Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
MEDAN|SUMUT24 Ketua Komisi A DPRD kota Medan, Roby Barus angkat bicara terkait aksi koboi oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah kota Medan di Satlantas Polresta Medan, kemarin.
Baca Juga:
- Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
- “Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
- Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
“Saya menilai wajar apa yang dilakukan oknum PNS itu. Dia membela diri ketika mendapatkan serangan, tidak bisa juga disalahkan. Nah sekarang persoalan koboi itu harus diproses oleh pihak kepolisian,”ungkap Roby, Kamis (7/9).
Ketua Komisi A DPRD Medan mengatakan, polisi harus mengecek ijin kepemilikan senjatanya. Jika tidak ada, proses hukum harus ditegakkan.
Aksi koboi oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah kota Medan T Sinaga yang mengumbar tembakan di kawasan sekitar Kantor Satlantas Polresta Medan dinilai sebagai upaya menunjukkan sikap arogansi.
Anggota Komisi A DPRD kota Medan, Zulkarnain Yusuf Nasution menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut. Seharusnya tindakan itu tidak terjadi, apalagi di lingkungan Satlantas Polresta Medan.
“Semestinya dia tinggal melaporkan saja kepada petugas kepolisian. Atau lari, setidaknya menghindari tindakan tidak yang tidak patut ditiru,”katanya di Kantor DPRD kota Medan, Kamis (7/9).
Tapi disayangkan, oknum PNS itu langsung mengeluarkan senjata dan menembakkan kepada empat orang calo yang menyerangnya. Mungkin lebih baik memeriksakan kesehatan oknum PNS Pemerintah kota Medan dengan aksinya.
Barangkali, ucap Zulkarnain oknum PNS mengalami gangguan kesehatan. Karena tindakan tak baik itu telah ditunjukkan, seakan sebagai sikap menantang di lingkungan Satlantas Polresta Medan.
“Perlulah diperiksa kejiwaannya. Untuk calonya, sudah ada warning dari petugas kepolisian agar tidak selalu merugikan masyarakat. Si oknum itu artinya tidak mau repot-repot dan memilih jalan pintas. Atau si calo telah menjanjikan sesuatu,”ucapnya.
Menurutnya, tidak semua urusan harus menjadi perhatian walikota. Tentang hal ini murni masalah pribadi pemegang senjata yang mesti bisa mengontrol diri.(R02)
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
&ldquoSepakbola Telah Dicuri dari Rakyat&rdquo, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U19 Boys&rsquo Championship 2026
kota
Medan sumut24.co Event Organizer (EO) kenamaan Dimensi Cakrawala Indonesia, kembali membuktikan kelasnya dalam mengawal eventevent premiu
Ekbis
sumut24.co ASAHAN , Dunia pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Asahan digegerkan dengan tindakan tak terpuji seorang oknum Aparatur Sipil
News
sumut24.co ASAHAN , Menjadikan momen suci Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian, Dewan Pimpinan Daer
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas In
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Kabupaten
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Galang Yang Menyimpan Sabu
kota
IPQOH Sumut Berduka Cita Hafizhah Terbaik, Dra. Hj. Nadhirah S.Q Wafat di Mekkah
kota