Sabtu, 10 Oktober 2026

Rang Solok Baralek Gadang 2026

Administrator - Sabtu, 10 Oktober 2026 20:31 WIB
Rang Solok Baralek Gadang 2026

Kota Solok I Sumut24.co

Baca Juga:

Sabtu (10/10/2026) Wali Kota Solok, Sumatera Barat, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, bersama Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, di Lapangan Merdeka Kota Solok menghadiri pembukaan Festival Rakyat Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026, yang mengangkat
tema "Sawah Dijago, Budaya Dipusako.

Rangkaian acara diawali dengan Pawai Budaya Rang Solok Baralek Gadang yang menampilkan kekayaan tradisi, kesenian, dan identitas masyarakat Kota Solok. Yang turut disaksikan Senator Republik Indonesia asal Sumatera Barat, Irman Gusman, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Yozarwadi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Wali kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, dalam sambutannya mengatakan Rang Solok Baralek Gadang bukan sekadar festival budaya, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat identitas masyarakat Kota Solok, melestarikan tradisi Minangkabau, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui tema 'Sawah Dijago, Budaya Dipusako".

Kegiatan Rang Solok Baralek Gadang ini
dimulai dari pawai budaya, permainan anak nagari, bakawua, prosesi ka sawah, silek tuo, seni pertunjukan, peragaan busana, hingga kegiatan membatik bagi generasi milenial, menjadi bagian dari upaya memperkenalkan tradisi Minangkabau kepada masyarakat luas.

Melalui penyelenggaraan Festival Rakyat Rang Solok Baralek Gadang ini,
Pemerintah Kota Solok diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, komunitas seni, pelaku UMKM, dan generasi muda agar kekayaan budaya daerah memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Festival Rang Solok Baralek Gadang 2026 pun menjadi ruang pertemuan antara tradisi dan perkembangan zaman, sekaligus memperkenalkan identitas Kota Solok kepada wisatawan melalui kekayaan budaya agraris yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakatnya

Irman Gusman, dalam sambutannya mendorong Pemerintah Kota Solok agar menjadikan Rang Solok Baralek Gadang sebagai agenda tahunan yang terus dikembangkan.

"Festival ini wajib dilaksanakan setiap tahun karena penuh makna. Perhelatan ini bukan hanya menghadirkan pertunjukan, tetapi juga menghidupkan kembali hubungan antara sawah, tradisi, masyarakat, dan generasi penerus," tutur Irman.

Di tegaskannya, tema yang diusung mengandung pesan penting tentang hubungan antara pelestarian lingkungan, keberlanjutan budaya, dan identitas masyarakat.

Dalam hal ini, kebersamaan menjadi salah satu kunci utama dalam pembangunan daerah. Karena itu, festival budaya tidak hanya dipandang sebagai kegiatan hiburan, tetapi juga sebagai ruang memperkuat persatuan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Irman juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan Rang Solok Baralek Gadang agar semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.

Dan mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival tersebut yang sejak 2022 masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan kembali terpilih hingga 2026.

Bahwa kekuatan budaya agraris Solok memiliki daya tarik, relevansi, dan nilai yang diakui secara nasional. Ini terbukti telah Lima tahun berturut-turut berada dalam agenda nasional.

Irman berharap Rang Solok Baralek Gadang terus dikembangkan sebagai penggerak pariwisata, ekonomi lokal, pelestarian budaya, sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda.(YOSE)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru