Minggu, 01 November 2026

Atika Azmi dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis Dukung RSU Armina Kembali Beroperasi, Pelayanan Humanis Jadi Harga Mati

Administrator - Minggu, 01 November 2026 00:46 WIB
Atika Azmi dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis Dukung RSU Armina Kembali Beroperasi, Pelayanan Humanis Jadi Harga Mati
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Kembali beroperasinya Rumah Sakit Umum (RSU) Armina Madina di Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan, mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan DPRD Madina.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, bersama Ketua DPRD Madina, H. Erwin Efendi Lubis, saat menghadiri acara tasyakuran dan Grand Opening RSU Armina Madina, Sabtu (31/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Atika menegaskan bahwa kembali hadirnya fasilitas kesehatan di Kabupaten Madina harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia secara khusus mengingatkan seluruh tenaga kesehatan agar mengedepankan pelayanan yang cepat, profesional, tanggap, dan humanis.

Menurut Atika, keberhasilan sebuah rumah sakit tidak cukup hanya diukur dari kelengkapan fasilitas maupun kemampuan tenaga medis dalam menangani berbagai penyakit. Sikap ramah, kepedulian, serta kemampuan memahami kondisi pasien juga menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan kesehatan.

Ia meminta seluruh tenaga kesehatan RSU Armina Madina menjadikan pasien dan keluarganya seperti keluarga sendiri. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan masyarakat merasa nyaman, dihargai, dan mendapatkan perhatian selama menjalani proses pengobatan.

"Ketika menghadapi pasien dan keluarganya, tenaga kesehatan harus tanggap serta memberikan pelayanan dengan baik. Pasien datang dalam keadaan sakit dan berharap pulang dalam kondisi sembuh. Karena itu, perlakukanlah pasien seperti keluarga sendiri, begitu juga sebaliknya," pesan Atika.

Atika menyebutkan, kehadirannya dalam peresmian tersebut merupakan bentuk dukungan Pemkab Madina terhadap kembali beroperasinya RSU Armina. Menurutnya, bertambahnya fasilitas rumah sakit akan memberikan pilihan pelayanan medis yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia berharap RSU Armina mampu mengambil peran strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan, sekaligus membantu masyarakat memperoleh penanganan medis tanpa harus selalu bepergian ke luar daerah.

"Pemerintah daerah mengucapkan selamat dan sukses atas kembali beroperasinya RSU Armina Madina. Kami tentu sangat mendukung bertambahnya fasilitas rumah sakit di Kabupaten Mandailing Natal karena keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat," ujarnya.

Selain mendukung operasional rumah sakit, Atika juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan.

Ia menyampaikan bahwa Pemkab Madina membuka kesempatan untuk memberikan rekomendasi kepada tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit swasta dan ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga medis harus menjadi perhatian bersama agar kualitas pelayanan kesehatan terus berkembang mengikuti kebutuhan dan kemajuan dunia medis.

Atika menilai, pembangunan fasilitas kesehatan harus berjalan seiring dengan peningkatan kemampuan tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya. Sebab, SDM yang kompeten merupakan salah satu faktor utama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Atika turut memaparkan komitmen Pemkab Madina dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp72 miliar untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Alokasi anggaran itu menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan melalui skema jaminan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan dukungan program UHC, pemerintah berharap masyarakat semakin mudah mengakses fasilitas kesehatan ketika membutuhkan pengobatan, tanpa harus terbebani persoalan biaya yang dapat menghambat penanganan medis.

Sementara itu, Ketua DPRD Mandailing Natal, H. Erwin Efendi Lubis, menyambut baik kembali dibukanya RSU Armina Madina. Ia bahkan mengingatkan bahwa rumah sakit tersebut pernah memiliki reputasi positif di tengah masyarakat pada masa sebelumnya.

Erwin mengungkapkan, sekitar periode 2004 hingga 2007, RSU Armina dikenal sebagai salah satu fasilitas kesehatan dengan kondisi lingkungan yang bersih dan kualitas pelayanan yang baik.

