Rabu, 14 Oktober 2026

Operasi Sarang Narkoba di Silayang-layang, Tiga Pria Positif Sabu, Polres Padangsidimpuan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Bandar

Administrator - Rabu, 14 Oktober 2026 20:59 WIB
Operasi Sarang Narkoba di Silayang-layang, Tiga Pria Positif Sabu, Polres Padangsidimpuan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Bandar

Padangsidimpuan | Sumut24.co

Baca Juga:

Polres Padangsidimpuan bersama TNI, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapanuli Selatan, Subdenpom I/2-3, dan Satpol PP Kota Padangsidimpuan menggelar Operasi Sarang Narkoba (OSN) di kawasan Silayang-layang, Jalan Sudirman, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Rabu (14/10/2026).

Dalam operasi yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut, petugas mengamankan tiga pria berinisial ES (38), NH (23), dan DW (28). Ketiganya kemudian menjalani tes urine yang dilakukan oleh petugas BNNK Tapanuli Selatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiganya dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu.

Meski demikian, saat pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika. Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Padangsidimpuan.

Kegiatan dipimpin Kabagops Polres Padangsidimpuan, AKP Juliapan Panjaitan, S.H., dengan melibatkan personel Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Juli Purwono, S.H., M.H., serta unsur lintas instansi.

Penyisiran dilakukan secara menyeluruh di kawasan Silayang-layang yang menjadi sasaran operasi karena adanya informasi mengenai dugaan aktivitas transaksi narkotika.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan tiga pria untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tim juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, yakni lima alat isap sabu, tujuh plastik klip transparan, dan satu buah karet.

Petugas selanjutnya membakar sebuah gubuk yang berada di lokasi operasi. Tindakan tersebut dilakukan dalam rangka kegiatan penertiban di kawasan yang menjadi sasaran operasi.

Sekitar pukul 15.00 WIB, ketiga pria yang diamankan dibawa ke Markas Polres Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan dan tes urine oleh BNNK Tapanuli Selatan.

Setelah hasil tes urine menunjukkan positif sabu, ketiganya diserahkan kepada pihak BNNK Tapanuli Selatan untuk menjalani asesmen. Proses tersebut menjadi bagian dari penanganan lebih lanjut terhadap dugaan penyalahgunaan narkotika.

Hasil tes urine positif tidak dengan sendirinya membuktikan keterlibatan seseorang dalam jaringan peredaran narkotika. Penanganan setiap orang tetap harus dilakukan sesuai hasil asesmen dan ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajarannya berkomitmen memperkuat upaya pemberantasan narkoba dan tidak akan memberikan ruang bagi peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan langkah tegas dari aparat penegak hukum sekaligus dukungan aktif masyarakat. Informasi dari warga dinilai penting untuk membantu petugas mendeteksi dan menindaklanjuti dugaan aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

"Polres Padangsidimpuan tidak main-main dalam memberantas narkoba. Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran gelap narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda. Kami mengajak seluruh masyarakat agar berani melapor apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungannya," demikian imbauan Kapolres.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian melalui petugas terdekat maupun layanan Call Center Polri 110.

"Sekecil apa pun informasi dari masyarakat sangat berarti bagi upaya penyelamatan generasi muda dari bahaya narkoba. Pemberantasan narkotika tidak bisa hanya mengandalkan aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat," tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas turut mengimbau warga Silayang-layang agar segera melaporkan apabila mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Polres Padangsidimpuan berharap pelaksanaan Operasi Sarang Narkoba dapat menekan potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk narkoba.

Sinergi antara kepolisian, TNI, BNNK, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat pengawasan serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dari ancaman narkotika.

Melalui kegiatan Operasi Sarang Narkoba dan program Pencegahan serta Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Polres Padangsidimpuan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah pencegahan, penindakan, dan edukasi kepada masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan Padangsidimpuan Bersinar (Bersih dari Narkoba) serta melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Pimpin Penggerebekan Sarang Narkoba di Tanjung Morawa, 7 Orang Diamankan
Polsek Medan Sunggal Amankan 2 Maling Viral di Gereja Pardede
Sarang Narkoba Desa Serbajadi Digerebek, 6 Barak Dibumihanguskan
Joint Operation Bareskrim Polri dan Polrestabes Medan Bongkar Peredaran Vape Narkoba di THM Jalan Merak Jingga
Peredaran Narkoba di Jermal Kembali Bergerilya, Tim Gabungan Mengamankan Pengguna dan Barang Bukti
Peredaran Narkoba di Jermal Kembali Bergerilya, Tim Gabungan Mengamankan Pengguna dan Barang Bukti
komentar
beritaTerbaru