Panitia Pilkades Desa Hulu Diduga Berpihak kepada Calon Incumbent

Jpeg

LANGKAT | SUMUT24

Kecewa, merasa tidak adil dan tidak puas. Itulah sepenggal perasaan hati beberapa warga masyarakat Desa Hulu Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang.
Kekecewaan itu akibat ulah oknum panitia pemilihan kepala desa yang diduga kuat berpihak kepada salah satu calon yaitu Calon Kades incumbent

Warda kepada wartawan di Stabat, Rabu kemarin menyatakan, demi mensukseskan pesta demokrasi Pilkades di desanya, ia terpaksa meninggalkan pekerjaan di Langkat dan kembali ke Desa Hulu Kecamatan Pancur Batu, tempat tinggalnya beserta istri untuk memberi hak pilih.

Herannya, kata Warda yang saat ini bekerja di Kecamatan Stabat, Langkat, oleh panitia Pilkades ia tidak diperkenankan memberikan hak suara dengan alasan tidak bermukim di desa tersebut. “Padahal saat itu saya telah menunjukan KTP dan KK saya,” ucapnya.

Bahkan ungkap Warda, bukan pada dirinya saja, panitia tidak memberi hak suara. Ada sekitar ratusan masyarakat Desa Hulu khususnya yang bermukim di Dusun II tidak diberikan hak untuk memilih, walau mereka semua telah menunjukan KTP dan KK.

Panitia tetap bersikeras tidak melayani warga tersebut hingga waktu pemilihan ditutup pada sore hari pukul 17.00 WIB.

Sementara itu, Makmur Ginting, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Hulu Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (20/4) via telepon selularnya seputar dugaan keberpihakan oknum panitia dengan calon Incumbent, menjwab kalau itu tidak benar. “ Nggak ada itu Pak,“ ucapnya dari seberang telepon . ( wit)