Polrestabes Medan Tembak Mati Gembong Narkotika Internasional, 5 Tersangka Diamankan & 18 Kilo Shabu Disita

415

MEDAN | SUMUT24.co

Polrestabes Medan Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) melalui Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menembak mati 1 dari 6 orang gembong narkoba jaringan internasional Malaysia – Riau – Aceh – Medan. 2 orang diduga pengurus teras Golkar Kota Tanjung Balai.

Penangkapan dan penembakan terhadap gembong narkoba tersebut dipimpin langsung Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, SH SIK MH, Wakasat Narkoba Kompol Doli Nelson Nainggolan SH, Kanit III, Iptu Irwanta Sembiring SH MH dan Panit, Ipda Riyan. Pengungkapan dilakukan di berbagai tempat di Kota Medan.

“Kita tidak segan menembak mati para bandar maupun gembong shabu internasional di Kota Medan yang melawan petugas Polrestabes Medan,” ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kasat Narkoba AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, SH SIK MH, Wakasat Kompol Doli Nelson Nainggolan, SH, Kanit III, Iptu Irwanta Sembiring, SH, MH dan Panit, Ipda Riyan dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Senin (5/10/2020).

Dibeberkan orang nomor satu di Mapolrestabes Medan ini, keberhasilan itu tidak terlepas dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya peredaran shabu sampai ke Kota Medan dikendalikan oleh bandar narkoba internasional yang kemudian laporan itu ditindak lanjuti.

Masih Kombes Pol Riko, selanjutnya petugas melakukan penangkapan langsung pada hari, Selasa tanggal 29 September 2020 terhadap tersangka masing-masing, Jimmy Sitorus, Pane Syafrizal Panjaitan dan Chairuddin Panjaitan saat melakukan transaksi akan menyerahkan barang bukti. Dari tersangka petugas turut menyita barang bukti shabu seberat 4 kilogram.

“Petugas yang mengintograsi tersangka (Jimmy-red) mengakui barang bukti narkotika jenis shabu-shabu masih disimpan oleh para mereka. Kemudian petugas kembali melakukan pengembangan menuju mess Tanjung Balai di Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor. Dari lokasi petugas menemukan shabu sebanyak 5 kilogram,” ujar Kombes Pol Riko Sunarko.

Dari keterangan Jimmy lanjut Kapolrestabes Medan, narkotika jenis shabu-shabu itu rencananya akan ada lagi pengiriman dari Kota Dumai masuk ke Kota Medan.

“Nah, dari situ selanjutnya pada tanggal 3 Oktober 2020 petugas melakukan penyelidikan dan dilakukan penangkapan terhadap tersangka, Ikbal di Jln. Sisingamangaraja Medan dan menyita barang bukti shabu sebanyak 1 kilogram,” sebut Kapolrestabes Medan.

Diterangkan Kapolrestabes, kemudian petugas melakukan penyelidikan lagi, petugas berhasil mengidentifikasi 2 orang yang dicurigai membawa narkoba jenis shabu di Jln Gatot Subroto Medan dan langsung melakukan penangkapan kepada, M Kahirul dan Rahmad M Nur.

Namun pada saat dilakukan penangakapan kepada tersangka (Rahmad M Nur-red), tersangka melawan petugas dengan cara menggunakan pisau sehingga petugas melakukan penindakan tegas terukur dengan menembak tersangka di bagian dada.

“Tersangka (Rahmad M Nur-red) akhirnya tewas di Rumah Sakit Bhayangkara Medan setelah mendapat perawatan dari tim medis ,” jelasnya sembari menerangkan dari pelaku petugas menyita barang bukti shabu sebanyak 18 kilogram, satu pisau, 4 unit ponsel, 1 unit mobil dan sejumlah tabungan rekening.(W02)

Loading...