Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Amankan Seorang Pria dan Sita 4,32 Gram Shabu
Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Amankan Seorang Pria dan Sita 4,32 Gram Shabu
News
Baca Juga:
Medan | Sumut24.co
Peluncuran buku karya Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara Iskandar ST menjadi panggung yang memperlihatkan eratnya hubungan ideologis antara Surya Paloh dan kader-kadernya. Dalam sambutannya, Rico Waas menyebut buku tersebut bukan sekadar dokumentasi perjalanan hidup Surya Paloh, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kepemimpinan, keteguhan, dan semangat pengabdian yang menjadi inspirasi bagi banyak orang.
«"Buku ini tidak hanya merekam perjalanan pengabdian seorang tokoh, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kepemimpinan, keteguhan, dan semangat pengabdian yang menjadi inspirasi bagi banyak orang."»
Rico juga menegaskan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari konsistensi dalam berkarya dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat. Pernyataan tersebut dinilai sejalan dengan filosofi yang diangkat dalam buku Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya Surya Palohisme, yang menempatkan pengabdian kepada bangsa di atas kepentingan politik sesaat.
Secara politik, posisi Rico Waas memang tidak bisa dipisahkan dari Surya Paloh. Selain merupakan keponakan Ketua Umum NasDem, Rico adalah kader yang telah lama berkiprah di partai dan dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis sebelum akhirnya memenangkan Pilkada Medan 2024 dan dilantik sebagai Wali Kota Medan pada Februari 2025.
Dalam berbagai kesempatan, Surya Paloh berulang kali menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan keberpihakan kepada rakyat. Nilai tersebut menjadi fondasi yang kemudian diterjemahkan banyak kader sebagai "Surya Palohisme", yakni kepemimpinan yang mengutamakan pengabdian, konsistensi, dan keberanian mengambil keputusan demi kepentingan bangsa.
Di tengah konfigurasi politik nasional, Rico Waas menghadapi tantangan yang tidak ringan. Sebagai kepala daerah dari Partai NasDem, ia memimpin Kota Medan pada saat pemerintahan nasional berada di bawah Presiden Prabowo Subianto. Dalam konteks pemerintahan daerah, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada harmonisasi hubungan antara pemerintah kota, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah pusat.
Karena itu, sejumlah pengamat menilai kehadiran Surya Paloh di Medan dapat dimaknai sebagai bentuk penguatan moral dan konsolidasi politik kepada seluruh kader, termasuk Rico Waas, agar tetap fokus menjalankan amanah pemerintahan, menjaga komunikasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta mendukung program-program strategis pemerintah pusat yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Sikap tersebut juga sejalan dengan posisi Partai NasDem yang tetap mendukung stabilitas pemerintahan nasional meskipun memiliki dinamika politiknya sendiri.
Di sisi lain, posisi strategis Rico Waas membuatnya tidak lepas dari berbagai dinamika politik. Dalam situasi seperti itu, soliditas birokrasi dan hubungan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar roda pemerintahan tidak terganggu oleh konflik internal maupun tarik-menarik kepentingan politik.
Bila ditarik pada pesan yang terkandung dalam buku Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya Surya Palohisme, figur Surya Paloh dapat dipandang sebagai benteng moral bagi Rico Waas. Benteng yang dimaksud bukan dalam pengertian melindungi dari kritik publik, melainkan menjaga agar kepemimpinan tetap berada pada rel pengabdian, menjunjung etika politik, menghindari konflik yang tidak produktif, serta memastikan amanah rakyat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Dengan peran gandanya sebagai Wali Kota Medan, Wakil Ketua DPW NasDem Sumatera Utara, dan Ketua Bappilu DPW NasDem Sumut, Rico Waas kini memikul tanggung jawab besar. Konsolidasi Partai NasDem menuju 2029 sekaligus menjadi ujian apakah kader-kader yang dibina langsung oleh Surya Paloh mampu menunjukkan bahwa loyalitas kepada partai dapat berjalan seiring dengan loyalitas kepada konstitusi, kepentingan rakyat, dan keberhasilan program-program pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. ( anto genk )
Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Amankan Seorang Pria dan Sita 4,32 Gram Shabu
News
MEDAN, SUMUT24.CO General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah, khusus
News
sumut24.co MedanPemerintah Kota (Pemko) Medan terus mendorong percepatan sertifikasi aset daerah sebagai bagian dari upaya pengamanan dan
kota
sumut24.co Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga keuangan negara dan memastikan Anggaran
Ekbis
sumut24.co MedanAnggota Komisi 4 DPRD Medan El Barino Shah SH MH minta Aparat Penegak Hukum (APH) dalami dugaan jual beli proyek fisik di
kota
Peringati Maulid Nabi Forum Minang Sati Sampaikan Aspirasi Kolaborasi dengan Pemko Medan
News
Ratusan Miliar dalam 20 Koper KPK Harus Bongkar Ke Mana Uang HGB Bogor Mengalir
News
JAKARTA Peneliti IndexPolitica, Denny Charter, menyampaikan analisisnya mengenai pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keu
Ekbis
PINTU DIPERCEPAT, PENGAWASAN DIPERKETAT Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNStaf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasy
Politik
MEDAN SUMUT24.CO PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepenting
News