Wali Kota Tanjungbalai Temui Kepala Kanwil BPN Sumut, Bahas Percepatan Sertifikasi Aset Daerah
sumut24.co MEDAN Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) P
kota
Baca Juga:
- Lapas Padangsidimpuan Terima Piagam Penghargaan dari KPU Kota Padangsidimpuan,Mathrios Zulhidayat Hutasoit Ucapkan Terimakasih
- AKBP Dr Wira Prayatna Terima Penghargaan dari KPU Kota Padangsidimpuan atas Keberhasilan Pengamanan Pemilu
- Polres Padangsidimpuan Kirim Pasukan ke Madina, Siap Amankan Penetapan Bupati Terpilih!
Curah hujan yang tinggi, sebelum dan pada hari pencoblosan, menyebabkan tiga sungai besar di Kota Medan, yaitu Sungai Deli, Sungai Babura, dan Sungai Belawan, meluap. Akibatnya, lima kecamatan di Kota Medan terdampak banjir, yakni Medan Maimun, Medan Amplas, Medan Sunggal, dan Medan Deli. Banjir ini mengakibatkan beberapa TPS tidak dapat melaksanakan pemungutan suara.

"Pemungutan suara susulan akan dilaksanakan di 110 TPS yang tersebar di lima kabupaten/kota. Di Medan, terdapat 56 TPS yakni, di Kecamatan Medan Maimun, Medan Amplas, Medan Sunggal, dan Medan Deli. Sementara itu, pemungutan suara lanjutan juga akan diadakan di 30 TPS di Deli Serdang, 2 TPS di Asahan, 20 TPS di Binjai, dan 2 TPS di Nias." papar Ketua KPU Sumut, Agus Arifin.
Semangat Solidaritas Antarwarga
Bencana banjir yang melanda Sumatera Utara, khususnya Medan, memang menjadi tantangan besar bagi KPU Sumut dalam menyelenggarakan Pilkada. Terlebih lagi, Pilkada kali ini dilaksanakan terpisah dari Pemilihan Presiden (Pilpres), yang menambah kompleksitas pelaksanaannya. Namun, di balik musibah ini, justru muncul semangat solidaritas dan kepedulian antar warga untuk tetap berusaha berpartisipasi mencoblos surat suara.
Warga dengan semangat menggulung celana lalu menyusuri genangan air untuk memberikan hak suara. Mereka tidak hanya ingin memilih dan menentukan pemimpin kelak, tetapi juga didorong oleh rasa solidaritas setelah melihat kesigapan petugas TPS yang tetap bekerja keras dan sabar menghadapi bencana. Potret kegigihan warga maupun petugas TPS terekam jelas saat air banjir menggenangi lokasi pemungutan suara sehingga menciptakan momen yang mengharukan bagi banyak warga.

Menurutnya, meskipun wilayahnya terendam banjir, semangat untuk berpartisipasi dalam Pilkada tetap tidak pudar. Baginya, hadir di TPS bukan sekadar soal memilih, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para petugas yang dengan sabar dan gigih memastikan kelancaran pemilihan, meskipun dihadapkan pada kondisi yang penuh tantangan. Ia merasa, Pilkada kali ini memberikan pengalaman berharga, karena meski alam berusaha menghalangi, ia tetap diberi kesempatan untuk ikut menentukan siapa yang akan memimpin daerahnya.
Kisah serupa juga terjadi di TPS 01 Desa Tanjung Gusta, Kabupaten Deli Serdang, di mana banjir mencapai betis orang dewasa. Meskipun kondisi ini memaksa beberapa warga terlambat datang ke TPS, mereka tetap datang dan berusaha menyalurkan suaranya.
Rini, salah satu petugas KPPS di lokasi tersebut, menjelaskan bahwa mereka tetap melaksanakan pemungutan suara meskipun terkendala hujan. "Pelaksanaan pencoblosan sempat sedikit terlambat karena hujan yang terus-menerus turun, menyebabkan lokasi TPS tergenang air. Namun, setelah berkoordinasi dengan pihak Panitia Pelaksana Kecamatan (PPK), kami memutuskan untuk melanjutkan pencoblosan karena kondisi banjir masih dapat ditoleransi."
Konsentrasi Warga Terpecah
Sementara itu, Irawanto, SH, Ketua Panwascam Medan Kota, menilai penurunan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kurangnya sosialisasi mengenai pilkada susulan.
Selain itu, banjir yang terjadi juga menyebabkan warga terfokus pada upaya membersihkan rumah maupun lingkungan sekelilingnya, sehingga perhatian mereka terbagi dan mengurangi minat mereka untuk menghadiri pilkada susulan di TPS yang telah ditentukan.
"Pindahnya lokasi TPS tanpa pemberitahuan yang memadai, ditambah kurangnya sosialisasi akibat terbatasnya waktu pelaksanaan, membuat banyak warga tidak mengetahui perubahan lokasi TPS susulan", jelas Irawanto.
Kendati demikian, dengan kondisi alam yang memprihatinkan semua pihak tapi terlihat jelas masyarakat yang datang telah membuat keputusan politik akan tetap memilih untuk menentukan siapa kepala daerahnya kelak.
Kita selayaknya memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak baik petugas maupun masyarakat yang telah berpartisipasi mensukseskan Pilkada ini sehingga demokrasi telah berjalan dengan baik, rakyat telah memilih, rakyat pun telah menentukan. (Laura Silalahi)
sumut24.co MEDAN Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) P
kota
MEDAN Sumut24.co Media Sumut24 Group membuka peluang kerja sama strategis dengan perusahaan agribisnis terkemuka, Asian Agri Group, melalu
News
sumut24.co TANJUNG BALAI, Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mengguncang Sumatera Utara semakin mencuat. Hingga saat
News
sumut24.co TANJUNG BALAI, Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mengguncang Sumatera Utara semakin mencuat. Hingga saat
News
sumut24.co BATUBARA. PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) membuka Program Magang Inalum 2026 bagi mahasiswa yang ingin memperoleh pengala
News
Ketika China, Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, dan Mesir Satu Suara untuk 100 CTFP di Jalur Sutra Dunia
News
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Modesta Marpaung SKM S Keb tampung berbagai aspirasi dari konstituen saat reses. Warga banyak mengadu soal B
kota
Kasus Jari Putus Digigit, Kuasa Hukum Konita Pertanyakan Penetapan Tersangka oleh Polsek Sidikalang
kota
Ketika Ekonomi Kreatif Bertemu Ekonomi Syariah
Profil
sumut24.co MEDAN, Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Reses VI Masa Sidang III Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Medan Fraks
kota