Wali Kota Letnan Dalimunthe Minta Jajaran Hadir di Tengah Warga, Pemko Padangsidimpuan Bagikan Masker
Wali Kota Letnan Dalimunthe Minta Jajaran Hadir di Tengah Warga, Pemko Padangsidimpuan Bagikan Masker
News
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Wakil Bupati Padang Lawas (Palas), H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I., resmi membuka kegiatan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FORKOM IJK) Sumatera Utara Goes To Kabupaten Padang Lawas, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Padang Lawas ini menjadi upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai layanan keuangan sekaligus mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Padang Lawas yang juga menjalankan usaha UMKM. Hadir dalam acara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Dr. H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP., staf ahli bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta pimpinan perbankan se-Kabupaten Padang Lawas.
Dalam sambutannya, Achmad Fauzan menyampaikan apresiasi kepada FORKOM IJK Sumatera Utara yang telah memilih Padang Lawas sebagai lokasi pelaksanaan program edukasi keuangan tersebut.
Menurutnya, peningkatan literasi dan inklusi keuangan menjadi hal penting bagi masyarakat, terutama mahasiswa yang mulai merintis usaha. Pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, akses pembiayaan, serta penggunaan produk jasa keuangan yang aman dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan bisnis secara lebih terarah.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Sumatera Utara yang telah hadir di Padang Lawas. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat, khususnya mahasiswa sebagai generasi penerus dan pelaku UMKM," ujar Achmad Fauzan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengetahuan praktis kepada mahasiswa dan pelaku usaha mengenai cara mengakses sumber permodalan, mengatur keuangan usaha, serta memilih produk jasa keuangan yang legal dan sesuai kebutuhan.
Wabup juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri perbankan, dan pemerintah daerah untuk memperkuat perekonomian masyarakat.
"Kami berharap sinergi antara OJK, perbankan, dan pemerintah daerah ini terus terjalin, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan mewujudkan masyarakat Padang Lawas yang mandiri dan sejahtera, menuju Padang Lawas MAJU," tegasnya.
OJK Dorong UMKM Mahasiswa Lebih Berkembang
Sementara itu, Kepala Divisi Pengawasan PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara, Yovvi Sukandar, menjelaskan bahwa program FORKOM IJK Goes To Kabupaten dirancang untuk mendekatkan industri jasa keuangan kepada masyarakat di berbagai daerah.
Program tersebut juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin memahami manfaat layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap investasi ilegal dan pinjaman online ilegal.
Yovvi menegaskan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan mahasiswa dan pelaku UMKM, merupakan salah satu tujuan utama kegiatan tersebut.
Ia menilai mahasiswa IAI Padang Lawas memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha. Karena itu, OJK bersama para pemangku kepentingan di sektor jasa keuangan membuka peluang sinergi untuk mendukung pembinaan dan pengembangan UMKM di daerah tersebut.
"Kami melihat potensi UMKM di Kabupaten Padang Lawas, terutama dari kalangan mahasiswa IAI Padang Lawas ini sangat besar. Kami siap bersinergi, kami siap membina dan memberikan akses permodalan agar UMKM di Padang Lawas naik kelas," ungkap Yovvi.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa yang telah merintis usaha agar lebih siap mengelola bisnis, memperluas pasar, dan memanfaatkan layanan keuangan formal secara bertanggung jawab.
IAI Padang Lawas Harapkan Pendampingan Berkelanjutan
Rektor Institut Agama Islam Padang Lawas, Dr. H. Ismail Nasution, Lc., M.Th., menyampaikan apresiasi kepada FORKOM IJK Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti edukasi keuangan.
Menurut Ismail, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya perguruan tinggi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi serta memiliki jiwa kewirausahaan.
Ia menyebutkan, sejumlah mahasiswa IAI Padang Lawas telah merintis usaha di berbagai bidang, mulai dari kuliner, fesyen, hingga pemasaran digital. Namun, pengembangan usaha tersebut masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal pemahaman keuangan dan akses terhadap permodalan.
"Kami dari IAI Padang Lawas sangat bersyukur dan berterima kasih. Kegiatan ini sangat relevan dengan visi kami mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan berjiwa entrepreneur," kata Ismail.
Ia berharap mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan bisnis, akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta cara membedakan penawaran investasi yang legal dari aktivitas keuangan ilegal.
"Kami berharap melalui FORKOM IJK ini, mahasiswa kami tercerahkan. Bagaimana mengelola keuangan usaha, bagaimana mendapatkan KUR, bagaimana membedakan investasi yang halal dan legal dengan yang ilegal. Ini bekal yang sangat penting agar mereka menjadi pengusaha muslim yang sukses, berintegritas dan membawa keberkahan," tuturnya.
Lebih lanjut, Ismail berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Ia mendorong adanya program pendampingan, pembinaan, dan penguatan kapasitas usaha mahasiswa secara berkelanjutan agar UMKM yang dirintis dapat tumbuh dan memiliki daya saing.
Edukasi Keuangan Dilanjutkan dengan Dialog Interaktif
Kegiatan FORKOM IJK Sumatera Utara Goes To Kabupaten Padang Lawas kemudian dilanjutkan dengan sesi edukasi, tanya jawab interaktif, serta sosialisasi berbagai produk jasa keuangan yang disampaikan oleh pihak perbankan kepada peserta.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami cara memanfaatkan layanan keuangan formal, mengelola risiko usaha, dan menghindari praktik keuangan ilegal.
Kolaborasi antara OJK, perbankan, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah juga diharapkan dapat membuka peluang pengembangan UMKM baru sekaligus memperkuat usaha mahasiswa yang telah berjalan.zal
Wali Kota Letnan Dalimunthe Minta Jajaran Hadir di Tengah Warga, Pemko Padangsidimpuan Bagikan Masker
News
Bukan Popularitas atau Kepentingan Kelompok, Kodir Pohan Minta Ketua PWI Sumut Dipilih Berdasarkan Rekam Jejak
News
Wabup Achmad Fauzan Buka FORKOM IJK Sumut, UMKM Mahasiswa Palas Didorong Naik Kelas
News
Dana PI Rp3,5 Triliun Disorot, GMPR Riau Desak Audit Menyeluruh PT Riau Petroleum
News
Denda Rp100 Miliar Mengintai! Polres Padang Lawas Peringatkan Pelaku Tambang Ilegal
News
Sabu Ditemukan di Saku Pria! Polres Tapsel Gerebek Pondok Kebun di Batang Toru
News
Kabut Asap Makin Pekat, Disdik Padangsidimpuan Liburkan Sekolah Tatap Muka Dua Hari
News
Bupati Solok Serahkan Dokumen R3P Bencana Banjir Bandang Arosuka kepada BNPB
News
Bupati Solok Lepas Pengiriman Perdana 150 Ton Benih Jagung Hibrida Kobana ke Sulawesi Selatan.
News
Korban Dugaan Pencurian Uang Justru Jadi Tersangka, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Reynold dan Mantan Kasatreskrim AKBP Roby Heri Saputra Dia
News