Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
MEDAN|SUMUT24 Lima Kepala Daerah disebut sebut akan mengikuti pertarungan untuk memperebutkan kursi Ketua DPD Golkar Sumut, dalam Musyawarah Daerah (Musda) digelar Senin (22/8) hingga Rabu (24/8) mendatang.
Baca Juga:
- Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
- “Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
- Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
Informasi yang berhasil dihimpun SUMUT24 menyebutkan, ke 5 Kepala Daerah itu adalah, Syahrul M Pasaribu yang saat ini menjabat sebagai Bupati Tapanuli Selatan, Bupati Labura Kharuddinsyah Sitorus, Bupati langkat Ngogesa Sitepu, Bupati Batubara Ok Arya, dan Wali Kota Sibolga Syafri Hutauruk.
Selain ke 5 Kepala Daerah tersebut, beberapa nama yang lain juga disebut-sebut muncul meramaikan bursa pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Sumut, yaitu Kodrat Shah, Yasir Ridho Lubis, Sodrul Fuad, H Muchrid Nasution, dan Wagirin Armand.
Menurut Pengamat Politik Faisal Riza, munculnya beberapa nama Kepala Daerah untuk memperebutkan kursi Ketua DPD Partai Golkar Sumut, ditambah dengan beberapa nama lainya itu, akan membuat Musda partai Golkar ini menjadi semakin menarik.
Menurut Faisal Riza, jika melihat dari oligarki, sosok yang mendapat dukungan pimpinan pusat yang akan menang. Akan tetapi, jika pendekatan demokratis, yang menang adalah sosok yang mendapat dukungan dari pemegang suara di daerah, yakni DPD II Partai Golkar.
“Munculnya nama Kepala Daerah sebagai kandidat Ketua Golkar Sumut, menunjukkan proses kaderisasi dan distribusi kepemimpinan Partai Golkar telah membaik. Keberhasilan di daerah, menjadi kredit poin untuk Kepala Daerah yang maju sebagai calon Ketua Partai Golkar Sumut,” ujarnya.
Jika Musda mengakomodir suara dari daerah, maka Musda itu akan mempertimbangkan sirkulasi kepemimpinan dari daerah. Kendati demikian, patut digaris bawahi, apakah kandidat dari daerah ini bisa mengadaptasi keadaan politik di tingkat wilayah atau tidak. Sebab ini berkaitan dengan konsolidasi Partai Golkar pasca konflik.
“Rekonsolidasi jadi poin penting untuk kondisi Partai Golkar saat ini. Kalau gagal rekonsolidasi, maka Pemilu 2019 Golkar akan rentan. Saya pikir tinggal dilihat saja, sosok mana yang paling mampu melakukan rekonsolidasi itu,” terangnya. (W01)
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
&ldquoSepakbola Telah Dicuri dari Rakyat&rdquo, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U19 Boys&rsquo Championship 2026
kota
Medan sumut24.co Event Organizer (EO) kenamaan Dimensi Cakrawala Indonesia, kembali membuktikan kelasnya dalam mengawal eventevent premiu
Ekbis
sumut24.co ASAHAN , Dunia pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Asahan digegerkan dengan tindakan tak terpuji seorang oknum Aparatur Sipil
News
sumut24.co ASAHAN , Menjadikan momen suci Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian, Dewan Pimpinan Daer
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas In
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Kabupaten
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Galang Yang Menyimpan Sabu
kota
IPQOH Sumut Berduka Cita Hafizhah Terbaik, Dra. Hj. Nadhirah S.Q Wafat di Mekkah
kota