Pemkab Asahan Bersama Tim TPID Asahan Sidak di Pasar Tradisional

455

KISARAN | SUMUT24
Menjelang hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Asahan yang diketuai Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekdakab Asahan, H Rustam SE MM melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pasar tradisional di Kota Kisaran, Selasa (28/6).

Sidak yang dilakukan Pemkab Asahan bersama Tim TPIA Kab Asahan adalah untuk memantau perkembangan harga sembako menjelang Idul Fitri 1437H yang seminggu lagi hari kemenangan bagi ummat beragama Islam merayakannya. Pasalnya, dalam waktu mendekati lebaran, harga sembako kebanyakan bergerak naik sehingga tim perlu mengetahui kenaikan harga sembako tersebut.

“Kita berkomunikasi langsung dengan pedagang sembako terkait harga. Hal ini dilakukan agar kita mengetahui serta dapat mengupayakan dan menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat,” kata Rustam disela-sela pemantauan harga sembako di Pasar Bakti Kisaran .

Kabag Ekonomi Setdakab Asahan juga menjelaskan harga sembako yang mulai bergerak naik adalah bahan pokok gula. Harga gula dalam sepekan mulai bergerak naik dari Rp 15 ribu perkilogram kini menjadi Rp 16.500 hingga Rp 17. 000 per-kilogram.

“Kemungkinan harga gula akan terus naik. Sebab gula merupakan kebutuhan penting ditengah masyarakat,” ungkap Rustam.
Rustam menyebutkan harga daging sapi murni berkisar Rp 110 ribu per-kilogram, ayam kampung Rp 50 ribu, ayam daging broiler Rp 23 ribu, cabe merah Rp 30 ribu perkilogram.

“Artinya harga bahan sembako lainya masih rata-rata normal. Meski begitu, kita akan terus memantau pergerakan harga sembako menjelang lebaran,” sebut Rustam lagi.
Tim TPID yang turun terdiri dari Pemerintah Kabupaten Asahan dan dinas pihak Bulog Asahan. (teci)

Loading...