Petinju PON Sumut Tambah Porsi Latihan

MEDAN | SUMUT24

Petinju Sumatera Utara memanfaatkan betul waktu tersisa menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat, September mendatang. Hal itu ditandai dengan sejumlah persiapan lewat latihan rutin serta sparing di Medan, Rabu (27/4)

Sekum Pertina Sumut, Drs Eddy H Sibarani mengutarakan pihaknya memang sengaja mengagendakan sejumlah program latihan dan sparif agar menjaga peluang dalam PON tahun ini. Bukan itu saja, pihaknya pun berencana membuat program latian di gunung serta pantai agar kondisi atlet betul-betuk bugar nantinya.

“Ya program ini kan dibuat demi menjaga peluang atlet saat berlaga di PON nanti. Saya harap setiap atlet mampu mengikuti program yang sudah disusun pelatih. Saya yakin jika terlaksana dengan baik, peluang tentunya terbuka lebar,” ucap Eddy.

“Program latihan tambahan nanti kita buat di gunung agar menambah stamina serta di pantai untuk kekuatan otot kakinya,” tambahnya.

Lanjut Eddy, petinju Sumut juga direncanakan sudah masuk TC pada Mei. Artinya dua bulan lebih cepat dari agenda KONI Sumut kepada atlet PON. Belum lagi rencana menggelar try out usai lebaran nanti guna mengukur peta kekuatan atlet.

“Ya kita harus inisiatif makanya TC lebih cepat agar lebih terprogram nantinya,” kata Eddy yang juga Ketum KONI Medan itu.

Dia pun berharap pada PON kali ini petinju Sumut kembali mampu menorehkan prestasi mengingat persiapan sudah matang dilakukan daei pada penyelenggaraan PON lalu. “Persiapan untuk PON tahun ini lebih dini, saya kira dua emas itu wajar. Dan saya yakin anak-anak bisa meraihnya,” tambahnya sembari meminta atlet senior sepertk Elisawati, Nurmala Deli serta lainnya untuk membimbing juniornya.

Sementara, Manajer Tinju PON Sumut, Romein Manalu mengakui kunci keberhasil atlet tidak terlepas dari disiplin tinggi. Untuk itu, dia mengimbau agar setiap atlet menjaga kondisi dengan baik agar latihannya lebih maksimal lagi.

“Kalau sudah disiplin pastinya tidak akan jauh dari kemenangan. Nantinya juga akan ada pelatihan psikologi agar setiap atlet punya jiwa penantang dan jiwa kesatria,” tegasnya.

Lewat dukungan pengurus serta pelatih, petinju Sumut memang terlihat semangat berlatih. Namun dari 11 petinju, dua di antaranya masih absen dalam sparing kemarin. Adapun sparing tersebut turut dihadiri tim pemantau yang merupakan mantan petinju nasional, Lamhot Simamora.

Selain itu, ada tim pelatih Irianto, Amir Siregar, Edisman, Robert Aceh, Binsar Simamora, Peltu POM Beni Agus Patria (Sasana Elang Laut) serta pengurus Pertina Medan, yakni Ketum Budiman, Ketua harian Poltak Simanjuntak serta Sekretaris Binner Dabukke.

Pada PON 2016, Tinju Sumut berkekuatan 11 atlet masing-masing 6 putra dan 5 putri. Kelima petinju putri tersebut adalah Elviarni Sijabat (48 kg), Nurmala Deli (51 kg), Ayu Anggraini (54 kg), Noviza Maulina (57 kg), dan Elisawati (64 kg). Sementara, petinju putra, Indri German Hutagaol (46 kg), Maniur Sidabutar (53kg), Rahmad Febriansyah (56 kg), Rico Lubis (60kg), Saroha Lumbantobing (64 kg), dan Hasmar Lubis (91 kg). (malaon)