahan, seakan alam semesta tak bersahabat lagi dengan manusia.
Semoga dengan tulisan ini, menggugah serta menyadarkan kita bahwa sesungguhnya kita menjaga alam, alam menja kita.
Waalahu A’lam Bisshowab. Botims, 8/5/2023
sumut24.co MedanPekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 resmi ditutup setelah berlangsung selama 31 hari, sejak 3 Juli hingga 2 Agustus 202
Umum
sumut24.co MedanSuasana di kawasan jalan Sumatera, Medan Belawan mendadak riuh dan penuh semangat. Untuk pertama kalinya, kegiatan Car Fre
kota
Tinjau Pasar dan Terminal Aksara, Bupati Minta Rencana Pengembangan Dikaji Matang
kota
Gubernur Andra Soni Logo Baru Bank Banten Lambangkan Kepercayaan, Semangat dan Harapan
kota
Paviliun Deli Serdang Raih Terbaik I PRSU ke50
kota
sumut24.co Delisetdang, Paviliun Pemerintah Kabupaten Deliserdang meraih penghargaan Paviliun Terbaik I Pilihan Penyelenggara pada Pekan Ra
News
sumut24.co Deliserdang, Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, meninjau Pasar Tradisional A
News
sumut24.co ASAHAN, Sorotan tajam kembali mengarah pada tata kelola keuangan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (DPK KORPRI) Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suara pekikan Merdeka! Merdeka! Merdeka! menggema keras di sepanjang jalan menuju kawasan Wisata Mangrove, Desa Silo B
News
Jaringan Narkoba Terungkap di THM Helen&039s Night MartPolrestabes Medan Sita Sejumlah Narkoba dan Ringkus Pengedar
kota