Jumat, 16 Oktober 2026

5 Kepala Daerah Bertarung, Hari Ini, Musda Golkar Sumut Dibuka

Administrator - Senin, 22 Agustus 2016 03:35 WIB
5 Kepala Daerah Bertarung, Hari Ini, Musda Golkar Sumut Dibuka

MEDAN|SUMUT24 Lima Kepala Daerah disebut sebut akan mengikuti pertarungan untuk memperebutkan kursi Ketua DPD Golkar Sumut, dalam Musyawarah Daerah (Musda) digelar Senin (22/8) hingga Rabu (24/8) mendatang.

Baca Juga:

Informasi yang berhasil dihimpun SUMUT24 menyebutkan, ke 5 Kepala Daerah itu adalah, Syahrul M Pasaribu yang saat ini menjabat sebagai Bupati Tapanuli Selatan, Bupati Labura Kharuddinsyah Sitorus, Bupati langkat Ngogesa Sitepu, Bupati Batubara Ok Arya, dan Wali Kota Sibolga Syafri Hutauruk.

Selain ke 5 Kepala Daerah tersebut, beberapa nama yang lain juga disebut-sebut muncul meramaikan bursa pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Sumut, yaitu Kodrat Shah, Yasir Ridho Lubis, Sodrul Fuad, H Muchrid Nasution, dan Wagirin Armand.

Menurut Pengamat Politik Faisal Riza, munculnya beberapa nama Kepala Daerah untuk memperebutkan kursi Ketua DPD Partai Golkar Sumut, ditambah dengan beberapa nama lainya itu, akan membuat Musda partai Golkar ini menjadi semakin menarik.

Menurut Faisal Riza, jika melihat dari oligarki, sosok yang mendapat dukungan pimpinan pusat yang akan menang. Akan tetapi, jika pendekatan demokratis, yang menang adalah sosok yang mendapat dukungan dari pemegang suara di daerah, yakni DPD II Partai Golkar.

“Munculnya nama Kepala Daerah sebagai kandidat Ketua Golkar Sumut, menunjukkan proses kaderisasi dan distribusi kepemimpinan Partai Golkar telah membaik. Keberhasilan di daerah, menjadi kredit poin untuk Kepala Daerah yang maju sebagai calon Ketua Partai Golkar Sumut,” ujarnya.

Jika Musda mengakomodir suara dari daerah, maka Musda itu akan mempertimbangkan sirkulasi kepemimpinan dari daerah. Kendati demikian, patut digaris bawahi, apakah kandidat dari daerah ini bisa mengadaptasi keadaan politik di tingkat wilayah atau tidak. Sebab ini berkaitan dengan konsolidasi Partai Golkar pasca konflik.

“Rekonsolidasi jadi poin penting untuk kondisi Partai Golkar saat ini. Kalau gagal rekonsolidasi, maka Pemilu 2019 Golkar akan rentan. Saya pikir tinggal dilihat saja, sosok mana yang paling mampu melakukan rekonsolidasi itu,” terangnya. (W01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dampak Kabut Asap, Pemko Medan Terapkan PJJ Hingga 21 Oktober
Stadion Sangnaualuh Telan Rp29,4 Miliar, DPRD Pertanyakan Efektivitas Anggaran
BAKOPAM Sumut Gelar Jumat Berkah, Salurkan Sembako untuk Warga Medan Area
Coe Sumut24 Group Anto Genk Ucapkan Selamat atas Pelantikan Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wamenhan RI
CEO Media Sumut24 Group Rianto, SH, MH, Sampaikan Selamat atas Pelantikan Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB RI
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
komentar
beritaTerbaru