Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
KISARAN | SUMUT24
Baca Juga:
- Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
- “Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
- Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
DPW Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Sumut menggelar acara pembekalan dalam rapat koordinasi daerah bersama seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Sumut yang dilaksanakan, di Amaliun Food Court, Medan, Sabtu (21/5).
Acara tersebut untuk memberikan pemahaman tentang pertambangan di Indonesia, khususnya Sumatera Utara, yang mana dari dahulunya setiap masyarakat atau rakyat Indonesia yang mempunyai lahan tambang atau pengelola tambang, selalu sulit menjalankan atau mengelola (manage), sebab terlalu rumitnya dan juga jelimet dalam pengurusan izin pertambangan hingga banyak pertambangan rakyat (tambang rakyat) berjalan secara ilegal, namun tak tersentuh hukum karena diduga dilindungi oknum oknum sehingga merugikan negara.
Di hadapan DPC se-Sumut, Ketua DPW APRI Sumut, Ir Andreas Sinaga mengatakan, tambang rakyat masih banyak dianggap mata pencarian yang merusak lingkungan dan merugikan negara. Profesi tambang rakyat dikategorikan sebagai profesi yang tidak sebaik profesi petani, nelayan, pegawai negeri, atau profesi buruh.
Penambang rakyat selalu dihantui oleh operasi penertiban dan penutupan, serta pemerasan dari para “preman†dan oknum aparat pemerintah. Hal ini berkaitan dengan rumitnya pengurusan tambang rakyat, sehingga sebagian besar tambang rakyat belum berijin dan kegiatan tambang rakyat seringkali kurang aman (save) dan memiliki dampak negatif terhadap lingkungan.
Hal ini disebabkan karena kurang adanya pembinaan dari pemerintah seperti yang diamanatkan undang-undang minerba. Tapi masyarakat penambang yang selalu dikambing hitamkan (scapegoat).
Sementara itu, Ketua DPC Kabupaten Asahan Syariful Gandhi mengatakan, pengurusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) memang sulit dikarenakan banyak kepentingan kepentingan berbagai pihak serta memerlukan modal (dana) yang fantastic dalam pengurusan IUP tersebut, sehingga banyak pemilik tambang tidak memiliki IUP. “Kami berharap dengan lahirnya APRI dapat memudahkan dan tidak dipermainkan dalam pengurusan izin,†harapnya.
Ketua Umum DPP APRI, Ir Gatot Sugiharto menjelaskan, adapun tujuan APRI, menghapuskan diskriminasi terhadap profesi tambang rakyat, mendorong peninjauan peraturan-peraturan yang masih mempersulit perijinan tambang rakyat agar legalisasi tambang rakyat dapat diwujudkan dengan mudah dan murah.
Selain itu lanjutnya , membangun tambang rakyat yang bertanggung jawab (Collective Responsible Mining/CRM) yaitu legal, aman secara teknis, ramah lingkungan, berkeadilan serta berkelanjutan dan mewujudkan tambang rakyat sebagai salah satu sektor pembangunan ekonomi yang penting, sehingga dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Bukan berarti penambang rakyat tidak mau mengurus izin, akan tetapi syaratnya harus berada di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), sedangkan WPR-nya sendiri belum ditentukan di mana saja,” tutur Gatot.
Sementara itu, BLH Pemprovsu diwakili Yetti didampingi Safrida mengatakan, pemerintah inginkan penambang selalu menjaga kondisi lingkungan bukan setiap melakukan aktifitas pengalian, begitu dapat hasil tidak memperdulikan kondisi alam hingga merusak tata lingkungan. “Dengan adanya APRI dapat membantu pemerintah dalam menata penambang rakyat,” paparnya. (teci)
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
&ldquoSepakbola Telah Dicuri dari Rakyat&rdquo, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U19 Boys&rsquo Championship 2026
kota
Medan sumut24.co Event Organizer (EO) kenamaan Dimensi Cakrawala Indonesia, kembali membuktikan kelasnya dalam mengawal eventevent premiu
Ekbis
sumut24.co ASAHAN , Dunia pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Asahan digegerkan dengan tindakan tak terpuji seorang oknum Aparatur Sipil
News
sumut24.co ASAHAN , Menjadikan momen suci Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian, Dewan Pimpinan Daer
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas In
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Kabupaten
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Galang Yang Menyimpan Sabu
kota
IPQOH Sumut Berduka Cita Hafizhah Terbaik, Dra. Hj. Nadhirah S.Q Wafat di Mekkah
kota