Senin, 31 Agustus 2026

Kompolnas dan Itwasum Polri Selidiki Kematian Remaja Tertembak di Belawan

Administrator - Selasa, 06 Mei 2025 19:17 WIB
Kompolnas dan Itwasum Polri Selidiki Kematian Remaja Tertembak di Belawan
Istimewa

MEDAN I SUMUT24.CO
Polda Sumut memberikan dukungan penuh kepada Kompolnas dan Itwasum Polri untuk menyelidiki peristiwa tewasnya remaja tertembak saat aksi tawuran di Jalan Tol Balmera, Kecamatan Medan Belawan pada Minggu (4/5/2025).

Baca Juga:

Dukungan itu disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto saat menerima kunjungan Kompolnas dan Itwasum Polri di Aula Adhi Pradana Mapolda Sumut, Selasa (6/5/2025).

"Kita mendukung komitmen Polri sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas atas kejadian penembakan yang menewaskan remaja saat aksi tawuran di Belawan," kata Kapolda Sumut.

Irjen Pol Whisnu mengungkapkan, Polda Sumut sangat terbuka atas terjadinya peristiwa tertembaknya remaja di Belawan.

Karena itu, Polri mempercayakan pihak Kompolnas dan Itwasum Polri untuk melakukan penyelidikan dan penelitian terkait penembakan terhadap remaja tersebut.

"Peristiwa yang terjadi di Belawan kemarin itu tidak yang kami tutup-tutupi. Polda Sumut sangat terbuka untuk situasi ini, biarkan sistem yang menyampaikan hasil penyelidikannya," tuturnya.

Siap menerangkan, awalnya kelompok pemuda terlibat aksi tawuran di Jalan Tol Balmera, Belawan, Minggu (4/5/2025) pagi. Kemudian, Kapolres Belawan turun ke lokasi berusaha menghalau karena sudah mengganggu situasi lalulintas.

Kapolres Belawan AKBP Oloan yang sedang melintas berupaya menghalau massa dan membuat pelaku tawuran semakin intens sehingga dilakukan penembakan ke udara untuk membubar.

Tetapi, upaya yang dilakukan polisi tidak menyurutkan pelaku tawuran sehingga dengan terpaksa terjadi penembakan terhadap seorang remaja berinisial MS (17), lalu meninggal dunia.

"Buntut dari tawuran dan tewasnya seorang pelaku bentrok itu Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan akan dinonaktifkan untuk menjalani pemeriksaan," terangnya.

Jenderal bintang dua itu menyebutkan pemeriksaan akan berjalan dengan transparan. Sejauh mana tindakan diskresi yang sampai dilakukan Kapolres, akan ditelusuri. Apabila ada kesalahan akan ditindak tegas.

"Kalau ditemukan kesalahan akan ditindak, tetapi bila tidak ditemukan kesalahan akan disampaikan kepada media, yang pasti penyelidikan dilakukan secara transparan," sebutnya.

Sebanyak 20 orang pelaku tawuran telah diamankan di Mapolres Belawan.

"Bedasarkan hasil pemeriksaan urine 17 pelaku tawuran positif mengonsumsi ganja. Untuk kasus tawuran ini masih dalam penyelidikan," pungkasnya.(W05)


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sambut Hangat Kunjungan Kompolnas, Wakil Bupati Simalungun: Kolaborasi Polri dan Pemerintah Hasilkan Kebaikan Bagi Masyarakat
Propam Polres Tapsel Tegas! Anggota Diingatkan Jauhi Judi Online dan Pinjol Ilegal
Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi*
Pererat Kemitraan Dunia Usaha dan Polri, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Terima Silaturahmi Pengelola Plaza ATC
Polri untuk Masyarakat, Polsek Barumun Salurkan Bantuan kepada Ibu Nur Cahaya yang Tengah Berjuang Melawan Penyakit
Kapolda Sumut: Perubahan UU Polri Harus Menjadi Fondasi Penguatan Profesionalisme dan Akuntabilitas Personel
komentar
beritaTerbaru