Pemerintah Paraf DIM RUU Adminduk, Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan NIK sebagai Identitas Tunggal
Jakarta Pemerintah memaraf Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Administrasi Kependudukan (Adminduk)
Politik
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Beberapa senior Perguruan Karate Kala Hitam meminta agar Roni Simon mundur dari jabatannya sebagai Pimpinan Yayasan Perguruan Karate Kala Hitam. Mereka menilai, yayasan tersebut sejak ditangani Roni Simon dianggap menyalahi aturan undang-undang. Selain itu, Roni Simon juga telah mengkomersilkan yayasan dengan mematok biaya Rp 1.000.000 dalam penyematan sabuk ke setiap muridnya.
“Jadi Yayasan Perguruan Karate Kala Hitam sebenarnya didirikan oleh Almarhum Kanco Winta Karna. Sejak beliau meninggal, yayasan ini dibubarkan di Tahun 1972 dan yayasan ini tidak lagi terdaftar secara hukum. Kami dapat informasi jika Roni Simon akan membuat akta notaris yayasan. Makanya kami tidak terima hal itu jika benar terjadi. Karena pemilik yayasan itu adalah Kanco Winta Karna,” ujar John Milton Aritonang salah satu senior Perguruan Karate Kala Hitam sejak Tahun 1970 itu.
John mengaku datang dari Surabaya ke Medan hanya untuk meluruskan masalah ini. Menurut John, kalau Roni Simon ingin membuka yayasan silahkan, asal jangan pakai nama Yayasan Perguruan Karate Kala Hitam. John menilai seharusnya nama anak dari Alm Kanco Winta Karna harus di ikut sertakan masuk dalam yayasan, namun faktanya hal itu tidak ada. Karena yang berhak menentukan yayasan tersebut adalah keluarga dari Alm Kanco Winta Karna.
Tak hanya itu, John juga menegaskan jika ijazah yang keluar dari yayasan itu juga tidak sah. Karena yang berhak menandatangani ijazah karate itu adalah Dewan Guru.
“Kita sangat kecewa dengan perlakuan Roni Simon. Selama ini dia sesuka hatinya memecat orang dan menjual sabuk seharga Rp 1.000.000, seharusnya hasil pendapatan dari yayasan 10% itu diberikan ke anak-anak dari Alm Kanco Winta Karna, tapi nyatanya Roni Simon tidak memberikannya. Uda gitu Roni Simon masih di tingkat sabuk kuning DAN III, sesuai undang-undang yang berhak meneken ijazah itu Dewan Guru,” tambah John didampingi senior lainnya seperti Ruslan, Sukamto, Rudi, Riza, dan lainnya.
Terkait hal ini, beberapa pengurus provinsi Perguruan Karate Kala Hitam bentukan Alm Kanco Winta Karna akan menggelar Munas dalam waktu dekat.
“Beberapa pengurus provinsi dari Sumut, Pekanbaru, Batam, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Aceh sepakat untuk menggelar Munas dalam waktu dekat ini. Kami minta Roni Simon untuk tidak ikut campur dalam yayasan perguruan ini. Bila terjadi kami akan melaporkan Roni Simon secara hukum,” tegas John sembari menambahkan atletnya yang juga ikut dalam turnamen kejuaraan juga bisa dilaporkan karena dianggap tidak sah. (W07)
Jakarta Pemerintah memaraf Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Administrasi Kependudukan (Adminduk)
Politik
MEDAN PT Belawan New Container Terminal (BNCT) memperluas jejaring industri logistik regional melalui partisipasinya dalam 134th FMFF C
Ekbis
Sekda bersama BPJS Kesehatan Rakor Pemenuhan Treshold UHC 2027
News
Kalteng Polri resmi mengerahkan 200 personel Brigade Mobil (Brimob) ke Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk m
News
Tanah Karo sumut24.co Setelah sempat berhenti dari peredaran beberapa waktu lalu, kini praktik perjudian jenis tembak ikan kembali muncul
Hukum
Kompak Edarkan Pod Getar Hingga Ekstasi Dua Sahabat Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
News
MEDAN, Turnamen padel bertajuk The Khourt Competition sukses digelar dengan menghadirkan pertandingan kompetitif di lima kategori. Ajang in
kota
Lebih dari Sekadar Modal, KUPEDES BRI Bantu Pelaku UMKM Besarkan Usaha hingga Buka Lapangan Kerja
News
Irwansyah Damanik Satu Musuh Terlalu Banyak, Seribu Kawan Terasa Sedikit
News
Medan sumut24.co Meskipun diguyur hujan ditengah padatnya lalu lintas, tak mengurungkan niat Kapolsek Sunggal beserta anggota untuk turun
kota