Kamis, 29 Oktober 2026

GEMPPAR Geruduk Kantor Bupati Asahan, Minta Kadis dan Kabid PMD Dicopot — Bupati Berjanji : Jika Terbukti Langgar, Langsung Copot

Administrator - Kamis, 29 Oktober 2026 19:54 WIB
GEMPPAR Geruduk Kantor Bupati Asahan, Minta Kadis dan Kabid PMD Dicopot — Bupati Berjanji : Jika Terbukti Langgar, Langsung Copot
Sumut24.co
sumut24.co -ASAHAN, Puluhan aktivis dari Gerakan Mahasiswa Pemuda dan Peduli Reformasi (GEMPPAR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Asahan, Kamis (29/10/2026) sekira pukul 11.10 Wib. Massa mendesak Bupati Asahan segera mencopot Kepala Dinas PMD Darwin Lubis beserta Kepala Bidang terkait yang diduga terlibat penyimpangan penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD).

Baca Juga:

Massa awalnya sempat dihadang petugas Sat Pol PP karena Bupati sedang menerima tamu dari Kementerian Jakarta, yang memicu ketegangan sempat terjadi saling dorong antara massa dan petugas. Polisi kemudian turun meredakan situasi dan memastikan Bupati akan menemui perwakilan massa.

Dalam orasinya, Ketua GEMPPAR Asahan, Raihan R Panjaitan, menuduh adanya dugaan korupsi dan kolusi terkait pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) di luar daerah yang membebani anggaran desa. "Kami menduga istri Bupati, Yusnila Indriati Taufik, terlibat dalam pengarahan bimtek yang dijalankan Dinas PMD ke 177 desa se-Kabupaten Asahan," tegas Raihan.


Korlap aksi, Arman Siregar, menambahkan, bimtek pencegahan narkotika di desa dinilai tidak memiliki urgensi dan seharusnya menjadi tugas BNNK Asahan, bukan menggunakan anggaran dana desa.

Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, memberikan jawaban tegas di hadapan massa. Ia menyatakan tidak mengetahui adanya bimtek tersebut dan menyatakan Ketua TP PKK yang merupakan istrinya juga tidak mengetahuinya.


"Saya akan perintahkan Inspektorat untuk segera memeriksa Kadis dan Kabid PMD. Jika terbukti ada pelanggaran, akan saya copot saat itu juga," ujar Bupati. Ia juga menjelaskan tidak ada surat tembusan mengenai bimtek tersebut sampai ke mejanya, termasuk sosialisasi narkoba dan keterampilan memasak yang dilaksanakan di Medan.


Bupati berjanji memberikan kepastian jawaban atas persoalan ini dalam tujuh hari kerja. Puas dengan tanggapan tersebut, massa kemudian bergerak menuju Kantor Inspektorat Asahan untuk menyampaikan laporan secara langsung. (tec)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Tekankan Sinergi Antar Daerah dalam Penyusunan Revisi UU Pemerintahan Daerah
Bupati Asahan Lepas Atlet Renang Giony Ruben Dwinov Siahaan Berlaga di Indonesia Open 2026
Wakil Bupati Asahan Buka Program Kemitraan, Produk UMKM Lokal Siap Masuk Rak Indomaret
Peringati Sumpah Pemuda ke 98, Pemkab Asahan Tegaskan, Kemajuan Bangsa Ditopang SDM Berkarakter
Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan
Bunda PAUD Kabupaten Asahan Resmi Buka Peragaan Manasik Haji Cilik, Diikuti 1.243 Anak dari 62 Lembaga PAUD
komentar
beritaTerbaru