"Saya ucapkan selamat, karena telah dibuka kembali. Karena di tahun 2004-2007, termasuk ini menjadi rumah sakit yang bersih dan pelayanannya bagus," ungkap Erwin.

Ia juga mengenang perjalanan fasilitas kesehatan tersebut yang sebelumnya berawal dari sebuah klinik sebelum berkembang menjadi rumah sakit dan mendapatkan kepercayaan masyarakat.

"Dulu ini adalah klinik dan menjadi rumah sakit yang bagus di mata masyarakat," katanya.

Erwin turut menyampaikan bahwa RSU Armina telah masuk dalam layanan bagi peserta BPJS Kesehatan. Hal ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan medis melalui program jaminan kesehatan nasional.

"Rumah sakit ini sudah dimasukkan untuk peserta BPJS. Dengan hadirnya Armina ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Madina," tegasnya.

Menurut Erwin, keberadaan kembali RSU Armina merupakan perkembangan positif bagi sektor kesehatan di Mandailing Natal. Dengan semakin banyaknya fasilitas pelayanan medis, masyarakat diharapkan memiliki alternatif yang lebih dekat dan mudah dijangkau ketika membutuhkan penanganan kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan RSU Armina Madina Panyabungan, dr. Safruddin Nasution, menyampaikan rasa syukur atas kembali beroperasinya rumah sakit tersebut.

Ia mengapresiasi perhatian, dukungan, serta masukan dari pemerintah daerah dan berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mendorong kembalinya RSU Armina memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Safruddin menegaskan bahwa membangun dan mengoperasikan rumah sakit bukan sekadar menyediakan gedung maupun fasilitas medis. Hal yang jauh lebih penting adalah menjaga komitmen untuk menghadirkan pelayanan berkualitas secara konsisten dan berkelanjutan.

"Mendirikan rumah sakit bukan sekadar membangun gedung. Hal yang paling penting adalah bagaimana rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara berkelanjutan," ungkap Safruddin.

Ia berharap RSU Armina dapat menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Mandailing Natal dalam memperoleh pelayanan medis sesuai kompetensi dan fasilitas yang tersedia.

Dengan demikian, masyarakat tidak harus selalu pergi ke Kota Medan untuk mendapatkan penanganan kesehatan yang dibutuhkan.

Dalam operasionalnya, RSU Armina Madina mengusung slogan pelayanan MANTAP, yakni Menyapa, Aksi, Nyaman, Terkendali, Amanah, dan Profesional.

Slogan tersebut menjadi pedoman dalam membangun budaya pelayanan yang mengutamakan keramahan, ketepatan tindakan medis, kenyamanan pasien, keamanan, serta kepercayaan masyarakat.

Kembali beroperasinya RSU Armina Madina diharapkan menjadi momentum kebangkitan pelayanan kesehatan di Kabupaten Mandailing Natal. Dukungan pemerintah daerah, DPRD, yayasan, serta peningkatan kualitas tenaga kesehatan menjadi modal penting agar rumah sakit tersebut mampu memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan medis masyarakat.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
RSU
beritaTerkait
Serah Terima RSUD Thomsen Nias, Bobby Nasution Tekankan Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat
Sidak Disdukcapil Tanjungbalai, Mahyaruddin Minta Warga Tak Dipersulit Urus Dokumen
Dugaan Pungli di RSUD HAMS Kisaran , 66 Peserta Magang Ditarik Rp100 Ribu per ID Card
RSUD Amri Tambunan Mulai Layani Kateterisasi Jantung, Kasus Serangan Jantung Darurat Ditangani
RSUD Hamparan Perak Dibangun, Akses Kesehatan Warga Makin Dekat
Setahun Pindah Gedung, RSUD Panyabungan Genjot Layanan CT Scan, Kanker hingga Jantung, Wabup Atika: Rumah Sakit Harus Makin Maju
komentar
beritaTerbaru