Gedung Baru SMP Kavri Diresmikan, Bupati Dorong Pengembangan SMA
Gedung Baru SMP Kavri Diresmikan, Bupati Dorong Pengembangan SMA
News
Baca Juga:
- Kompolnas Apresiasi Keterbukaan Audit Investigasi Kasus Winda Lorenza, Libatkan Pihak Eksternal
- Kompolnas RI dan Astamaops Polri Tinjau Langsung Pengamanan F1H2O 2025 di Toba, Pastikan Kesiapan Maksimal
- Hinca Pandjaitan Soroti Kompolnas Soal Penembakan di Belawan: Jangan Gamang, Cek Fakta Secara Akurat
Hal itu disampaikan dalam doorstop di Polrestabes Medan, Rabu (23/9/2026), yang dihadiri Irwasda Polda Sumut Kombes Pol. Nanang Masbudi, S.I.K., M.Si., CFrA., Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., serta perwakilan Kompolnas M. Choirul Anam, S.H. dan Gufron Mabruri.
Irwasda Polda Sumut Kombes Pol. Nanang Masbudi mengatakan, audit investigasi dibentuk atas perintah Kapolda Sumut dan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah pada tanggal 7 Agustus 2026.
Audit melibatkan unsur internal dan eksternal, yakni Wasidik Polda Sumut, Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara, Kemenham Sumatera Utara, LBH Medan serta media Kompas.
"Alhamdulillah, pelaksanaan audit investigasi yang dilakukan secara bersama-sama oleh tim internal dan eksternal sudah selesai," ujar Nanang.
Menurutnya, pemeriksaan mencakup penyidik Satreskrim Polrestabes Medan, Laboratorium Forensik, Kedokteran Forensik, bukti digital, dokumen scientific crime investigation, Propam, Ditres Siber, Unit PPA, keluarga korban, keluarga terkait, serta psikolog pendamping.
Sementara itu, perwakilan Kompolnas M. Choirul Anam mengatakan, audit melihat dua aspek utama, yakni administrasi dan substansi penanganan perkara.
"Dalam konteks administrasi, terkait alur peristiwa beserta berbagai administrasinya, saya kira telah dilakukan dengan cukup baik, sepanjang yang kami temukan dalam proses audit ini," kata Anam.
Dari sisi substansi, Kompolnas mencermati kesesuaian keterangan para pihak dengan rekam jejak komunikasi dan bukti digital, termasuk komunikasi menjelang peristiwa meninggalnya Winda Lorenza Gowasa.
Menurut Anam, konstruksi peristiwa yang diperiksa memiliki alur yang logis berdasarkan keterangan saksi, rekam komunikasi, serta hasil pemeriksaan medis dan autopsi.
"Dengan demikian, konstruksi peristiwa secara faktual juga memiliki alur yang logis dan kuat," ujarnya.
Anam menambahkan, berdasarkan hasil audit hingga saat ini, proses penanganan perkara yang dilakukan kepolisian dinilai telah memiliki dasar administratif dan substansi yang cukup kuat, dengan tetap terbuka terhadap kemungkinan adanya alat bukti lain.
"Sepanjang yang kami lihat saat ini, kecuali kemudian ditemukan alat bukti lain, apa yang dilakukan oleh rekan-rekan kepolisian, baik secara administratif maupun secara substansi, termasuk logika peristiwanya, sudah cukup solid," tutupnya.(W05)
Foto:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Gedung Baru SMP Kavri Diresmikan, Bupati Dorong Pengembangan SMA
News
Pemprov Sumut Optimistis Realisasi APBD 2026 Capai Target, Pembangunan Infrastruktur Dikebut
News
Pemprov Sumut Ajak Kadin Perkuat Kolaborasi, Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi
News
304 Lowongan Dibuka di Job Fair Madina, Bupati Saipullah Dorong Warga Manfaatkan Peluang Kerja
News
Pengurus TP PKK Madina 20262030 Resmi Dilantik, Bupati Saipullah Nasution Soroti Narkoba hingga Perkawinan Anak
News
Evaluasi PHBS 2026, Pemko Padangsidimpuan Tekankan Kebersihan Tak Boleh Sekadar Seremonial
News
Siapa Dapat Huntap? Pemko Padangsidimpuan Gandeng Buddha Tzu Chi Gelar Verifikasi dan Pengundian Calon Penerima
News
Cegah Narkoba Sejak Dini, Satresnarkoba Polres Tapsel Edukasi 95 Santri di Pesantren
News
Masuk Enam Besar Sumut, Desa Sijantung Julu, Paluta Unjuk Program PHBS dan LBS
News
Dua Pelaku Curas di Kebun PT DNS Padang Lawas Ditangkap Polisi, Dibekuk di Rumah MasingMasing
News